
***
Pagi yang mendung seakan tengah ikut bersedih dengan kehidupan seorang gadis bernama Sofia Anastasia Randini .
"Fia kamu sudah bangun sayang ? " panggil bunda di balik pintu kamar putri satu satu nya alias anak tunggal nya .
"Sudah Bun . Kenapa Bun ?? "ujar Sofia membuka pintu kamar nya .
"Yuk kita sarapan . " ajak bunda dan di angguki oleh Sofia .
Sesampai nya dimeja makan Sofia berbinar menatap lauk pauk yang tersedia pagi ini bunda nya membuat kan menu kesukaan Sofia ya itu nasi goreng pedas .
"Emm . . enak nya , langsung makan . " gumam Sofia ia langsung mengambil piring kosong lalu memasukan nasi goreng tersebut di piring nya hingga penuh .
Bunda yang melihat nya hanya tersenyum .
"Fia kamu yakin ingin kuliah di Jakarta sayang ?? " tanya sang ibu sedikit ragu .
" Iya Bun , kenapa memang?? " tanya fia balik .
__ADS_1
"Gak apa , bunda hanya khawatir nanti kamu akan kewalahan sendirian mengurus dirimu di sana . " tutur bunda lemah .
" Bunda , Fia ingin mengejar cita cita Fia , doa kan fia ya bunda . " ucap nya meyakin kan sang bunda .
" Hmm iya nduk . " sang bunda hanya pasrah ia tak ingin mengekang keinginan sang putri .
"Ayah sudah lama sekali tidak ke sini ya Bun ? "" tanya fia sebenar nya ia sedih meninggalkan orang tua nya seorang diri di jogjakarta namun ia juga ingin mengejar cita cita dan cinta nya di kota J .
"Biar lah sayang , nanti juga datang sendiri . " ucap sang bunda pasrah . Bunda Sofia sudah terbiasa dengan ke adaan diri nya di madu oleh suami nya sendiri.
"Aku bakal telpon ayah sekarang , enak sekali datang semau hati tak memberi bunda nafkah pula , meskipun bunda memiliki pekerjaan sendiri tapi ayah tetap wajib memberi nafkah untuk bunda . "gumam Sofia sudah tersulut emosi . Bunda Sofia hanya bisa diam ia tak ingin berkomentar sedikit pun ia menyerahkan semua nya kepada Allah saja .
"Bunda !! Hmm . . bunda hari ini ke rumah sakit ?? " tanya Sofia .
"Tidak bunda sedang mengambil cuti untuk beberapa hari , kenapa sayang?? " tanya bunda balik .
"Emm . . Bun gimana kalau kita pergi jalan jalan ke mall atau ke mana gitu . " ajak Sofia bukan apa ia ingin menghibur sang bunda .
" Boleh juga sayang bunda udah lama gak pergi jalan jalan , gimana kalau kita ke mall aja nanti siang . " usul bunda dan langsung di setujui oleh fia .
__ADS_1
Selesai mencuci piring Sofia kembali ke kamar nya karna ia sekarang sudah lulus SMA maka tinggal tunggu jadwal kuliah untuk pergi ke Jakarta maka Sofia memilih untuk tetap di kampung halaman nya untuk sekedar memuas kan kerinduan yang nanti pasti datang saat ia berada di Jakarta.
"Assalamualaikum, ayah . " ucap Sofia di telpon nya ia saat ini tengah menelpon ayah nya .
"Waalaikumsalam , ya ada apa fia?? '' tanya sang ayah dari sebrang sana telpon .
''Kapan ayah akan ada waktu untuk datang ke rumah ?? '' tanya Sofia balik .
''Kenapa memangnya , ayah sangat sibuk akhir akhir ini . '' sahut sang ayah meninggikan suaranya di telpon , dia sudah dapat menduga ayah nya pasti akan marah jika di tanya kapan pulang .
''Ini sudah hampir satu bulan ayah tidak pernah datang ke rumah , apa ayah lupa punya anak dan istri di sini ?? '' ucap Sofia kini sudah terbawa emosi .
''Ayah sibuk , kamu jika tidak ada hal penting lebih baik jangan mengganggu ku . '' ujar sang ayah , Sanjaya
Tut . . . Tut . . . Tut . .
sudah dapat di duga oleh Sofia telpon nya pasti langsung di putus kan .
''Dasar ayah gak punya hati . '' gumam Sofia .
__ADS_1