Pengobat Luka Duda Tampan

Pengobat Luka Duda Tampan
Ketauan cinta


__ADS_3

***


Karna ke asik - kan berada di pasar malam Sofia dan bunda pulang hingga jam 10 malam .


"Udah lama gak pergi ke pasar malam ya Bun , bisa kalap juga kita hehehe . "ujar Sofia sambil terkekeh memasuki rumah bersama sang bunda .


"Iya sayang , bunda sampai gak nyadar beli segini banyak jajanan pasar . " sahut bunda .


"Ya sudah kita sholat dulu habis itu baru kita santap jajanan ini . " tutur bunda dan di setujui oleh Sofia .


Sesampai nya di kamar Sofia langsung mengganti pakaian nya dengan piyama tidur lalu melakukan kewajiban nya sebagai seorang muslim .


...


Di depan tv dua wanita cantik kini tengah duduk di lantai sambil lesehan menonton tv sambil mengemil jajanan yang mereka beli tadi .


''Enak nya . . '' gumam Sofia girang .


''Fia .''


'' Iya Bun kenapa?? ''


''Tadi Tante kamu nelpon bunda . ''


''Tante yang mana?? , Fia kan banyak kerabat Bun '' mengentikan dahi nya .


''Itu Tante Indri , saudara tiri ayah mu . ''


''Ohh , umi nya Ali . Kenapa emang ??


''Gak tau , kata nya kalau kamu gak sibuk besok !! di suruh kunjung ke rumah nya sebelom kamu nanti pergi . ''

__ADS_1


''Insya Allah kalau Fia sempat besok kunjung kok ke situ . ''


Setelah menghabiskan makanan yang mereka beli kini fia dan bunda sudah kembali ke kamar masing masing .


Sofia saat ini memandangi langit langit kamar nya .


Hmm ... mungkin gak sih gue dapetin lo Rikky , kayak nya sulit banget . Di tambah temen temen yang lain kan juga julid sama gue , makin gak pede aja gue di depan Lo '' batin fia sebelom menutup mata .


-


-.-


''Assalamualaikum . ''ucap Sofia saat memasuki rumah tante Indri .


''Waalaikum salam , Fia , akhir nya kamu Dateng juga . Tante kira gak bakal sempat . ''gumam Tante Indri senang langsung memeluk fia .


Fia mencium punggung tangan Tante Indri dengan hikmat sebagai tanda bakti dan sopan santun nya .


''Eh Ali , apa kabar bestiy . hehehe ??'' ucap Fia santai .


''Biasa yang Lo liat . ''jawab Ali lalu ia mendekat .


''Hmm . ''


'' Kalian ngobrol lah dulu ya , Sofia jangan sungkan ya nak!! anggap rumah sendiri aja . " ujar Indri lalu berlalu menuju dapur .


" Siap Tante . "


Ali dan Sofia saat ini memilih duduk di taman belakang rumah sambil mengobrol ringan . Sofia yang duduk di ayunan sedangkan Ali duduk tak jauh tapi di kursi bawah pohon .


" Lo jadi kuliah di Jakarta ?? "

__ADS_1


"Seperti nya."


Keheningan sesaat .


" Li " panggil nya


"Ya "


"Gue salut sama Lo ,"


" Salut !! Salut kenapa si fia ?? " Ali merasa heran.


"Lo nyadar gak sih di sekolah kita dulu tu Lo itu idola para cewek , etss tapi bukan gue ya , sahabat gue banyak yang naksir Lo ."


"Masa sih , baru tau gue , hahaha . " Ali tertawa terbahak


"Dasar udang . " Sofia menimpali dengan kesal .


" Gimana rasa nya perjuangin cinta Lo ?? " tanya Ali tentang Sofia , bukan Ali tak tau jika sepupu nya itu mencintai sahabat nya dari sejak lama .


"Maksud Lo ?? " Sofia terkejut dengan pertanyaan Ali , Sofia tak pernah bercerita sedikit pun kepada orang lain tentang perasaan nya apalagi cinta , hanya ada 2 orang yang tau perasaan cinta Sofia , Anira dan bunda nya bahkan ayah Sofia pun tak tau .


"Lo kira gue oon atau bodoh apa sih Fi !! Gue nyadar kali kalau Lo itu sebenar nya suka sama Rikky . " ucap Ali sambil menatap Fia dalam .


" Ta -tau dari mana Lo gue suka Rikky , jangan ngaco deh Lo Li ." ucap Anira berusaha mengelak


"Hahaha . . . ya kali gue gak tau , udah kelihatan kali Fia dari cara Lo menatap nya bicara Lo , sikap Lo ke dia udah nampak banget , kutub . " jelas Ali membuat tiba tiba pipi Sofia merah karna malu telah tertangkap basah .


"Hee . . . . " sahut Fia hanya dengan seringai masam .


"Ngatain gue udang , nah elu Cumi . hahaha." kini kedua nya tertawa .

__ADS_1


" Udah ah , gue mau masuk aja , mumet lu Li. " ujar Sofia lalu beranjak masuk ke dalam rumah meninggal kan Ali yang masih duduk di kursi bawah pohon tersebut.


__ADS_2