Pengobat Luka Duda Tampan

Pengobat Luka Duda Tampan
sholat istikharah


__ADS_3

Saat ini keluarga Brayando tengah menikmati sarapan pagi dengan penuh ke bahagian bagaimana tidak pasal nya putra mereka yang di nanti 4 tahun tak kunjung datang kini telah kembali .


''Tambah lagi dong boy nasi sama sayur nya . '' titah Birray menambah kan nasi dan lauk ke dalam piring boy .


''Ma ini udah yang ke tiga kali nya , bisa meledak ma perut boy . '' elak nya ia sudah sangat ke kenyangan saat ini .


''Dikit lagi nak . '' Birray mencoba membujuk dengan memasang wajah memelas .


Boy memalingkan wajah nya lalu menatap ayah nya , yang di pandang dengan tatapan tajam itu hanya mengulum senyum saja sambil menggelengkan kepalanya.


'' Ma . . Baik ini yang terakhir habis ini boy gak mau nambah lagi . '' ucap nya kesal terpaksa menghabiskan makanan nya .


'' Iya iya. . . . iya mama janji .


Boy dengan terpaksa menghabiskan makanan nya walau pun ia sudah sangat kekenyangan .


'' Boy , ayah mau bicara sama kamu nanti temui ayah di ruang keluarga ya . '' ucap ayah yang kini sudah menghabiskan makanan nya lalu beranjak pergi .


'' Hemm.'' singkat .


...****************...


"Ayah gak ke kantor hari ini ?? " Tanya boy yang kini sudah selesai makan menemui ayah nya .


" Libur dulu boy . Lagian kan ada Abang Abang kamu yang ngurus perusahaan. " sahut ayah satai sambil nonton berita di televisi.


Boy hanya mangut mangut saja .


" Boy ayah mau bicara penting sama kamu !! "

__ADS_1


" Bicara apa ?? " Boy merasaa was was dengan berita penting yang di maksud .


" Apa kamu sudah memiliki kekasih boy di Amerika ?? " Tanya Brayando serius .


Boy terkejut namun ia berusaha untuk terlihat biasa saja agar tak nampak terkejut .


" Jangan bilang ayah mau nyuruh aku balikan sama Nindy ya !!" merasa curiga.


"Enak aja !! Gak ada istilah balikan sama mantan . " cerocos Birray ibu boy yang tiba tiba ikut bergabung di ruang keluarga itu setelah menyelesaikan tugas dapur nya.


"Terus ?? " Bingung dan cemas .


" Tinggal jawab aja sih , udah punya pacar atau belom !! " gitu doang susah banget boy .


Boy terdiam sesaat ia masih enggan membahas masalah seperti sekarang ini .


''Boy . '' panggil mama lembur sambil membelai punggung putra nya tersebut.


''Hmm . . iya ma kenapa ?? '' tanya boy menoleh ke arah mama nya berada di samping nya .


''Terima satu permintaan kami sayang!! . '' pinta Birray tulus dengan memelas .


Boy diam kembali ia menarik satu alis nya , seolah bertanya tanya .


Permintaan apa ini , jangan bilang . . . . Argggg . . Batin boy coba menebak apa yang di ingin kan orang tua nya .


'' Ma - maksud nya ma ?? '' tanya boy sok tak tau .


'' Menikah dengan wanita pilihan kami boy . '' ucap Brayando.

__ADS_1


''Hah . . '' benar apa yang di takutkan oleh boy . Ia sudah dapat menduga nya .


'' Iya Boy kami sudah dapat calon yang pas untuk mu . ''ayah Boy menimpali.


'' Yah - Ayah dan mama kan tau , aku masih trauma sama pernikahan . ''ucap boy mencoba lari dari permintaan orang tua nya .


'' Sampai kapan Boy!! Kamu harus bisa move on dong dari masa lalu jangan terus lari . '' Birray mencoba memberi sedikit bujukan untuk putra nya itu .


''Maaf ma - aku untuk saat ini masih belom ada rencana untuk menikah lagi . '' Boy memberi keputusan yang mutlak .


''Tapi boy . '' Birray .


'' Maaf ma !! Cobalah kalian mengerti situasi ku saat ini , aku gak ingin sakit untuk yang ke dua kali nya . ''Boy mencoba memberi pemahaman tentang perasaan nya saat ini.


''Boy !! Ayah tahu kamu saat ini masih belom bisa move on kan dari Nindy , tapi maksud kami menjodohkan kamu itu agar kamu bisa melupakan masa lalu kamu dan berharap kamu bisa bahagia selama nya . Boy gak ada orang tua yang kuat melihat anak nya terluka , apalagi kamu anak laki laki kami satu satu nya , kamu tau kan kalau kami ini sangat menyayangi dirimu . Jadi ayah mohon terimalah permintaan kami ini . '' pinta Brayando memberi pengertian dan berharap boy bisa menerima keinginan nya dan istri .


Bagaimana ini , aku gak bisa membuka hati ku untuk wanita mana pun untuk saat ini , aku masih sangat takut di sakiti seperti dahulu , aku takut semua wanita itu sama .Tapi di satu sisi aku juga gak tega melihat ayah dan mama yang begitu berharap dengan ku untuk menerima perjodohan ini . Apa aku harus menerima nya ?? tapi jujur aku masih enggan untuk saat ini . Ya Allah jika begini jalan mu maka aku akan mencoba meminta pertunjuk dari mu , aku akan coba sholat istikharah malam ini untuk mempertimbangkan ke inginan mama dan ayah . ''Cukup lama Boy berdiam tak menjawab ia membatin dengan diri nya .


''Mama mohon Boy terima keinginan kami , ini adalah keinginan terakhir mama dan papa . '' ucap Birray kini sudah sesegukan menahan air mata nya .


Boy di buat makin tak berdaya ia tak sanggup melihat air mata dari orang tua nya .


''Beri Boy waktu . '' ucap nya .


''Berapa lama ?? '' tanya Brayando.


'' Beri aku waktu 3 hari untuk meminta petunjuk yah!! Aku akan melakukan sholat istikharah, setelah tiga hari aku akan memberi kalian jawaban . ''ucap nya mengusul .


Tentu saja Brayando dan Birray tak keberatan mereka pun dengan senang hati menerima permintaan putra nya untuk berpikir dengan sholat istikharah.

__ADS_1


__ADS_2