
Saat ini keluarga Brayando tengah menikmati sarapan pagi dengan penuh ke bahagian bagaimana tidak pasal nya putra mereka yang di nanti 4 tahun tak kunjung datang kini telah kembali .
''Tambah lagi dong boy nasi sama sayur nya . '' titah Birray menambah kan nasi dan lauk ke dalam piring boy .
''Ma ini udah yang ke tiga kali nya , bisa meledak ma perut boy . '' elak nya ia sudah sangat ke kenyangan saat ini .
''Dikit lagi nak . '' Birray mencoba membujuk dengan memasang wajah memelas .
Boy memalingkan wajah nya lalu menatap ayah nya , yang di pandang dengan tatapan tajam itu hanya mengulum senyum saja sambil menggelengkan kepalanya.
'' Ma . . Baik ini yang terakhir habis ini boy gak mau nambah lagi . '' ucap nya kesal terpaksa menghabiskan makanan nya .
'' Iya iya. . . . iya mama janji .
Boy dengan terpaksa menghabiskan makanan nya walau pun ia sudah sangat kekenyangan .
'' Boy , ayah mau bicara sama kamu nanti temui ayah di ruang keluarga ya . '' ucap ayah yang kini sudah menghabiskan makanan nya lalu beranjak pergi .
'' Hemm.'' singkat .
...****************...
"Ayah gak ke kantor hari ini ?? " Tanya boy yang kini sudah selesai makan menemui ayah nya .
" Libur dulu boy . Lagian kan ada Abang Abang kamu yang ngurus perusahaan. " sahut ayah satai sambil nonton berita di televisi.
Boy hanya mangut mangut saja .
" Boy ayah mau bicara penting sama kamu !! "
__ADS_1
" Bicara apa ?? " Boy merasaa was was dengan berita penting yang di maksud .
" Apa kamu sudah memiliki kekasih boy di Amerika ?? " Tanya Brayando serius .
Boy terkejut namun ia berusaha untuk terlihat biasa saja agar tak nampak terkejut .
" Jangan bilang ayah mau nyuruh aku balikan sama Nindy ya !!" merasa curiga.
"Enak aja !! Gak ada istilah balikan sama mantan . " cerocos Birray ibu boy yang tiba tiba ikut bergabung di ruang keluarga itu setelah menyelesaikan tugas dapur nya.
"Terus ?? " Bingung dan cemas .
" Tinggal jawab aja sih , udah punya pacar atau belom !! " gitu doang susah banget boy .
Boy terdiam sesaat ia masih enggan membahas masalah seperti sekarang ini .
''Boy . '' panggil mama lembur sambil membelai punggung putra nya tersebut.
''Hmm . . iya ma kenapa ?? '' tanya boy menoleh ke arah mama nya berada di samping nya .
''Terima satu permintaan kami sayang!! . '' pinta Birray tulus dengan memelas .
Boy diam kembali ia menarik satu alis nya , seolah bertanya tanya .
Permintaan apa ini , jangan bilang . . . . Argggg . . Batin boy coba menebak apa yang di ingin kan orang tua nya .
'' Ma - maksud nya ma ?? '' tanya boy sok tak tau .
'' Menikah dengan wanita pilihan kami boy . '' ucap Brayando.
__ADS_1
''Hah . . '' benar apa yang di takutkan oleh boy . Ia sudah dapat menduga nya .
'' Iya Boy kami sudah dapat calon yang pas untuk mu . ''ayah Boy menimpali.
'' Yah - Ayah dan mama kan tau , aku masih trauma sama pernikahan . ''ucap boy mencoba lari dari permintaan orang tua nya .
'' Sampai kapan Boy!! Kamu harus bisa move on dong dari masa lalu jangan terus lari . '' Birray mencoba memberi sedikit bujukan untuk putra nya itu .
''Maaf ma - aku untuk saat ini masih belom ada rencana untuk menikah lagi . '' Boy memberi keputusan yang mutlak .
''Tapi boy . '' Birray .
'' Maaf ma !! Cobalah kalian mengerti situasi ku saat ini , aku gak ingin sakit untuk yang ke dua kali nya . ''Boy mencoba memberi pemahaman tentang perasaan nya saat ini.
''Boy !! Ayah tahu kamu saat ini masih belom bisa move on kan dari Nindy , tapi maksud kami menjodohkan kamu itu agar kamu bisa melupakan masa lalu kamu dan berharap kamu bisa bahagia selama nya . Boy gak ada orang tua yang kuat melihat anak nya terluka , apalagi kamu anak laki laki kami satu satu nya , kamu tau kan kalau kami ini sangat menyayangi dirimu . Jadi ayah mohon terimalah permintaan kami ini . '' pinta Brayando memberi pengertian dan berharap boy bisa menerima keinginan nya dan istri .
Bagaimana ini , aku gak bisa membuka hati ku untuk wanita mana pun untuk saat ini , aku masih sangat takut di sakiti seperti dahulu , aku takut semua wanita itu sama .Tapi di satu sisi aku juga gak tega melihat ayah dan mama yang begitu berharap dengan ku untuk menerima perjodohan ini . Apa aku harus menerima nya ?? tapi jujur aku masih enggan untuk saat ini . Ya Allah jika begini jalan mu maka aku akan mencoba meminta pertunjuk dari mu , aku akan coba sholat istikharah malam ini untuk mempertimbangkan ke inginan mama dan ayah . ''Cukup lama Boy berdiam tak menjawab ia membatin dengan diri nya .
''Mama mohon Boy terima keinginan kami , ini adalah keinginan terakhir mama dan papa . '' ucap Birray kini sudah sesegukan menahan air mata nya .
Boy di buat makin tak berdaya ia tak sanggup melihat air mata dari orang tua nya .
''Beri Boy waktu . '' ucap nya .
''Berapa lama ?? '' tanya Brayando.
'' Beri aku waktu 3 hari untuk meminta petunjuk yah!! Aku akan melakukan sholat istikharah, setelah tiga hari aku akan memberi kalian jawaban . ''ucap nya mengusul .
Tentu saja Brayando dan Birray tak keberatan mereka pun dengan senang hati menerima permintaan putra nya untuk berpikir dengan sholat istikharah.
__ADS_1