Pengorbanan Cinta Wanita Luar Biasa

Pengorbanan Cinta Wanita Luar Biasa
Berpamitan


__ADS_3

Tak terasa matahari pun sudah mulai terbenam renata, zian, rita, caca, reyhan, alex dan dian segera berangkat kekediaman keluarga diki sebenarnya caca enggan untuk ikut tapi dgn segala bujukan caca pun menyetujui nya setelah perjalanan memakan 3 jam mereka sampai dirumah orang tua diki mereka sampai tepat pukul 11 malam semua sudah berkumpul diruang tamu tapi renata meminta semua orang ikut berkumpul dikamar utama rumah itu


"Caca maafin kami tidak bisa mendidik anak kami sampai menyakiti mu dan calon cucu kami"ucap bunda memegang tangan caca yg terlihat lebih dingin tampa senyum dan bicara


"Ayah tau kami dan anak kami tlah melukaimu dan mempermalukan mu jadi tolong maafkan ayah nak, semua aset yang akan diwariskan diki ayah alihkan atas nama mu dan semoga itu bermanfaat untuk kalian berdua sekali lagi maafkan kami sayang ini diluar kehendak kami"ucap ayah sambil menundukan kepala nya


Caca pun menatap renata dgn mata berkaca2 akan menangis merasakan perih dihati nya orang yang mulai dia cintai berkhianat dgn wanita lain itu dimudah diterima oleh hati, renata tersenyum tangan nya menyentuh pipi caca dan menghapus air mata yang mulai jatuh dia pun menggeleng kan kepala dgn tatapan seakan mengatakan"semua akan baik2 saja" caca hanya menatap dgn sendu sahabat nya itu


"Jangan menangis loe kuat kasihan dia ikut bersedih didalam sana, berbahagia lah badai ini akan segera berlalu, bukan kan alloh memutarkan waktu ada gelap ada terang, ada putih dan tentu ada hitam semua berdampingan caca. Gue tau loe terluka dgn kita masalalu dan masa sekarang tapi alloh gk akan memberikan ujian dibatas kesabaran hamba nya beliau tau klw loe kuat melewati ini dgn sabar dan tabah, loe bisa curahkan isi hati loe, kegelisahan loe, kesedihan, dan amarah loe dgn bersujud padanya dia selalu setia mendengarkan curahan hambanya. Manusia bisa saja salah memberikan masukan tapi alloh tidak pernah salah memberikan keputusan percayalah padanya setelah badai ini berakhir kebahagian akan datang dan gue yakin sebentar lagie kebahagiaan itu akan datang tersenyumlah bebaskan bebanmu dgn melepas luka itu seiring berjalanya waktu luka itu akan semakin membaik kuat kan hatimu untunya yang hidup dalam dirimu caca"ucap renata dgn lembut mengusap rambut caca(jika sedang seperti ini renata lebih bisa dibilang ibu bagi caca dan rita)

__ADS_1


"Ayah bunda caca udah maafin kalian jangan bersedih mungkin ini takdir caca bersyukur meskipun alloh membuka kenyataan pahit tapi alloh jgha memberikan keluarga yang selalu menyanyi ku tampa batas. Cucu kalian baik2 aja dokter fina bilang insaalloh dia berjenis kelamin perempuan"ucap caca langsung dipeluk orang tuan diki


"Om tante saya kesini sesuai dgn yang tadi saya ceritakan sekarang sudah menujukan tengah malam kalian ingat jangan ada yg keluar dari kamar ini sampai semua selesai, doakan aku semoga bisa menjalankan amanah tugas ini dgn baik"ucap caca memeluk semua orang berpamitan


"Sayang bolehkan aku ikut, knp kamu selalu meninggalkan ku sendiri bknkan aku suami mu"ucap zian seakan tidak rela membiarkan sang istri pergi


"Apa yang kamu inginkan honey? "Sambung renata melihat zian memegang tangan nya


"Aku ingin melihatmu dari sini, aku ingin memastikan selalu keadaan mu"ucap zian dgn sedih

__ADS_1


"Mari kita lakukan bersama honey"bisik renata


Renata pun memegang tangan zian dan menyentuhkan tembok kamar itu renata berbisik sebuah doa dan zian pun ikut melantunkan nya tiba2 cahaya putih gemerlap menyeruak ditembok itu berubah menjadi kaca tranpara yang menembus pandang keluar luar ruangan


"Kita berhasil aku harus pergi assalamualaikum"ucap renata pergi sebelum menutup pintu dia berbalik dan tersenyum


*aku gk tau akan kembali atau tidak tapi aku berdoa semoga semua baik2 saja*batin renata mengunci pintu itu dan memberikan perisai agar ruangan itu tetap aman


Next

__ADS_1


__ADS_2