
Sreeeek
*dia mau sembunyi knp segitu gk mau nya kamu menemui ku tapi kamu menyyruhku bangun*batin renata
"Hai hantu gordeng"ucap renata tersenyum dgn manis membuat si hantu menatung
*hantu*batin zian
"Aku yang tampan seantero dipanggil hantu ohh sayang kamu minta dimakan yah"gerutu zian dgn kesal
"Jangan mengupat ku dihati mu, knp kamu disini mau maling yah? "Ucap renata dgn wajah penuh selidik
"Enggak kok aku hanya merindukan gadis nakal ku yang baru saja pulang dari pelarian nya"ucap zian menyindir
"Emm apa sekarang sudah selesai merindukan nya kenapa menarik ku bangun kau memang menyebalkan"gerutu renata duduk dikursi ayunan
"Anak kita trus menangis apalagi rivalku itu dia bayi paling menyebalkan huh"gerutu zian dgn kesal ikut duduk dibawah kaki renata menyadarkan punggung nya kepagar balkon
"Maksud mu? "Tanya renata dgn penasaran
"Untuk pertama kali nya aku memeluk baby kita tapi dia sungguh seperti musuh pada ku, semua orang dibuat pontang panting dgn tangisnya yang tak berhenti saat aku menggendong nya aku sangat terharu sampai2 meneteskan air mata tapi kamu tau apa yang dilakukan nya baby kita pup dan sampai luber kena baju ku, ditambah saat sudah selesai dibersihkan mommy aku disuruh menunggu baby karna mommy mau mengambil baju dan peralatan yang lain nya niat hati ingin mencium pipi baby dia malah pipis kena muka ku sungguh menyebalkan"gerutu zian dgn wajah kesalnya
"Bhahahahahaha kena jgha mungkin itu salam perkenalan nya sabar yah baby ku itu bkn hanya wajahnya yang mirip dgn mu tapi kelakuan nya pun sama menyebalkan aku merindukan nya"ucap renata bangkit ingin mengabil sang anak tapi tangan nya ditahan oleh zian
Greeep
__ADS_1
"Jangan pergi daddy pun merindukan mommy tolong seperti ini sebentar saja aku sangat nyaman memeluk mu"ucap zian memeluk renata dari belakang
"Hmm dasar mesum, udah kita itu bukan muhrim lagi daddy ingat dosa loh"
"Tapi mom bkn kemarin kita sudah melakukan penyatuan yang blm selesai, hehehe apa mungkin malam ini kita bisa menyelesaikan nya"
"Jangan bodoh zian daddy dan papih bisa marah besar klw tau kamu melakukan nya lagi"
"Baiklah hanya cium saja boleh"
"Tidak sama sekali, pergi lah aku mau kebawah menemui putra ku"
"Tidak sebelum cium"
"Boleh sayang"
"Gk"
"Boleh sayang"
"Aku bilang enggak yah enggak kamu itu yah"
"Boleh sayang aku pake bismillah biar gk dosa hehe"
"Mana bisa begitu tetap aja dosa karna kita harus nikah dulu"
__ADS_1
"Yaudah yuk nikah"
"Sekarang? "
"Iya sekarang sebelum aku khilaf dan langsung jungkat jungkit lagi"
"Gk mau ahh aku mau cari yang lebih oke kamu udah kadaluarsa"ucap renata melepas pelukan zian dan berjalan dgn cepat menuju pintu
Greep
Bruuuk
Sebelum tangan renata sampai pintu tubuh mungilnya melayang dan berakhir di atas ranjang, dgn sorot mata akan menerkam zian menindih nya tentu perkataan renata memancing singa untuk keluar menerkam
"Apa kamu bilang kadarluarsa kamu serius bahkan aku masih mampu membuat mu menjerit atau tidak bisa berjalan, dan tidak ada pria yang lebih tampan dari ku"ucap zian dgn nada tinggi
"Kata siapa ada kok prince dia lebih tampan 3x lipat darimu, reyhan, alex, kak adrian, bang fras, dan klw mau yang lebih muda biar kuat gitu ada dian uhh masih banya list yang ada tapi tidak kamu itu menyebalkan"ucap renata tampa rasa takut
"Oho begitu berani memuji pria lain tanggung hukuman mu sayang renata revanilista hanya milik zian rionaldy tidak akan berganti sampai mau memisahkan"bentak zian dgn kesal
"Gk mau"ucap renata sambil menggelitiki zian dan membuat nya lengah
Saat zian lengah renata bangkit dan berlari dikejar zian sampai akhir nya terjadilah kejar2an diantara mereka sampai renata pun berlari ke pintu dgn buru2 membuka nya dan kembali mengunci pintu itu dan berjalan dgn santai ke kamar putranya
Next
__ADS_1