Pengorbanan Cinta Wanita Luar Biasa

Pengorbanan Cinta Wanita Luar Biasa
Eps 66 #malam indah


__ADS_3

Jam pun menunjukan pukul 1 dini hari zian sama sekali tidak bisa tidur setelah melihat reyhan tinggal satu kamar dgn renata fikiran nya pun kalut kesana kemarin zian tidak mengetahui jika dilantai 3 tiga kamar itu memiliki pintu rahasia yg menyambungkan satu ruangan dgn ruangan yg lain, reyhan dan renata memang masuk kedalam kamar yg sama tapi mereka terpisah didalam kamar


Tak tak tak


Suara langkah kaki mengejutkan zian, ternyata renata turun untuk minum ke dapur dan melihat zian sedang gelisah diruang tamu dgn trus mondar mandir


"Knp belom tidur ini udah hampir pukul 1?apa kamarnya gk nyaman? "Tanya renata dgn wajah mengantuk


"Emm itu emmm enggak saya memang sulit tidur karna selalu bermimpi buruk jadi tampa obat saya tidak bisa tidur"ucap zian gugup melihat penampilan renata yg menurut nya begitu menggoda


Penampilan renata



*ya alloh kuat kan hamba melihat ini*batin zian


"Apa loe insomnia ? Jika bnr cepat lah berobat untuk kesembuhan karna tidur pun sangat penting untuk tubuh kita"ucap renata sambil mengambil minum

__ADS_1


"Iya nanti mungkin saya akn mencoba mencari dokter terbaik, tidak papa saya sudah terbiasa bangun ditengah malam"ucap zian duduk bersandar dikursi


*sebenarnya gue gk bisa tidur karna loe sama reyhan, gue gk mau kehilangan lagi*batin zian memejamkan mata


"Jika anda mau saya bisa sedikit membantu karna selain arsitek, desainer, saya jgha seorang dokter tapi karna sesuatu saya tidak melanjutkan pratek saya"ucap renata sambil tersenyum


"Apa boleh memang suami loe gpp, klw loe nemenin gue sbentar"ucap zian dgn ragu


"Suami anda tidak salah tuan, saya masih sendiri belum menikah tapi saya sudah mempunyai satu anak dan klw soal reyhan saya memang sangat menyayangi nya. Mungkin diluar bilang kami seperti pasutri tapi Sayang nya kami hanya di ikat dgn adik kakak dan membesarkan anak kami reysa itu pun sudah cukup kami bahagia"jlas renata sambil memakan cemilan


"Ohh gue kira kalian nikah sorry, oke gue bnran gk ngerepotin kan"ucap zian tersenyum manis


"Kok ngelamun maaf ngerepotin "ucap zian


"Ahh itu gpp kok aku seneng bisa membantu walau sedikit, ayo ikut kita keruangan santai disana kamu bisa rilex yah walau pun tidak senyaman dikamar tapi lumayan untuk sekedar rilexsasi"ucap renata berjalan di ikuti zian


Tampa mereka sadari seseorang sedang memperhatikan mereka, senyum pun mengembang dibibir nya dan wajah tampanya memancarkan kebahagiaan siapa lagi klw bukan reyhan

__ADS_1


"Semoga kamu bahagia ta, kalian memang jodoh alloh selalu berusaha menyatukan kalian hanya kalian tidak menyadarinya"ucap reyhan yg tidak henti2 nya tersenyum


Diruang istirahat


"Berbaringlah tutup matamu bayangin org yg paling kamu sayang, dia ada kan jgn bilang klw kamu gk laku lagi"ucap renaha sambil tertawa mengejek


"Mana mungkin gk ada disini wanita diluar sana banyak yg relain segalanya untuk saya, hanya mereka bukan tipe saya. Orang tampan mah bebas hahahah"ucap zian sambil meririk renata


"Hahaha iya iya tuan sombong yang tampan ayolah tidur tutup mata tajam mu itu atau bisa2 anda akan naksir dgn kecantikan saya cepat lah apa perlu saya colok biar matanya merem"ucap renata dgn dingin


Zian pun menutup matanya dan senyum mengembang dibibir nya membuat siapa pun yg melihatnya terpanah dgn ketampanan nya. Bukan hanya tampan bentuk tubuh dan wajah yg sempurna membuat diri zian sempurna. Selang beberapa menit zian pun tertidur dgn lelap tampa zian sadari tangan nya trus saja memegang tangan renata dan memeluknya tidak terasa menit berganti jam pun berlalu renata tertidur disisi kursi sofa yg ditiduri zian dgn posisi duduk bersandar dgn tangan yg dipeluk zian. Jam pun menujukan pukul 6 pagi renata membuka mata nya dan tersenyum


"Aduh punggung gue sakit rasanya mau patah, mana tangan gue jgha pegel. Sorry sorry tampan pinjem dulu yah tangan nya babysinter cantikmu ini harus memasak dan mandi maaf tangan nya diambil dulu"ucap renata perlahan menarik tangan yg dipeluk zian


"Jangan pergi aku mohon, aku gk mau hidup tampamu maafkan aku ra..... Maaf jgn pergi"ucap zian sambil gelisa dan mengeluarkan keringat dingin dan menangis


Grep

__ADS_1


Renata dgn reflek memeluk zian dan membenamkan nya didada nya diusap rambut zian untuk menenangkan pria itu yg enggan membuka mata nya. Renata pun trus mengusap rambut dan punggung zian sampai zian pun tenang dan mulai kembali sadar. Renata yg merasa nyaman dgn pelukan itu tidak tau klw zian sudah mulai bangun dari tidurnya dan tersenyum karna sadar dgn posisinya


*nyaman banget, tenanglah kamu akn baik2 aja aku janji*batin renata


__ADS_2