
Sesampai disana zian langsung berlari menuju kamar sang istri tapi sebelum sampai menaiki tangga zian dikejutkan suara baraton orang yang sangat dikenal nya
Tak tak tak
"Assalamualaikum semua"teriak zian sambil berlari ingin menaiki tangga
"Kamu tunggu mau kemana kamu? "Tanya daddy dgn mata merah menahan amarahnya
"Dad yan mau nemuin istri zian, entah knp zian sangat merindukan nyananti zian akan kembali lagi"ucap zian masih dgn sikap ceria nya
"Tunggu istri yang mana yang mau kamu temui"bentak papa dgn tegas
"Ya istriku renata kalian ini bercanda nya berlebihan sudahlah aku ingin menemuinya dulu"ucap zian berbalik tapi sebuah sepatu mendarat dikepalanya dgn indah
"Awwwhh"teriak zian berbalik memegang kepalanya dan mengambil sepatunya
"Pih knp papih melemparku dgn sepatu sakit sepatu apih seperti batu"gerutu zian mengusap kepalanya
"Duduk bodoh"bentak papah rio
__ADS_1
Zian pun segera dduk dan menatap ibu syang sangat dirindukan nya ada dihadapan nya
"Mih bnran ini mamih"ucap zian berlutut memeluk sang ibu dgn lembut
"Son maafkan mamihvbaru bisa kembali, mamih harus mengurus banyak urusan yang blm klir dari dulu tapi saat mamih tau kamu yang menyulitkan nya mamih kecewa dgn mu son"ucap fina menatap sendu sang anak
"Maksud mamih apa? Aku gk ngerti sebentar mamih harus ketemu istriku dia sedang hamil mih tunggu aku panggil dia dulu"ucap zian dgn antusias
"hei bodoh papi bilang duduk zian duduk"bentak papih membuat zian kembali duduk dan menundukan kepalanya
"Baca ini dan jelaskan pada kami"ucap papi rio dgn tegas melempar berkas percerai an ke muka zian
"Apa ini pih jangan bercanda aku tidak mau berpisah dgn istri dan anak ku"bentak zian membuang berkas itu
Plakk
"Kamu yang melakukan nya bodoh, kamu melepaskan nya apa kamu lupa atau pura2 lupa hah apa yang kamu lakukan pada wanita itu kamu menghancurkan nya kamu bodoh zian kamu bodoh"bentak papi dgn menampar sang anak
"Kapan aku gk pernah melakukan nya aku bnr2 gk pernah pih, berkas itu pasti palsu ada seseorang yang ingin memisahkan ku pi"ucap zian yang sudah terduduk dilantai menangis
__ADS_1
"Nona ririn tolong jelaskan pada nya"ucap papa reyhan diangguki asisten pribadi zian
"Tuan muda menyuruh saya mengurus perceraian ini sejak 2 bln lalu saat nona renata sedang mengandung 7 bln dan tuan jgha sudah mengurus segala nya untuk mempersiapkan pesta setelah perpisahan tuan dgn wanita yang tuan sebut pe**cur itu"ucap ririn dgn sinis
Zian pun memegang kepalanya sekilas bayangan2 datang dari mulai perang dia tetimpah reruntuhan setiap detik yang dia lewati dgn renata senyum kebahagiaan yang dia lewati dan saat dia menyakiti wanita nya dgn sangat kasar dgn ucapan hinaan makian dan sampai semua ingatan pun tergambar jelas diotak zian
"Akhhhhh knp zian loe bodoh"teriak zian memukul dirinya sendiri
"sudahlah nak semua sudah terjadi jangan melukai tubuh mu"ucap mommy renata memeluk zian
"Maafkan zian mom, dad dan semua zian bnr2 tak bermaksud seperti ini aku mencintai nya sangat mencintai nya aku terbutakan oleh rasa cemburuan ku pada alex aku terlalu takut rena pergi tapi justru aku yang membuat nya pergi"ucap zian sesegukan
"Tenanglah nak mommy dan daddy memaafkan mu kami jgha baru mengetahui nya ingatan mu yang dulu hilang akan membuatmu sangat sulit beradaptasi maafkan kami tidak bisa mencegah ini terjadi"ucap daddy
"Mih maafin zian mengecewakan mamih, zian minta ampunan mamih"ucap zian berlutut didepan ibu nya
"Mamih memaafkan mu sayang hanya saja mamih gk yakin dia mau memaafkan mu lagi"ucap mamih membuat zian sadar akan renata
Next
__ADS_1
~seseorang akan terasa berharga jika orang itu sudah tidak bersama kita~