
Mereka pun menutuskan untuk pulang karna hari sudah malam tapi sebelum pulang renata pamit untuk ketoilet
"Gue ke toilet dulu yah kalian duluan ke mobil oke"ucap renata diangguki yg lain nya sedang kan reysa bocah itu sudah tidur digendongan rita, saat ingin memasuki toilet ada tangan kekar yg menariknya masuk kesalah satu toilet dan mengunci nya
"Akhhhh"teriak renata yg sudah dibawah kungkungan badan seorang pria
*siapa yah kok gue kenal wangi badan nya, kaya kaya tunggu tunggu gk mungkin deh dia gk tau gue ke mall*baton renata gugup
"Buka mata mu sayang"ucap zian dgn dingin disertai tatapan tajam
"Ya yang kok kamu disini?"tanya renata dgn gugup
"Aku kesini tentu untuk menghukum istri nakal ku yg meninggalkan suaminya tapa belaskasih"ucap zian dgn trus mengendus2 leher renata
"A aku meninggalkan kamu yg sedang sibuk dgn ulat keket, ehh maksud aku ayu aku hanya gk mau mengangu kalian karna aku lah org ketiga diantara kalian aku sadar diri makanya aku pergi"ucap renata dgn tegas
__ADS_1
"Knp kamu berfikir seperti itu ayu bkn siapa 2 aku, kami tidak memiliki hubungan apa pun, apa kamu cemburu sayang? "Ucap zian tersenyum
"ya aku cemburu apa itu salah, apa karna aku menikah dgn mu karna slh paham aku gk berhak memiliki mu tapi kamu berhak atas aku itu tidak adil "ucap renata dgn tatapan sendu nya
"Aku minta maaf sayang aku tidak peka, tapi bisakan aku meminta tolong"ucap zian dgn hati2
"apa yg bisa aku bantu? "Tanya renata menatap mata zian yg sudah berkabut
Tampa menjawab zian mendorong tata menelusur lengkuk tubuh nya kemeja pict itu sudah tergantung di pintu zian melakukan nya dgn lembut memberikan sentuhan penuh cinta, zian pun menikmati si kembar kesukaan nya dan meninggalkan beberapa tanda merah dgn lembut zian menarik rok span berbahan jeans itu ke pinggang renata tangan nakan nya pun sudah mulai bermain di inti renata membuat renata sesekali menjerit dan mende**sah hebat
"Kita akan melakukan nya disini, ini hanya sebentar sayang"ucap zian sudah mengposisikan pusakan nya kelubang kenikmatan zian pun menekan nya dgn lembut
"Shiiit ini sangat sempit kita gk bisa melakukan nya dgn posisi ini pasti aka menyakiti mu"ucap zian menarik pusakanya dari renata
"Huh aku tidak tahan lagi maaf menyakiti mu i love you"bisik zian menekan pusaka nya dgn agak keras sampai hentakan 4 pusaka nya pun masuk dgn perlahan zian pun menekan nya agar masuk dgn sempurna
__ADS_1
"Stop zian sakit, ini bnran perih zian"ucap renata menjerit dan mencoba bangun dari pangkuan zian tapi tangan kekar itu menahan pinggul nya
"Ahhh"desah zian merasakan pusakanya masuk sempurna
Zian pun mengoyangkan nya secara bertahap dari awalnya sangat pelan dan lembut membuat renata berhenti memberontak dan mulai menikmatinya, sampai lama kelamaan zian mempercepat gerakan nya membuat tubuh renata terguncang hebat
"Yang shhhttt aku-"******* renata mencengkram bahu zian
"Kita keluarkan bersama sayang"bisik zian mempercepat geraknya dan akhirnya teriakan pun terdengar dari sana
"Akhhh"dgn nafas yg masih ngos2an renata turun dari pangkuan sang suami membersihkan berkas percintaan mereka dan segera memakai pakaian nya
"Kamu kamu nyebelin"teriak renata mengambil tas dan pergi begitu saja zian hanya tersenyu mengingat kegilaan yg dia buat
(aduh bang zian knp ditoilet sih gk ada hotel apa neko2 aja nih)
__ADS_1
Next