
"Mom aku mencari mu dari tadi baby ar menangis dia haus"ucap reysa menepuk punggung sang adik yang mulai tenang
"Maafkan mommy kemari mommy akan menyusui nya, apa kamu lapar boy? "Tanya renata menggendong dan menuntun putra nya dan menggangukan kepala nya
"Boy tidak baik makan dijam segini lebih baik kamu minum susu dan roti saja oke, daddy akan menyiapkan nya kamu nonton dulu oke"ucap zian sudah mandi dan memakai piama
*bisa bisa nya dia sok baik padahal dibelakang anak2 dia lebih ganas dari harimau bnr2 keterlaluan bahkan aku harus menahan perih nya saat berjalan demi anak2*batin renata menatap sang suami dgn tajam
"Mom baik2 saja kok keliatan lelah banget? "Tanya rey menempelkan tangan nya dikening renata
"Mom baik2 aja boy kamu tidak usah khawatir mommy hanya cape perjalanan"ucap renata dgn lembut
"Nah sekarang baby sudah tertidur lagi, mommy akan menyuapi mu boy"ucap renata melihat zian membawa roti bakar dgn selai coklat kesukaan sang anak
"Mom jika mommy lelah tidur gpp rey bisa sendiri kan rey sudah besar sudah 9thn loh mom"ucap rey dgn bangga
"Mom tau tapi bagi mommy kamu tetap baby boy mommy, pangeran kecil mommy ayo jangan banyak bicara berdoa dan habiskan makanan nya"ucap renata dipatuhi sang anak
__ADS_1
"Makasih dad"ucap reysan mencium pipi zian, zian hanya menganguk dgn mata berkaca2
*begini kah rasanya memiliki seorang putra rena kamu memang wanita luar biasa lihatlah anak mu begitu berlapang dada dan taat akan agama serta menghargai dan menyayangi semua orang aku janji akan selalu menjaga keluarga kita*batin zian tersenyum lembut pada putra nya
Setelah selesai mereka pun tidur dgn reysa memeluk zian dgn posesif entah kenapa putra sulung nya itu begitu merasa dekat dgn ayah sambungnya dia begitu bangga memiliki ayah seperti zian, renata memeluk baby ar keluarga kecil itu pun tertidur dgn nyenyak sampai pagi menjelang renata sudah mandi dan berpakaian lengkap dia sedang sibuk memasak didapur
Berbeda kota seorang wanita didampingi dua pria tampan sedang berada didalam mobil suara tawa mendengar celotehan bayi kecil dan cantik pun menggema di mobil itu sampai sesuatu terjadi dia adalah keluarga caca, deri, dan diki
"Ayah knp perasaan bunda gk enak yah"ucap caca duduk dibelakang sedangkan didepan deri menyetir dan diki menggendong baby ana
"Udah jangan berpikir yang enggak2 semoga aja perjalanan ini lancar jangan membuat gue takut dong"ucap diki dgn wajah panik memeluk baby ana
"Iya iya gue kan cuman ngobrol sama laki gue knp loe yang nyamber sih"ucap caca dgn kesal
"Udah kalian ini knp malah berantem sih"ucap deri melerai kedua musuh bubutan itu
Tiba2 deri panik dgn kelebatan cahaya merah membuat mobil itu oleng menabrak pembatas jalanan dan terjun bebas ke dalam jurang
__ADS_1
"Bunda pegang baby anak pakai ini untuk melindungi kalian"ucap deri memberikan kasur lipat anak nya mengikat kasur itu ketubuh istri dan anak nya dan mendorong nya keluar
"Ayah bunda gk mau keluar tampa ayah"teriak caca memeluk baby ana sambil menangis
"Dik kita keluar oke satu, dua, tiga"teriak deri mereka pun melompat dari mobil itu dan akhirnya mobil itu pun terjatuh kedasar jurang
Caca pun dgn kesadaran yang tersisa mencari sang suami dan diki dgn menyeret kaki nya yang terkena tusukan dahan tajam, sedangkan diki dia tidak terlalu jauh terjatuh disamping deri yang terluka parah dibagian wajah dan beberapa bagian tubuh nya
"Kak deri dimana"teriak caca menangis histeris
Caca pun melihat dgn kepala nya sendiri sang suami tergeletak dgn wajah yang sudah rusak begitu pun wajah diki yang sama hal nya dgn deri caca semakin histeris melihat dahan tajam menancap diperut sang suami dan diki hanya tertimpah pohon dibagian kaki nya
"B,,, bun.,, ma,,, maafin,,,, a,, ya, h ja,, ga,,, anak,,, ki,,, ta,,, ba,, baik2,,, aku mencintai mu sampai akhir nyawaku maaf aku hanya bisa menemani mu sampai sini i love you baby, sayang anak ayah tumbuhlah dgn baik ayah menyayangi mu maafkan ayah tidak bisa melihat dan menemanimu sampai besar"ucap deri dgn terbatah2 dan pingsan
Setengah jam setelah kejadian itu polisi dan ambulan pun sudah mengevakuasi caca, deri, diki, dan baby ana. Semua keluarga pun sudah berkumpul disana termasuk kedua sahabatnya menunggu hasil pemeriksaan mereka
Next
__ADS_1