Pengorbanan Cinta Wanita Luar Biasa

Pengorbanan Cinta Wanita Luar Biasa
Eps 82 perdebatan cinta


__ADS_3

Setelah berbaikan zian hanya diam memandang istri nya yg tidur menyamping dgn rambut yg dicepol memperlihatkan leher mulus nya dgn baju yg sedikit longgar itu terlihat sexy untuk zian, entah setelah sekian lama zian sama sekali tidak pernah merasa berga***h melihat wanita bahkan zian sudah diknl kurang normal.


Perlahan tangan nya mengusap bibir pink yg membuat zian menelan saliva nya sendiri, renata memang peka akan sentuhan dan suara perlahan membuka mata melihat siapa yg menggangu nya tidur


"Maaf, aku menggangu tidur mu"ucap zian dgn suara berat nya


"Gpp kok, kamu baik2 aja? "Ucap renata mengusap rahang zian dgn mata sayu


"A... Aku menginginkan nya"lirih zian menunduk


"Apa yg kamu katakan sayang lebih keras aku tak mendengarnya"ucap renata dgn lembut


"Gk ada aku hanya mulai mengantuk mari kita tidur"ucap zian dgn gugup

__ADS_1


*mana mungkin zian kau ini menginginkan nya disaat dia sakit dasar bodoh kau ini*batin zian


Zian hanya diam menatap penuh ga***h sampai iman nya pun tergoda untuk mencicipi kemanisan bibir istrinya, perlahan zian mendekatkan wajahnya dan akhirnya benda kenyal manis yg sejak tadi menggodanya bisa dia cicipi. Renata yg mendapat serangan dadakan dari sang suami hanya mematung dgn mata yg melotot. Zian dgn hati2 menggigit bibir istrinya supaya terbuka tidak membuang waktu zian langsung mengabsen tiap inci bibir manis itu.. Mereka cukup lama berciuman dgn mesra saat zian hendak naik keranjang itu tiba2 pintu kamar itu terbuka dgn reflek renata langsung mendorong zian untuk menjauh.


Celekrek


*astagfirulloh gue lupa ini dirumah sakit, maaf sayang untuk sekarang kita tidak bisa lanjut karna keadaan tolong jgn kutuk dan marah terhadap istri cantik mu sayang*batin renata sambil mengusap bibir nya dan menatap zian yg sedang berdiri mematung


"Sayang jgn berlarian nanti kamu jatuh, mommy gk suka yah reysa terluka mana daddy knp biarin kamu jalan sendiri"ucap renata dgn lembut


Resya melirik zian yg mendadak dingin dan datar tidak seperti biasa nya, renata tau tatapan sang anak.


"Uncle knp sakit yah? "Tanya rey sambil memeriksa dahi zian

__ADS_1


"Enggak uncle cuman kurang tidur aja"jawab zian dgn dingin


"Mom knp uncle jadi aneh gini biasanya dia gk jutek sama rey, apa rey buat salah yah"ucap reysa dgn mata berkaca2 hendak menangis


"Enggak sayang jgn nangis uncle rey gk knp2 dia cuman lagi rindu sama mommy and daddy nya jadi uncle sedikit galau kamu ngerti kan sayang. Sekarang kamu tidur yah sini kita tidur oke"ucap renata menghibur anak nya, mungkin anak seumuran reysa memang sensitif akan sikap seseorang yg baru dan sangat dia kagumi


Setelah reysa tidur dipelukan sang mommy renata pun turun dari ranjang menghampiri zian yg sedang duduk disofa menatap jendela


"Maafin aku yah"ucap renata dgn menunduk zian hanya diam tak bergeming


"Aku tau mungkin memang pernikahan kita salah dan aku tau sikap ku terlalu egois aku gk mikirin perasaan kamu dan memenuhi semua kebutuhan kamu, kita baru menikah 1 minggu dan aku udah banyak buat salah sama kamu maafin aku yah gk bisa jadi istri idaman kamu, tapi tolong jgn menyakiti hati reysa dia gk tau apa2 dia sangat menyayangi mu dan mengagumi mu lebih dari daddy nya, aku mohon jgn hukum anak ku karna ke egoisan dan kesalahan ku. Maaf karna aku kamu terluka, maaf karna aku kamu harus terjebak dalam pernikahan yg gk kamu mau, maaf karna aku kamu kecewa, maaf karna aku kamu harus kaya gini maafin aku tuan zian"ucap renata dgn air mata yg mengalir tampa henti renata hanya menyalahkan diri nya sebab dari semua nya, setelah berkata2 itu renata berbalik dan pergi tampa menoleh kebelakang, zian yg terteguh dgn perkataan istrinya yg hanya menyalahkan dirinya atas semua kesalah pahaman ini zian menatap punggung istri nya yg sudah kembali keranjang nya tampa melihat ke arah nya dan zian tau istri nya pasti sedang menangis


Next

__ADS_1


__ADS_2