PERBEDAAN AGAMA KITA

PERBEDAAN AGAMA KITA
Bab 15


__ADS_3

Aryan yang dingin itu seketika sangat bersemangat dan sedikit tersenyum yang membuat jack yang baru masuk untuk menemui dia, malah tertahan dan hanya bisa melihat dengan tatapan aneh dan bingung


"Sahabat gue yang selama ini dingin bagaikan kutub utara dan sekarang tiba-tiba tersenyum seperti itu, bibi hwang kasih makan apa si tadi pagi, perasaan makanan yang dia makan gue juga makan😕" batin jack


"Ngapain lu disitu dah kaya orang ****" Aryan yang kembali dingin ketika melihat sahabat nya bengong ngeliatin dia


"Kagak kok, dah lah yok ke kantor ada dokumen baru, lu di suruh kerjain sama presedir yuan lu (ayah Aryan)" saut jack


"Hmmm" aryan dingin.


Saat sampai di dalam kantor Aryan yang baru saja duduk di bangku kerja nya itu tiba-tiba Mendapatkan telfon


Drtttttt-drttttttt-drttttttt-drttttttr


Dan ternyata itu adalah telfon dari nenek tersayang Aryan.


Author*aku udah jelasin tentang nenek aryan di episode 12 yah guys bareng Roy-han wu*


Aryan pun langsung mengangkat telfon dengan sedikit ekspresi senang.

__ADS_1


"Halo neinei, ada apa neinei ku yang cantik ini menelfon ku,tumben sekali"


"Apa neinei tidak boleh menelfon cucu tampan neinei?"


"Hahhaha tentu saja boleh neinei"


"Neinei mau minggu depan kamu datang kerumah utama dan neinei mau kamu membawakan cucu menantu untuk neinei"


"Neinei apa yang neinei katakan aku tidak punya kekasih dan aku tidak akan membawa siapa pun wanita ke rumah utama" tegas Aryan


"Baik kalau kamu tidak bawa tidak papa tapi neinei tidak akan bicara dengan mu dan tidak akan mendukung mu jika papah mu melakukan apapun pada mu lagi" saut neinei dengan tegas dan sedikit mengancam.


"Awas saja kamu membawa wanita yang tidak punya sopan santun dan jangan harap kamu bisa membawa wanita suruhan untuk berpura-pura menjadi kekasih mu"


"Iyah iyah baiklah ne, aku masih banyak pekerjaan, ku tutup yah telfon nya, sayang neinei"Aryan yang sedikit menggoda neinei nya dan langsung menutup telfon.


Di sisi lain," Atya pov


Atya yang habis menelfon Aryan bergegas masuk dan duduk di samping bet pasien sambil menggenggam tangan ayah nya lembut.

__ADS_1


Saat dia termenung dan menatap aya nya tiba-tiba saja Azan berkumandang di masjid dekat RS, Atya yang mendengar nya bergegas untuk mengambil air wudhu dan menjalankan sholat asar di samping ayah nya.


(Karna ini kamar vip jadi luas banget yah.)


Setelah selesai solat Atya berdoa dan memohon dengan sungguh-sungguh.


"Ya Allah ya Tuhan hamba, yang maha kuasa lagi maha mulia. Hamba memohon kepada engkau ya Allah, cukup engkau memberikan cobaan kepada hamba,jangan lah engkau memberi cobaan lain pada orang tua hamba(ayah), jangan lah engkau memberi cobaan dengan apa yang tidak kami sanggupi ya Allah, walau hamba percaya bahwa bahwa apa yang engkau berikan akan engkau gantikan, hamba juga memohon atas kebesaran mu ya Allah, ringan kan cobaan hamba tunjukan kemuliaan mu ya Allah."


Atya yang berdoa sambil menangis tersedu-sedu sehingga sesekali melirik ke arah ayah nya yang terbaring di bet pasien tidak sadarkan diri itu.


*mohon dukungannya readers*


*like*


*Vote*


*Komen*


Mohon saran nya juga teman-teman.

__ADS_1


__ADS_2