
Saat sampai di rumah pun Atya pamit pada Aryan dan masuk ke dalam rumah di dalam rumah seperti biasa ada mamah dan ayah yang sedang bersantai di ruang tamu(ayah sama mamah tau kalo Atya pergi sama Aryan) Atya yang masuk langsung menyapa ayah dan mamah nya dengan perasaan yang sedikit gugup Atya pamit untuk masuk ke dalam kamar
Di dalam kamar dia bergegas mandi dan sholat ashar (sudah masuk waktu asar soalnya tadi pas di ajak jalan sama Aryan udah jam 1)
Setelah sholat dia berdoa dengan sangat dalam di mencari petunjuk pada Allah atas keputusan nya dalam hubungan nya dengan Aryan
Tidak terduga maha besar Allah dengan segala firman-nya belum Atya berdiri di dalam hati nya sudah muncul sebuah jawaban yang secara tidak langsung di berikan pada Allah
Dalam hatinya di haruskan selagi dia benar mencintai Aryan dan tetap mengingat Allah maka dia tidak salah, dan selagi dia jujur akan cinta nya pada Aryan dan memberitahu kan orang tua nya dan meminta pendapat orang tuanya itu akan memudahkan kan untuk atya agar tidak bimbang dalam mengambil keputusan nya
Atya bersyukur sebesar-besar nya dia memutuskan untuk memberi tahu ayah dan mamah nya ketika dia sudah sangat siap nanti
Akhirnya Atya keluar untuk joging karna sudah sore(Atya sendiri)
Dalam perjalanan joging nya Atya tidak lupa sambil zikir dengan tasbih digital di tangan nya
Sampai akhirnya dia tidak sadar ada seseorang yang memanggil nya di belakang
Suara seorang pria yang tidak terdengar jelas, Atya fikir bukan dia yang di panggil dan Atya tetap berlari kecil tanpa menghiraukan orang itu
Dan ternyata suara itu makin jelas sampai akhirnya Atya menoleh kebelakang dan di belakang nya sudah ada Roy dengan nafas yang tidak beraturan dan dengan keringat yang sudah membasahi seluruh rambut nya karna kecapean joging
"Dokter Roy?" Atya
"Ha..ha...halo Atya apa kabar" Roy
"Baik, dokter Roy kamu kenapa bisa di sini?" Atya
"Joging aku sedang joging tidak di sangka aku melihat mu jadi memanggil mu tapi kamu malah mengabaikan aku" Roy
"Ohhh benarkah,maaf Dokter Roy" Atya
__ADS_1
"Dokter Roy dokter Roy dokter Roy kenapa terus memanggil ku begitu walaupun kita sudah jadi teman ayo lah jangan bersikap formal pada ku, kita kan teman" Roy
"Ahhh baiklah Roy maaf" Atya
"Itu lebih baik" roy
"Apa rumah kamu dekat sini kenapa bisa joging di sini" Atya
"Tidak juga rumah ku jauh dari sini hanya katanya joging di sini lebih enak karna tidak banyak orang" Roy
"Ohhh benar juga" Atya
"Ayo joging sama-sama saja" Roy
"Baiklah ayo" Atya
Akhirnya mereka joging bersama sampai akhirnya Roy mengajukan sebuah pertanyaan pada Atya
"Baik, hubungan kami baik-baik saja" Atya
"Apa kamu sudah pernah bertemu neinei?" Roy
"Sudah aku sudah pergi ke rumah utama untuk menemui neinei" Atya
"Apa tanggapan neinei tentang mu, neinei tidak menyulitkan mu kan?" Roy
"Tidak neinei orang yang sangat baik dan penyayang, aku rasa neinei cukup menyukaiku" Atya
"Ohhh baguslah jika neinei tidak menyulitkan mu" Roy
"Emmm" Atya
__ADS_1
"Bagaimana tanggapan papah dan mamah Koko Aryan tentang mu" Roy
"Dari yang ku dengar dari Aryan, papah dan mamah sangat merestui kami" atya
"Apa hubungan kalian sudah seserius itu" Roy yang mengeluarkan senyum kecut di bibir nya
"Mmmmm entah lah, apa ini sudah sangat serius atau belum" Atya
"Kurasa aku masih punya kesempatan, Laura aku akan memanfaatkan mu, Koko maaf kan aku, aku tidak bisa menyerah aku juga mencintai Atya" Batin Roy yang tidak mau mengalah
Sampai sini dulu yah wak entar lanjut
Maaf kalo ceritanya rada kagak nyambung
Jangan bosen sama cerita aku
Mohon kritik dan sarannya yah wak terimakasih
Mohon juga untuk 👇
LIKE 👍
VOTE 😉
And
KOMEN🤩
See you next time🥰
Happy reading all😍
__ADS_1