
___Meminta restu Keluarga___
Atya di ajak jalan oleh Aryan untuk lebih mengenal tempat tinggal dan tempat belajar Aryan selama 1 tahun kemarin
mereka menuju banyak tempat sebelum kepulangan Atya sekeluarga ke Indonesia besok
banyak tempat yang indah di tunjukkan oleh Aryan bahkan Aryan menceritakan semua kisahnya saat berada di sini di mana jika dia salah akan di hukum dan saat dia benar dia akan terus di uji agar lebih benar lagi
sampai akhirnya hari yang di tunggu pun datang Atya dan keluarga nya sudah menuju bandara mereka mengambil penerbangan siang
Atya fikir Aryan masih ingin tinggal di sini karna tidak ada yang Aryan ungkit dari kemarin tentang Keikut sertaannya tapi siapa sangka saat mereka sedang menunggu di kursi tunggu Bandara, ada Aryan yang berjalan dengan gagahnya sambil menentang tas miliknya
dia datang mendekati keluarga itu
saat dia datang Atya sempat kaget dan tertawa geli di saat itu juga
"aku fikir kamu akan tinggal๐ , ternyata kamu ikut๐ kenapa tidak bilang dari kemarin" Atya
"Aku lupa mengatakan nya, lagi pula tentu saja aku harus ikut, aku merindukan keluarga ku, lagi pula aku juga pulang untuk tujuan yang mulia, untuk menghalalkan anak ayah yusron dan mamah Nani๐๐" Aryan yang menggoda Atya tepat di depan ayah dan mamah
Atya tidak menjawab wajah nya hanya merona sambil memegang lengan adiknya yang berada di sampingnya, sedangkan mamah dan ayah tertawa riang melihat reaksi anak gadisnya yang begitu malu
sebelum panggilan untuk penerbangan mereka Atya sempat menyuruh Aryan mengambil fotonya untuk kenang-kenangan
tapi saat Atya bilang untuk kenang-kenangan Aryan sempat menyangkalnya dengan kata
"ini tidak mungkin jadi kenang-kenangan akhir Atya, karna kita nantinya akan ke sini lagi, Iyah kan yah,mah" Aryan
Atya tak menjawab dia hanya diam dengan ekspresi bingung dengan dengan dahi yang di tekuk
panggilan untuk penerbangan mereka pun tiba, mereka bergegas pergi memasuki pesawat di dalam pesawat mereka langsung duduk dan melakukan kegiatan mereka masing-masing tidak ada yang saling bicara satu sama lain, mamah dan ayah asik dengan koran, Sulton asik dengan hp dan Earphone di telinganya, Atya sibuk dengan Al-Qur'an nya dan Aryan sibuk dengan buku catatan sejarah Islam di tangannya
mereka menghabiskan waktu yang cukup lama di pesawat bahkan sampai tertidur
hingga akhirnya di beritahukan bahwa sebentar lagi pesawat akan mendarat di bandara internasional Soekarno-Hatta
__ADS_1
sampainya mereka, saat ingin keluar dari Bandara mereka sudah di jemput dengan dua mobil yang tidak lain itu adalah Jack yang di suruh oleh Aryan
Atya dan keluarga pun pulang ke rumah dengan mobil yang di bawa oleh supir, sedangkan Aryan pergi ke rumah utama untuk menemui keluarga nya
di dalam perjalanan Jack terus mengoceh tentang Aryan dia merasa sangat bahagia untuk Aryan bahkan sampai ingin menangis
akhirnya mereka sampai di rumah utama saat sampai di rumah utama Aryan berjalan mengendap-endap untuk mengangetkan keluarga nya yang sedang asik di ruang tamu sambil berbincang
tidak berselang lama dia mengendap, Aryan pun langsung mengangetkan keluarga itu tepat di belakang sofa milik neinei
semua keluarga nya kaget hingga refleks melempar gelas bahkan makanan yang mereka pegang dan tentu saja itu tepat sasaran ๐ membuat Aryan kotor dan merasa kesakitan
tapi neinei, papah, mamah dan Roy hanya melongo kaget melihat Aryan
mereka tidak percaya tapi itu nyata
"neinei, papah, mamah, ohhh Roy apa kabar kalian๐" Aryan yang bicara tanpa rasa bersalah di wajahnya
tidak terasa air mata neinei dan mamah menetes saat mendengar suara Aryan, mereka berdiri dan langsung memeluk erat aryan
saat beberapa detik berpelukan bagaikan teletabis.akhirnya neinei dan mamah pun melepasnya tidak sampai di situ papah dan Roy pun langsung mendekati nya dan juga langsung memeluk nya
keluarga itu benar-benar bahagia atas datangnya Aryan
"neinei, papah, mamah" Aryan
"Iyah nak" all -Roy
"Aryan ingin meminta restu dari kalian" Aryan
"restu apa Aryan?" neinei
"kalian pasti sudah tau kan kalo Aryan sudah masuk dalam agama Islam?" Aryan
"Iyah neinei, papah kmu juga mamah kamu sudah tau dan sudah ikhlas dengan keputusan kamu kami turut bahagia untuk hal itu nak, karna itu semua keputusan kamu dan jalan hidup kamu" papah
"syukurlah, terima kasih neinei, pah, mah" Aryan
"terima kasih untuk mu juga Roy" Aryan
__ADS_1
"emmmm๐๐ " Roy
"Aryan ingin meminta restu lain pada kalian" Aryan
"katakan saja nak sama kami, selagi itu baik kami pasti merestui nya" mamah
"pah,mah, nei, Aryan ingin menikahi Atya" Aryan
sepontan Keluarga itu yang tadinya menyimak dengan baik tiba-tiba langsung menjadi riuhhh dengan kata "HOREEEEEEEE" tentu saja mereka merestui karna itu adalah keinginan mereka dari awal, ternyata apa yang mereka harapkan dari anak mereka bisa menjadi kenyataan yang indah yang membuat mereka bahagia
"untuk apa kamu tanya lagi, neinei sangat merestui hal itu, kita semua merestui pernikahan ini, kapan saja kamu mau menikah, kami siap menyiapkan semuanya" neinei
"benar, jika besok kamu mau menikah maka malam ini semua persiapan akan langsung di siapkan" papah
"tentu saja, serahkan undangan nya padaku๐" Roy
"mamah akan mengurus satu hal, pakaian dan riasan untuk menantu kesayangan mamah" mamah yang begitu bersemangat
sebenarnya semua keluarga itu menjadi sangat bersemangat
"hahahah aku memang ingin menikah dengan Yaya, tapi tidak secepat itu juga, masa Iyah besok, Yaya juga harus menyiapkan mentalnya kan, besok aku akan bawa kalian kerumah Keluarga Yaya untuk lamaran bagaimana?" Aryan
"siap...kapan saja, dimana saja dan bagaimana saja๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐" keluarga bobrok๐
sampai sini dulu wak
maap yah wak aku si maunya up yang ini langsung ke wedding nya gituh tapi kan terlalu cepet dan entar gak jelas alurnya jadi aku buat up yang ini dulu ikut saran dari kakak Readers ku๐๐๐
terimakasih yang terus ikutin cerita ini sampai hampir tahap akhir ini
jangan pernah bosen yah wak sama cerita aku
mohon kritik dan sarannya
terus dukung dan support aku๐๐๐
JANGAN LUPA LIKE ๐ VOTE ๐ RATE โญ KOMEN ๐ฅฐ
THANKS FOR YOU ALL ๐
__ADS_1
SEE YOU NEXT TIME ๐
HAPPY READING ALL ๐น