
Sukses suami dari doa seorang istri dan surga istri dari Ridho seorang suami
Tiada yang lebih sayang pada kita selain Allah
tiada yang tahu tentang kegundahan di hati kita selain Allah
tiada yang berupaya menghilangkan kesulitan kita selain Allah
Nextπ
neinei dan mamah menelfon mama Atya untuk datang kerumah utama menyaipkan barang-barang anak mereka yang akan pergi ke Maldives untuk bulan madu
tentu saja mama atya yang mendengar hal itu segera tancap gas menuju rumah utama
mama begitu bahagia mendengar anak nya akan pergi bulan madu
saat sudah sampai di rumah utama mama langsung di sambut oleh neinei dan mamah mereka pun sibuk dengan barang-barang yang akan di bawa oleh Atya dan Aryan sambil banyak berbincang
"mama Yaya, aku benar-benar senang ketika mendengar Atya berinisiatif memilih tempat untuk menjadi tempat bulan madu mereka" mamah Aryan
"Iyah, Yaya benar-benar sangat senang ketika bercerita tentang Maldives" neinei
"jadi tempat yang di pilih Yaya adalah Maldives, aku katakan Yaya itu dari dulu selalu ingin pergi ke Maldives tapi dia selalu mengatakan akan pergi kesana dengan orang yang dia cintai nantinya, tidak aku sangka itu menjadi kenyataan untuk anak perempuan ku itu" mama atya
"fikiran Atya sangat dewasa si bandingkan anak lain yang seusianya padahal umur nya sekarang baru 20 tahun tapi Yaya lebih mengerti diri kita yang hampir kepala empat ini" mamah Aryan
"hahahah benar" mama atya
"semoga saja Yaya bisa secepatnya memberikan aku cucu" neinei
"mama seharusnya kami yang mengatakan hal itu, kami tidak sabar menantikan kehadiran bayi kecil dari Atya dan Aryan" mamah Aryan
"jika memiliki bayi nanti jika laki-laki semoga saja mirip dengan Aryan yang tampan dan memiliki fikiran Atya, jika perempuan lebih baik memiliki campuran wajah dari Atya dan Aryan pasti akan cocok benar kan" mama atya
"Iyah besan kamu benar, pasti akan menjadi anak yang tampan dan cantik jika lahir" mamah aryan
percakapan itu pun terus berlanjut
sedangkan Atya dan Aryan di kamar π
Atya sedang duduk di meja Aryan dan Aryan duduk di ranjang miliknya sambil sibuk dengan hp nya
sampai akhirnya Atya mengajukan pertanyaan karna di penasaran dan bingung dengan sikap neinei dan mamah
"buru-buru banget neinei sama mamah nyuruh kita buat pergi bulan madu?, kenapa yah?" Atya
"sayang ku, Yaya kamu gak mungkin gak tau kan apa maksud sebenarnya neinei sama mamah nyuruh kita buat cepet-cepet bulan madu" Aryan
__ADS_1
"gak tau tuh, emng kenapa?" Atya
"ya ampun Yaya gak peka banget si, masa harus aku jelasin" Aryan yang menatap ke arah istrinya dengan bingung karna kepolosan istrinya itu
Atya yang tidak menyadari kepolosan nya sendiri, akhirnya bangkit dari tempat duduk dan berjalan menuju Aryan tepat di depan Aryan berdiri di depan Aryan yang sedang duduk memainkan hp nya di ranjang
"kenapa si Yanyan?" Atya
"gini deh, aku tanya sama kamu, kamu udah siap belum punya baby?" Aryan yang menaruh hp nya di sisi ranjang dan memegang kedua tangan istrinya itu sambil bertanya
"siap dong, aku pengen cepat-cepat punya baby biar kita ada temennya" Atya
"yah udah kamu sampe sini bisa paham dong kenapa neinei dan mamah pengen kita bulan madu secepat ini" Aryan
"neinei sama mamah pengen cepat punya cucu yah?" Atya yang masih menanyakan hal yang sudah jelas itu
"kamu ini sudah tau jawabannya masih di tanyakan, sini" Aryan yang menarik Atya duduk di pangkuan Aryan di atas ranjang itu
"ishhh kamu tuh aku kan cuman mastiin aja" Atya
"ngomong-ngomong tadi kamu bilang pengen cepet punya baby kan" Aryan dengan tatapan penuh arti yang sesekali mengelus lembut tangan istrinya yang ada di pangkuan nya itu
"ishhh Iyah aku pengen cepet punya baby, tapi lepas ihh" Atya yang segera bangkit dari pangkuan suaminya saat melihat ekspresi penuh makna dari wajah suaminya
Aryan tidak mau mengalah di tetap menarik kembali tangan Atya membuat Atya kembali terduduk di pangkuan Aryan dan tentu Aryan menguatkan pelukannya di tubuh Atya
"yanyan kamu jangan gituh udah lepasin aku mau turun kebawah, mau makan" Atya yang mencoba lepas dari Aryan
"katanya pengen cepet punya anak kenapa kita gak buat aja" Aryan yang memeluk Atya semakin kencang dan dengan suara berat namun lembut itu berhasil membuat Atya merona dan salah tingkah
Atya mencoba bertahan dan berusaha biasa saja dia lalu melepaskan pelukan Aryan dan lari kearah pintu kamar mereka itu sambil berkata " aku tidak ingin melakukan nya ini bukan waktu yang tepat presedir Lutfi Aryan" Atya dengan kesal meninggalkan Aryan untuk pergi ke bawah menemui mamah
"benar-benar imut" Aryan yang tertawa senang
akhirnya malam pun tiba Keluarga itu makan malam bersama sambil banyak berbincang
neinei berkali-kali mengingatkan Atya dan Aryan untuk terus menjaga kesehatan satu sama lain saat nanti pergi ke Maldives
dan mamah Aryan dengan tidak segan mengatakan agar mereka cepat memiliki bayi ketika pulang dari Maldives, mama atya yang mendengar itu langsung menyenggol mamah Aryan pelan tanda mengatakan berhenti atau Atya akan malu
saat selesai makan mereka memilih untuk berkumpul di ruang keluarga sambil menikmati teh malam
sampai akhirnya jam sudah menunjukkan pukul 09:00 waktu yang tepat untuk tidur karna besok Atya dan Aryan mengambil penerbangan pagi jadi harus bangun dengan cepat
waktu berlalu begitu cepat tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 04:20 Atya dan Aryan pun sudah bangun mereka juga sudah sholat sekarang yang mereka lakukan adalah
Atya memasak dan Aryan menaruh koper bawaannya ke dalam bagasi mobil sambil menunggu Keluarga yang lain bangun
__ADS_1
skippp......
semua keluarga sudah berkumpul di luar rumah mengantar kepergian mereka yang akan pergi jauh ke Maldives untuk bulan madu yang indah
skipppppp....
tidak terlalu lama mereka sudah sampai di Maldives tepat nya di Maladewa karna lelah mereka langsung memboking hotel yang dekat dengan Banda untuk istirahat karna besok mereka akan langsung pergi keresort yang sangat terkenal di sana salah satu tempat wisata yang mereka kunjungi untuk tempat yang cocok untuk honeymoon mereka adalah
πππ
akhirnya tidak lama dari istirahat mereka hari baru menyambut mereka dengan sangat cepat, mereka segera bersiap dan langsung pergi ke tempat tujuan
semuanya sudah di siapkan oleh Aryan dari awal jadi mereka tidak perlu ribet untuk mengurus hal-hal yang ada di sini
mereka sudah sampai di resort tersebut
tempat indah yang selalu di impikan banyak orang, Atya akhirnya bisa pergi ketempat yang selalu dia dambakan dalam hatinya
Atya berlari kesana-kemari untuk melihat tempat itu dan dia berulangkali ke dalam resort nya hanya untuk melihat lalu keluar untuk berjalan dan melihat pemandangan lain
bentuk resort Atya dan aryan
benar-benar tempat yang indah pantas saja Atya selalu bermimpi untuk pergi ke tempat ini dengan orang yang dia cintai.
TBCπ₯
sampai sini dulu wak
maaf karna kemarin gak bisa up
maaf juga untuk up kali ini agak kacau dan mungkin kata-katanya gak tersusun rapi maklumin yah wakππ
jangan bosen sama novel aku
mohon terus dukung cerita ini yah wak
jangan lupa LIKE π VOTE π RATE β KOMEN π₯°
THANKS FOR YOU ALL π
SEE YOU NEXT TIME π
__ADS_1
HAPPY READING ALL πΉ