
Mamah sudah pulang lebih dari 5 menit yang lalu
Atya sedang duduk di samping bet pasien ayah nya sedang kan Aryan duduk di sofa tamu depan atya
"Yan-yan" Atya
"Iyahπ" Aryan
"Bagaimana kamu bisa salam seperti itu di depan mamah?" atya
"Apa, memang nya salah?, tidak boleh?"
"Bukan tidak boleh, tapi kamu orang kristen lagian juga mamah akan berfikir kamu seorang muslim" atya
"Kan hanya salam saja?, kalo memang harus di anggap seorang muslim sudah lah biar saja tidak sampai ke langit juga" Aryan
"Aishhh bukan seperti itu, mamah ku adalah orang yang tegas dan cerewet jika itu berhubungan dengan agama, jika mamah menganggap kamu islam dia akan banyak bertanya tentang sesuatu yang menyangkut pautkan islam, seperti apa kamu bisa membaca surah atau apa kamu bisa ini itu. Lalu kamu fikir kamu bisa menjawab nya!" atya π€
"Jadiiiiiii.......aku secara tidak langsung menggali kuburan ku sendiri?"
"Emmmπ" atya menganggukan kepalanya pertanda iya
"Astaga habislah sudah, bisakah aku membalikan keadaan?" aryan
"Kamu menuang banyak garam di sayur yang sudah asin dan kamu mau menambahkan air untuk mengurangi asin nya, kurasa sudah terlambat" atyaπ€ππ
__ADS_1
"Tidak bisakah kamu bantu aku bicara saja?" aryan
"Mau aku bantu ada syarat nya" atya
Aryan terbelalak *tidak mungkin dia seperti wanita lain yang akan melakukan apapun dan mengancam untuk mendapatkan sesuatu kan" batin aryan
"Katakan lah apapun syarat nya" Aryan
"Hahahahaha π€£π€£π kamu benar-benar seperti akan mendapatkan masalah besar saja jika sampai mamah tidak menyukaimu karna kamu yang tidak jujur, aku tidak meminta apapun tidak ada syarat-tidak ada syarat tapi aku juga tidak akan membantu mu karna aku tidak tau mau beralasan apa pada mamah" atya yang tertawa terbahak-bahak karna melihat pria yang saat pertama kali dia temui sangat dingin tiba-tiba menjadi pria yang berwajah lucu ketika gelisah.
*sangat cantik ketika tertawa seperti itu, seperti baru mengeluarkan tawa yang sudah lama tertahan."batin Aryan
"Kumohon lah yaya setidaknya katakan saja sesuatu agar mamah tidak salah faham" aryan yang meyakinkan atya
"Em bicara saja sendiri akuuuuu....tidak mau bantu" atya
"Emm atau kamu tidak usah muncul lagi saja di depan mamah kedepan nya" atya
"Tidak mungkin, aku harus lebih dekat dengan mamah agar tidak ada kecurigaan" Aryan
"ππΆπ" atya
"Bantu aku lah sekali saja, nanti aku traktir" Aryan dengan nada yang lumayan besar
"Suut suut jangan berisik, aku akan tiba-tiba kaget setengah mati jika papah terbangun dari koma lalu langsung melihat kamu di sini" atya
__ADS_1
"Baiklah aku diam, tapi tolong lah bantu aku yah" aryan dengan sedikit berbisik
"Pfft- baiklah aku akan bantu bilang sama mamah nanti kamu tenang saja" atya
"Oke begitu lebih baik" aryan
Sampai sini dulu wak
Maaf telat up nya soalnya akhir-akhir ini banyak kerjaan
Jangan bosen yah sama novel aku
Mohon dukungan nya readers
Jangan lupa
LIKE π
VOTE π
And
KOMENπ€©
See you next timeπ
__ADS_1
Happy reading all π