
🥀🥀🥀🥀 Selamat Membaca 🥀🥀🥀
POV Dila
Malam ini malam Minggu dimana biasanya anak muda berkeliaran bersama pacarnya dengan alasan hari Minggu libur. Ada yang pergi berkencan, ada pula yang nongkrong tidak jelas, ada sibuk dengan Handphonenya, ada pula yang berkumpul bersama keluarga tercinta.
Diriku yang kini sudah memiliki pacar ingin pulalah berjumpa dengan Iwan. Tetapi jika memikirkan jarak tempuh antara tempat tinggal kami yang jauh sekitar 12 km membuat aku khawatir, Apalagi kalau sudah malam tindakan kriminal meningkat. Dianya sih ingin datang kerumah ku tapi aku menolak dengan berbagai alasan sebab jika dia datang ke rumah habislah aku dimarahi oleh ibu ayah ku, karena membawa cowok kerumah.
Lalu kami hanya bisa telponan
"Lagi apa yank? " katanya
" ni lagi duduk-duduk saja, yank lagi apa?" kata ku
"lagi di tempat main Bliar" jawabnya
"Bliar itu apa? main judi ya" kata ku, aku yang polos dan tidak tau apa-apa.
"bukan yank itu main bola yang di meja, sudah termasuk olahraga kok" katanya
__ADS_1
"owh, maklum aku tidak mengerti begituan" kata ku
" Kapan-kapan akan aku ajari kamu yank!" kata Iwan
"Gak usah, aku paling suka olahraga" jawab ku
" Ya udah deh, udah makan yank?" kata Iwan lagi
"udah tadi yank, kalau kamu yank?" tanya ku balik
"udah juga, Oea besok aku ke rumah mu ya?" kata Iwan yang membuat ku terkejut.
"kenapa aku dilarang ke rumah mu?" kata Iwan kembali
"Bukan gitu tapi......"( Sebenarnya aku malu kalau Iwan datang ke rumah, sebab rumah ku ukurannya sangat kecil, dan kayu- kayu dinding rumah ku banyak yang sudah reot, bagaimana cara ku menjelaskan ke Iwan tentang kondisi rumah ku?)
" rumah ku jelek apa mau juga kamu kesini?"kataku agar Iwan berfikir lagi
"gak apa-apa yank, aku gak Mandang mu dari rumah atau apa pun" jawab dia
__ADS_1
"pandai banget dia menggombal ku" kataku dalam hati
"Ya udah kesinilah besok" setelah jawaban ku itu akhirnya telponan kami selesai.
🌸🌸🌸🌸
Pagi hari Minggu aku sibuk membersihkan rumah kecil ku yang berantakan, maklum rumah ku hanya berukuran 4x6 meter. dan dipenuhi pula dengan perkakas tukang ayah ku.
Setelah selesai perkejaan rumah kemudian aku mandi dan membersihkan diri, ayah dan ibu ku tidak ada di rumah karena mereka pergi bekerja, aku dirumah bersama ketiga adik ku. Setelah selesai mandi dan memberi adik-adik ku makan muncul SMS dari Iwan yang menyatakan kalau dia sudah jalan menuju rumah ku.
Maka aku langsung siap-siap memakai pakaian terbaik ku. Jam 10.30 Iwan sudah sampai di rumah ku. itulah untuk pertama kalinya cowok datang ke rumah ku. Karena kedua orang tua ku tidak ada di rumah jadi Iwan tidak ku persilahkan masuk ke rumah, melainkan kami hanya duduk di teras rumah ku disitu memang ada bangku panjang. Meskipun demikian aku masih tau batasan-batasan antara laki-laki dan perempuan. mungkin sebab saat itu usia ku memasuki usia pubertas maka ku milih pacaran.
Pertemuan kami di rumah disaksikan oleh ke tiga adik ku, keluarga yang rumahnya dekat dari rumah ku dan juga tetangga yang berlalu-lalang di depan gang rumah ku. Kami hanya bercerita mengenai masa lalu kemudian mengenai sekolah, sampai aku tau kalau Iwan anak yang aktif, ia aktif dalam pertandingan main besket, Pramuka, serta juga memiliki band. Ya di tahun 2010 itu grup band menjamur.
Hanya pertemuan satu jam, kemudian Iwan pamit pulang. Setelah kepulangan Iwan adik -adik ku mengejek ku, lalu setelah kedua orang tua ku pulang bekerja mereka mengadukan pertemuan ku dengan Iwan di rumah. Akibatnya aku kena marah.
...Bersambung...
...Selamat menikmati cerita ku ini ya guys, walaupun ada yang merasa tidak menarik, atau membosankan. Lalu ada yang mulai menebak alurnya, ataupun salah satu dari pembaca merupakan tokoh dalam cerita ini yang merasa (ingat) tidak sesuai dengan peristiwa yang terjadi saat itu. Kembali saya mengingatkan kalau cerita ini juga di bumbui fiksi. Jadi tidak 100% akurat ya...jangan lupa like, komen,vote ya 😁🤗😘...
__ADS_1