Perjalanan Kisah Dila

Perjalanan Kisah Dila
13 Juli 2009


__ADS_3

Hari Penentuan Kelas


Hati Dila sangat bahagia karena ia sudah SMA, sudah tidak bisa di bilang anak kecil lagi.


"Sri kamu sudah dapat kelas"


" Sudah, aku dapat kelas X.4 sekelas sama Dewi"


" Aku, Ika, sama Naz belum dapat kelas "


" paling nanti kalian sekelas "


Tidak lama setelah itu ada guru laki-laki menempelkan nama di kelas X.3, setelah lama membaca baru ada nama Dila, Ika, Naz dan beberapa nama yang belum dapat kelas. Tiba - tiba Dila nampak pula nama " Koko Saputra " .


Ketika semuanya menyerbu kelas mencari kursi & meja masing-masing ternyata Dila dan Ika tidak kebagian kursi meja. Ada anak cowok yang sudah dapat kursi dan meja setelah melihat Ika dan Dila yang tidak dapat dia serahkan kursi dan mejanya sehingga mereka berdiri.

__ADS_1


" Terimakasih ya, terus kalian gimana" kata Ika


" Tenang ja kami kan cowok mudah kok cari kursi dan meja mungkin ada di kelas lain yang lebih" jawabnya


" sekali lagi makasih ya" kata Ika


" sama - sama" jawabnya


Dila yang melihat tatapan cowok itu yang tidak biasa ke Ika mencoba menggoda Ika.


" kenapa sih...."


" lihat cara dia melihat mu berbeda"


" apaan biasa aja kalee"

__ADS_1


Setelah itu wali kelas mereka masuk kembali memperkenalkan diri, beliau bisa kita panggil dengan sebutan " Pak Nas", Serta meminta mereka memperkenalkan diri mulai dari nama, alamat, asal sekolah mereka berdiri di kursi masing-masing.


Kemudian cowok yang memberi kursi ke Ika tadi di ketahui bernama Arief, lalu ada cowok tinggi, kurus, hitam memperkenalkan diri dengan nama " Koko Saputra". Selain itu dikelas X.3 rupanya banyak juga teman-teman Dila yang berasal dari SMP yang sama dengan Dila dulu. Salah satunya Andreas dia selalu satu kelas dengan Dila di kelas 72.82.91, dan sekarang 10.3.


Tio berada di kelas X.1 kelas mereka di pisahkan oleh X.2 dan salah satu sahabat Tio berada di kelas X.3. Dengan berjalannya waktu Dila satu kelas dengan Ika yang memiliki kepribadian ekstrovert Selain cerewet Ika juga aktif di kelas lambat laun mempengaruhi sifat Dila juga dan salah satu sahabat mereka bernama Moez. Muez dan Ika sangat cocok dalam bergaul mereka berdua banyak memberi pelajaran buat hidup Dila.


Terkadang Tio main ke kelas Dila hati Dila makin tak karuan, tetapi dia berusaha untuk bersikap biasa-biasa saja. Terkadang jika Dila ketemu Tio tanpa sengaja senyum, tetapi jika mutnya lagi tidak baik dia buang muka.


Dikelas X mereka banyak sekali mengadakan les, masuk sekolah pagi jam 08.00 - 13.15 wib terus les jam 14.30-16.00 wib. Akibat sekelas dengan Ika Dila jarang naik superben dengan Sri dan Dewi. Mereka sering pakai Honda.


Semenjak di bawah pimpinan pak Nas kelas mereka sering mengadakan gotong royong dan di kelas itu anak- anak memang pada kompak. Saking Kompaknya setiap ada PR (Pekerjaan Rumah) yang di berikan guru Setiap mata pelajaran selalu bersumber dari satu atau dua orang lalu di bagikan sekelas. Tetapi ada kalanya PR mereka sama dengan kelas sebelah nyontek pula dari kelas sebelah. Hari - Hari yang di lalui Dila semenjak masuk SMA berbeda dengan masa SMP yang kelam.


Bersambung.......


Terimakasih kepada semua pihak yang telah menunggu episode - episode cerita perjalanan kisah Dila semoga tidak bosan ya....

__ADS_1


mohon maaf juga kalau ada cerita yang kurang menarik, sebab itu tolong kasih saran/komentar, Vote, Like yaaaa ☺️😘😘


__ADS_2