Perjalanan Kisah Dila

Perjalanan Kisah Dila
Desember 2011


__ADS_3

Setelah berakhirnya hubungan Dila dengan Khoir Dila kembali menata hati untuk fokus menghadapi ujian nasional. Karena semester depan ia akan UN. Akibat UN mereka mulai mengadakan terobosan. sepulang sekolah tidak bisa langsung pulang ke rumah tetapi tetapi tetap menunggu di sekolah.


Selama terobosan Dila kembali dekat dengan Tio, disini Tio mulai banyak bercerita dengan Dila


" Dil, setelah lulus SMA ini kamu mau melanjutkan kemana" kata Tio


" Paling aku nanti kerja, gak ada biaya untuk kuliah" jawab Dila


"Coba aja dulu daftar SNMPTN jalur bidik misi, nilai mu dari semester 1 sampai sekarang gimana ada meningkat gak" kata Tio lagi

__ADS_1


" Meningkat sih, tapi emang beneran gratis" tanya Dila


" ya, yang penting kamu mencoba dulu, gimana hasilnya serahkan kepada Allah" bujuknya


" ya udah besok ku coba melengkapi persyaratannya" kata Dila.


Awalnya Dila yang tidak ada niat untuk kuliah, setelah bercerita dengan Tio timbul niatnya untuk kuliah, ia ingin sekali mengambil jurusan mengenai Sosiologi, tetapi teringat akan ibunya yang dulu setelah tamat SMA sempat menjadi guru, tetapi ketika mengandung dan melahirkan Dila, dilarang oleh nenek (ibu dari ayah Dila) untuk bekerja, dengan alasan tidak ada yang mengurus Dila kecil, sedangkan nenek (ibu dari ibu Dila) tidak pernah ada untuk ibu Dila. Akhirnya ibu Dila keluar dari mengajar (guru). Sebab hal itu dila memilih mengambil jurusan keguruan walau ia ragu dengan kemampuan dirinya. Ia pilih jadi guru agar cita-cita ibunya yang belum kesampaian dapat ia penuhi.


Dalam masa menunggu hasil bidik misi waktu berjalan juga, tapi memang proses dekat Dila dan Tio hanya begitu-begitu saja. Koko semenjak kelas XII sering juga main di kelas Dila, sempat bercanda juga. Hingga suatu ketika saat Dila menunggu waktu terobosan ia menunggu seorang diri di kelas lalu di luar jendela ebi dan Koko berjalan lalu ebi bertanya masih jualan pulsa, Dila jawab masih tetapi saldonya habis, entah apa yang terjadi tiba-tiba tangan Koko membelai kepala Dila dengan lembut, hal itu sontak membuat Dila terkejut, toh walaupun selama ini Dila menyukai Koko tapi tidak pernah mengharapkan sentuhan fisik seperti itu, lalu di pukul Dila tangan Koko yang berani menyentuh dia, hanya reaksi tertawa dari Koko.

__ADS_1


Dalam hati Dila masih tampak tidak mengerti dengan ulah Koko barusan, padahal selama ini mereka hanya komunikasi tanpa pernah ada sentuhan, tapi mengapa sekarang Koko berani menyentuh Dila selama 3 tahun dia hanya cuek saja. Dila tidak ingin menebak-nebak yang tidak mungkin. Jika Koko benaran ada rasa ke Dila seharusnya dari dulu ia menyatakan dalam keadaan serius. Tapi hal itu tak pernah terjadi, Dila ingin tau alasan sikap Koko yang seakan PHP tapi ia tak tahu harus memulai dari mana, apalagi saat ini Dila hanya ingin fokus untuk Ujian nasional saja.


Memang banyak kejadian antara Dila dengan Koko maupun antara Dila dengan Tio dalam tahun-tahun terakhir SMA ini. Tio pun setiap ada tryout masih selalu baik ke Dila, sama di saat SMP dulu, ia selalu menunjukkan hasil jawabannya ke Dila. Dulu ia membantu Dila untuk lulus SMP, apa sekarang ia akan membantu Dila lagi untuk lulus SMA. Masa indah SMA ini hanya tinggal hitungan bulan, dan kelak mereka semua akan berpisah.


BERSAMBUNG


Bagaimana kelanjutan cerita ini, akan kah cinta Dila berlabuh dengan salah satu dari mereka??? kita tunggu sampai episode terakhirnya ya.....


semoga suka dengan cerita ini, ambil baiknya buang buruknya ya ☺️

__ADS_1


__ADS_2