
Sebentar lagi memasuki bulan Ramadhan, aku yang sudah lulus dari SMA tetapi tidak lulus untuk masuk perguruan tinggi negeri akhirnya memilih menganggur. Di saat menganggur bibi ku yang tinggal di pulau Jawa meminta bantuan, karena setiap memasuki bulan suci Ramadhan toko yang ia miliki selalu ramai.
Akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke pulau Jawa. Bermodal nekat dan ingin mengubah nasib di rantau orang. Aku naik pesawat sendirian itu perdana sekali aku menginjakkan kaki ke Bandara. Lama menunggu keberangkatan yang hampir 5 jaman akibat ada pesawat yang tergelincir. Hati ku benar-benar tidak karuan serasa ingin mengantar nyawa saja.
ini akibat terlalu parno dengan fikiran sendiri. lalu Aku hanya mengajak seorang ibu yang sedang duduk di samping ku berbincang-bincang. Dengan bantuan nasehat dari ibu itu hati ku sedikit lega.
__ADS_1
Saat naik pesawat kami mengalami goncangan yang dahsyat, aku merasa nyawa ku sudah di ujung tanduk. Tapi Alhamdulillah Allah masih menyayangi kami. Hampir dua jam perjalanan dari bandara Sultan Syarif Kasim menuju bandara Soekarno-Hatta. Lalu bapak ternyata sudah menunggu ku. lalu kami berangkat menggunakan bus.
seharian lebih berada dalam bus dan terkadang bus yang kami tumpangi ganti - ganti sehingga menambah rasa kesal juga. Tetapi aku juga merasa sangat senang sekali bisa melihat ibu kota negara ku saat itu. meskipun orang bilang kalau aku norak akibat terlalu senang melihat kota Jakarta tapi aku tidak peduli. sebab keinginan ku yang besar agar bisa melihat ibu kota negara.
Akhirnya sampai juga di rumah bibi, lalu aku juga melepaskan rindu dari adik ku si Mai yang terlebih dahulu ke Jawa bersama ibu ku dulu. Masuk hari berikutnya aku sudah mulai jualan, dari mulai belajar jualan sampai akhirnya bisa sendiri. Kebetulan di toko itu ada 2 karyawan yang membantu. Aku yang selama ini hanya sibuk dengan pulpen dan kertas sekarang malah di sibukkan dengan jualan, jika malam tiba kami membongkar barang sampai berjam-jam, lalu paginya bawa ke toko. Begitu terus dalam seminggu bisa dual kali.
__ADS_1
Kemudian melihat para pembeli yang rata-rata mahasiswa membuat keinginan ku kuat untuk kuliah, aku mau kuliah di Jawa, tetapi saat itu aku tidak kuat mental, takut mengambil keputusan sehingga tidak jadi kuliah di Jawa. Saat di Jawa aku berkenalan dengan berbagai cowok, mulai tampan, keren, mahasiswa, dan lain-lain. Kemudian aku berkenalan dengan Dirga. sebenarnya di mulai dari adik ku yang menghubungi temannya pakai no hp ku kemudian no temannya pakai hp Abangnya. Aku yang merasa tidak pernah menyimpan kontak itu lalu ku hubungi. Sampai kami sering chatingan, lalu ketemuan, dan ya hanya sekedar berteman saja.
Lalu aku di kenalkan lagi dengan cowok biasa bernama Ben, orangnya baik, pengertian, sampai akhirnya aku kembali ke Riau hubungan jarak jauh kami tetap berlanjut, tetapi kemudian karena jarak yang jauh tidak memungkinkan untuk bersatu kami putuskan untuk mengakhiri hubungan itu.
Keputusan ku kembali ke Riau karena merasa tidak betah di Jawa, selain karena pekerjaan aku juga tidak ingin membebankan bibi ku, sebab adik ku juga sudah beliau rawat. Disaat pulang ke Riau aku di tipu 800.000 di bandara Yogyakarta.
__ADS_1
...BERSAMBUNG...
maaf lama update, sebab kadang ide nulis lagi buruk, dah berkali-kali mengetik cerita malah di hapus lagi. semoga menikmati cerita ini. jangan lupa like komen vote