
"Sebenar nya kamu adalah renkarnasi dari Dewi Penguasa"_Dewi Penguasa.
Mata Alexa membulat sempurna. Ia terkejut mendengar perkataan Dewi Penguasa, yang mengatakan bahwa ia adalah renkarnasi dari Dewi Penguasa.
"A_APA!!!"_Alexa.
Sulit di percaya. Namun, takdir tidak dapat di ubah. Ia harus menerima semua kenyataan. Walau di kehidupan sebelum nya ia terlahir sebagai Dewi Penguasa. Namun, di kehidupan nya kali ini ia tetap lah sebagai Alexa.
"Awal nya memang sulit di percaya. Namun, seiring berjalan nya waktu, kamu akan terbiasa"_Dewi Penguasa.
" . . . "_Alexa.
"Setelah ini jiwa ku akan menyatu dengan jiwa mu"_Dewi Penguasa.
"Mengapa seperti itu?"_Alexa.
"Karena jiwa kamu saat ini adalah jiwa yang tidak sempurna"_Dewi Penguasa.
"Maksud Dewi?"_Alexa.
"Jiwa yang kamu miliki saat ini hanyalah separuh dari jiwa Dewi Penguasa. Agar dapat menyempurnakan jiwa kamu saat ini adalah dengan menyatukan jiwa Dewi Penguasa yang tertinggal"_Dewi Penguasa.
"Maksud Dewi Penguasa. Anda dan saya harus menyatukan jiwa?"_Alexa.
"Hmmm kurang lebih seperti itu"_Dewi Penguasa.
"Tapi bagaimana cara nya?"_Alexa.
"Mudah saja. Kamu hanya perlu pokus dengan energi kehidupan yang kamu miliki, lalu menyerap energi kehidupan yang aku miliki"_Dewi Penguasa.
"Awal nya kamu akan merasakan rasa sakit yang teramat sakit. Namun, percayalah setelah nya tubuh mu akan kembali seperti semula"_Dewi Penguasa.
Alexa melakukan apa yang Dewi Penguasa katakan. Bagi nya menyerap energi kehidupan bukan lah hal yang sulit.
Alexa mempokuskan diri ke pada satu titik utama energi kehidupan Dewi Penguasa. Akibat menyerap energi kehidupan yang terlalu besar, ia merasakan rasa sakit yang teramat sakit bahkan lebih menyakit kan dari rasa sakit sebelum nya.
Ada gejolak aneh yang menyebabkan tubuh nya bergetar hebat. Alexa dapat merasakan ada suatu energi baru yang mengalir pada tubuh nya. Namun, entah mengapa ia merasa tidak asing dengan energi baru yang ia serap.
"ARGHH!!!"_Alexa.
Setelah nya rasa sakit itu seketika menghilang dan di ganti kan dengan rasa hangat. Alexa membuka kedua kelopak mata nya dan melihat tubuh Dewi Penguasa menjadi serpihan bintang lalu masuk kedalam tubuh nya.
Perlahan-lahan ingatan Dewi Penguasa terlintas di ingatan nya seperti kaset vidio berputar. Akhir nya ia mendapat kan ingatan nya pada saat menjadi Dewi Penguasa.
Selain ingatan nya yang kembali tak di sangka-sangka ternyata kekuatan nya juga kembali seperti semula pada saat ia menjadi Dewi Penguasa.
Walau tidak sesempurna pada saat ia menjadi Dewi Penguasa. Namun, menurut nya ini semua sudah cukup.
"Aku kembali~"_Ucap Alexa yang kini jiwa nya sudah kembali sempurna.
...•~•~•~•~•~•~•~•...
Alexa terbangun dari alam bawah sadar nya. Ia termenung cukup lama. Karena merasa bosan, akhir nya ia memutuskan keluar asrama untuk mencari udara segar.
Pemandangan malam hari. Bintang jatuh serta pemandangan laut yang menambah kesan indah. Hembusan angin yang menyejukan.
Alexa melihat kearah langit-langit.
"Indah nya"_Ucap Alexa dengan mata berbinar melihat bintang jatuh.
Bintang jatuh mengingat kan nya ke pada ke dua orang tua nya. Di mana ke dua orang tua nya pernah berkata bahwa jika ia membutuh kan teman bicara tetapi belum siap untuk mengatakan nya, maka bicara lah kepada bintang.
"Bintang"_Alexa.
"Apa kamu tau? kini aku sudah mempunyai teman"_Alexa.
"Dan juga sudah menemukan jati diri ku yang sebenar nya"_Alexa.
"Awal nya aku memang sulit percaya. Tapi aku sudah menerima semua kenyataan ini"_Alexa.
"Karena mau bagaimana pun aku tetap lah Alexa"_Ucap Alexa kepada salah satu bintang.
Bintang itu tampak bersinar seolah menandakan bahwa ia mendengar setiap perkataan yang Alexa katakan.
__ADS_1
Dari kejauhan seseorang sedang memperhatikan Alexa. Ia tersenyum.
"Akhir nya anda kembali"_
...•~•~•~•~•~•~•~•...
Di sisi lain.
Seseorang sedang duduk di singgasana nya. Ia menatap bawahan yang ia tugas kan.
"Bagaimana?"_
"Sesuai dengan perkiraan anda"_Bawahan.
" . . . "_
"Jiwa nya sudah kembali seutuh nya, atau dengan kata lain sempurna"_Bawahan.
Seseorang itu menyeringgai.
"Hahahahahaha"_
"Akhir nya kau kambali"_
"DEWI PENGUASA!!!"_
...•~•~•~•~•~•~•~•...
Alexa sudah kembali ke asrama karena hari sudah mulai pagi, ia tidak mau membuat teman-teman nya khawatir saat melihat ia tidak berada di dalam asrama.
...•~•~•~•~•~•~•~•...
Pagi hari nya.
"Alexa!"_Charlotte.
"Alexa! apa kamu sudah bangun?"_Charlotte.
Alexa yang merasa tidur nya terusik terbangun. Merasa ada yang memanggil nama nya.
"Kalau begitu cepat bersiap-siap"_Charlotte.
"Aku dan yang lain nya akan menunggu di meja makan!"_Ucap Charlotte sedikit berteriak.
"Iya!"_Ucap Alexa.
Di meja makan.
Alexa berjalan kearah meja makan, lalu duduk dan memakan sarapan. Ia memakan sarapan nya dengan cepat karena sudah kesiangan. Mohon di maklumi, karena ia baru saja bisa tertidur pada saat malam menjelang pagi.
Sesampai nya di kelas ia di kejut kan dengan seseorang. Seseorang itu tampak mencari nya.
"Di sini siapa yang ber nama Alexa Alexzyander"_
Tidak ada seorang pun yang berani menjawab. Alexa menghela napas. Mengapa ada saja orang-orang peng ganggu, batin nya jengah.
"Saya!"_Alexa.
Seseorang itu menghadap kearah nya. Seseorang itu berjalan dengan gaya angkuh. Ia menatap Alexa dengan tatapan menilai, satu kata yang Alexa ingin katakan untuk seseorang di hadapan nya ya itu 'tidak sopan'.
"Owh jadi kamu adalah Alexa"_Ucap nya dengan nada tidak suka.
" . . . "_Alexa.
"Ck, mengapa kamu diam saja, Owh! atau jangan-jangan kamu merasa takut!"_Ucap nya dengan percaya diri.
Alexa menatap seseorang itu dengan jengah. Mengapa ia selalu di pertemukan dengan orang yang menyebal kan.
"Mengapa saya harus merasa takut dengan anda"_Alexa.
"Hahahaha. Apa kamu benar-benar tidak mengenali ku?"_
"Tidak! lagi pula itu tidak penting"_Alexa.
"Ck. Kalau begitu perkenal kan!"_
__ADS_1
"Nama ku adalah, Anggelina Mirabeth Zoyabella. Berasal dari Kerajaan Zoyabella!"_Anggelina.
Alexa mencoba bersikap sopan santun karena walau bagaimana pun saat ini status nya adalah rakyat biasa sedang kan seorang di hada pan nya saat ini adalah anggota keluarga kerajaan.
"Perkenal kan nama ku Adalah Al_"_Ucap Alexa di dahului Anggelina.
"Aku sudah tau, tidak perlu di beri tau lagi!"_Ucap nya angkuh.
Charlotte di buat geram akan sikap Anggelina kepada teman nya Alexa. Begitu pula dengan Violen, Lily, dan Lavender.
Berbeda dengan Alexa. Ia hanya menatap Anggelina dengan tatapan penuh tanya.
"Sebenar nya apa tujuan anda ingin menemui saya"_Alexa.
Brak!!!
Anggelina memukul meja di sebelah nya dengan penuh kilatan amarah. Ia merasa bahwa Alexa tidak menghormati nya sebagai anggota keluarga kerajaan. Anggelina tidak menyukai cara bicara Alexa kepada nya, dan menurut nya itu sama saja tidak menghormati anggota keluarga kerajaan.
"Perhatikan cara bicara mu! apa kamu tidak tau ha!"_Anggelina.
"Aku ini adalah anggota keluarga kerajaan, harus nya kamu ber sikap lebih sopan kepada anggota keluarga kerajaan"_Anggelina.
Charlotte sudah tidak dapat menahan amarah nya lagi. Ia menatap tajam kearah Anggelina. Anggelina yang menyadari berbalik menatap kearah Charlotte dengan tatapan tidak suka.
"Apa maksud anda!"_Charlotte.
"Sudah jelas bahwa Alexa telah menghormati sikap tidak sopan anda!"_Charlotte.
"K_kau berani nya meneriaki ku!"_Anggelina.
Anggelina berjalan kearah Charlotte dan berniat mendorong nya. Namun, Lily menghadang Anggelina jadi lah ia yang terdorong beruntung Lavender dan Violen memapah tubuh nya agar tidak terjatuh ke permukan.
Alexa yang sedari tadi bersabar menghadapi sikap arogan Anggelina kini sudah tidak dapat bersabar lagi. Karena mau bagaimana pun tindakan Anggelina kali ini sudah melewati batas kesabaran nya.
"Cukup! kali ini anda sudah benar-benar keterlaluan!"_Alexa.
"Kau! rakyat jelata seperti mu berani sekali meneriaki aku yang merupakan anggota keluarga kerajaan!"_Anggelina.
"Ck. Aku tidak peduli, yang jelas kamu harus meminta maaf kepada teman ku karena sudah hampir menyelakai nya"_Alexa.
"Tidak mau! kamu pikir kamu siapa ha! berani sekali memerintah anggota keluarga kerajaan!"_Bentak Anggelina tidak suka.
"Tidak boleh seperti itu. Mau bagaimana pun kamu tetap lah bersalah"_Alexa.
"Aku tidak akan pernah mau, kecuali dengan satu Syarat_"_Anggelina sengaja memotong kalimat terakhir yang akan ia ucap kan.
"Apa syarat nya"_Alexa.
"Apa kamu yakin mampu menjalani syarat yang aku berikan!?"_Anggelina.
"Apa pun itu syarat nya akan aku lakukan"_Alexa.
Anggelina tersenyum senang, ia berpikir bahwa Alexa sudah masuk kedalam jebakan nya.
"Syarat nya adalah aku ingin kau berduel dengan ku"_Anggelina.
Semua orang tampak tercengang mendengar syarat yang Anggelina berikan. Seketika wajah Charlotte, Lily, Lavender, dan Violen memucat. Walau Alexa saat ini memiliki kekuatan yang kuat. Namun, Anggelina bukan lah lawan yang dapat di anggap remeh.
Alexa menyeringgai, ternyata Anggelina ingin bermain-main dengan nya. Maka akan ia ladeni.
"Baik lah aku setuju!"_Ucap Alexa santai seolah itu bukan lah hal yang sulit, walau memang benar-_-.
"Aku Anggelina Mirabeth Zoyabella Menantang Alexa Alexzyander untuk melakukan duel"_Anggelina.
"Aku Alexa Alexzyander menerima tantangan duel yang Anggelina Mirabeth Zoyabella berikan"_Alexa.
Triiiing triiiing triiiing.
[Suara bel masuk kelas]
Anggelina berjalan meninggal kan kelas Alexa menuju kelas nya. Setelah itu Bu Airis tiba dan memulai pelajaran.
Selama pajaran berlangsung Charlotte, Lily, Lavender, dan Violen tidak dapat berhenti memikir kan kondisi Alexa nanti nya. Sedang kan yang di pikir kan malah asik sediri.
...•~•~•~•~•~•~•~•...
__ADS_1