Perjalanan Seorang Alexa Alexzyander Galaxy

Perjalanan Seorang Alexa Alexzyander Galaxy
•°Alexa Vs Anggelina°•


__ADS_3

Triiiing triiiing triiiing.


[Suara bel istirahat]


Rombongan Alexa berjalan menuju area kantin. Kanti tampak ramai seperti biasa. Alexa dan yang lain nya memilih tempat duduk area belakang.


Selagi menunggu pesanan tiba, mereka sesekali mengobrol, atau membicara kan hal random.


"Alexa apa kamu yakin dengan keputusanmu untuk berduel dengan Anggelina?"_Ucap Lily cemas.


"Iya"_Alexa.


"Kenapa kamu melakukan semua itu, hanya demi membela ku"_Lily.


"Lily mau bagaimana pun kamu adalah teman ku, sebagai sesama teman kita harus saling membantu"_Alexa.


Lily merasa terharu mendengar penuturan Alexa. Ia merasa tidak enak hati kepada Alexa yang harus terlibat masalah dengan Anggelina.


Alexa menyadari bahwa Lily merasa tidak enak hati pada nya. Ia berniat menghibur Lily dan berusaha meyakinkan Lily bahwa semua ini terjadi bukan karena kesalahan nya melainkan karena rencana Anggelina itu sendiri.


"Kamu tidak perlu bersedih. Lagi pula semua ini memang sudah di rencanakan oleh Anggelina"_Alexa.


"Dan anggap saja semua ini sebagai hiburan"_Ucap Alexa santai.


Lily, Charlotte, Violen, dan Lavender di buat tercengang oleh sikap Alexa yang sudah kelewat santai. Mereka sendiri di buat kebingungan, dari mana Alexa mendapat kan ke percaya an diri sebesar itu.


"Alexa sebenar nya apa yang membuat mu bisa sepercaya diri ini?"_Violen.


"Tentu saja karena aku sudah mengetahui siapa yang akan memenangkan duel kali ini"_Alexa.


"Waw. Kamu benar-benar orang yang sangat percaya diri"_Lavender.


"Tentu. Percaya diri itu adalah hal yang penting untuk di tanam kan pada diri sendiri agar tidak mudah merasa tertindas"_Alexa.


Lily di buat kagum oleh perkataan bijak Alexa sekaligus merasa tersindir. Ia merasa tersindir karena ia tidak memiliki ke percaya an diri yang besar sehingga membuat nya mudah merasa tertindas, dan menjadi kan nya pribadi yang mudah tertindas.


"Jangan merasa tersinggung. Aku mengatakan nya untuk di jadikan sebagai motifasi, tidak untuk di jadikan sebagai bahan ejekan"_Alexa.


"Emmm!"_Ucap Lily bersemangat setelah mendengar kata-kata motifasi yang Alexa berikan.


Lalu pesanan mereka ber lima datang. setelah nya mereka kembali ke kelas untuk melanjut kan kelas berikut nya.


Alexa dan Anggelina be rencana melakukan duel setelah kelas berakhir.


...•~•~•~•~•~•~•~•...


Kelas telah berakhir. Alexa kini sudah berada di arena pelatihan. Kursi penontong tampak ramai. Seperti nya Anggelina sengaja mengundang banyak orang untuk menyaksikan duel.


Anggelina berniat mempermalukan Alexa di hadapan banyak orang. Tujuan utama Anggelina mengajak Alexa ber duel adalah untuk mempermalukan Alexa. Ia merasa bahwa Alexa sudah mengambil posisi nya sebagai murid ter hebat. Agar dapat mendapat kan kembali posisi nya sebagai murid ter hebat, maka Anggelina akan merebut posisi seseorang yang telah berani merebut posisi nya.


Bisik-bisik terdengar dari arah kursi penonton.


"Menurut mu siapa yang akan memenangkan duel kali ini?"_

__ADS_1


"Hmmm, entah lah"_


"Mungkin Alexa"_


"Bisa jadi"_


"Mungkin Anggelina"_


Dan masi banyak lagi.


Rombongan Escal memasuki area arena pelatihan. Membuat suasana heboh seketika. Alexa ber sikap biasa saja, karena menurut nya itu bukan lah hal yang penting. Berbeda dengan Anggelina, ia terlihat antusias dan menatap kearah Escal dengan mata berbinar.


Sedangkan Escal yang menyadari hal itu sama sekali tidak tertarik dengan Anggelina, ia lebih tertarik pada seorang gadis yang kini tengah berdiri dengan santai nya. Entah mengapa ia merasa tertarik dengan Alexa.


...•~•~•~•~•~•~•~•...


Duel yang akan mereka lakukan adalah jenis duel bebas. Dimana duel bebas tidak memiliki peraturan khusus seperti duel pada umum nya. Akan tetapi karena ini masih di area Academy, di mana area Academy adalah salah satu area aman, jadi mereka secara tidak langsung, tidak di per boleh kan untuk saling membunuh.


Alexa dan Anggelina mengambil posisi masing-masing.


Duel di mulai!!!


Anggelina menyerang Alexa dengan menggunakan element sihir tingkat menengah.


"°➷Panah Api➷°"_Anggelina.


Whuuuush


Setiap anak panah yang Anggelina tujukan pada Alexa selalu meleset. Alexa hanya menghindari setiap anak panah yang tertuju pada nya.


Alexa yang melihat wajah kesal Anggelina, tersenyum.


"Giliran ku"_Alexa.


"°➷Panah Api➷°"_Alexa.


Alexa memegang busur anak panah nya dan membidik sasaran. Sasaran nya kali ini adalah lengan kanan Anggelina.


"Aku akan memberitaumu, apa itu kehebatan panah api yang sesungguh nya!"_Alexa.


Whuuuush


"Argh!!!"_Anggelina ter duduk lemas.


"Bagaimana?"_Alexa.


"Jangan sombong dulu, semua ini belum berakhir!"_Anggelina.


Anggelina bangkit dari duduk nya.


"°♢Tinju Api♢°"_Anggelina.


Anggelina menyerang Alexa dengan jarak dekat. Alexa dengan mudah nya menghindar kesana kemari sembari kedua tangan ia letakan di belakang. Anggelina kesal di buat nya.

__ADS_1


"Sampai kapan kau akan terus menghindar!"_Ucap nya sembari terus menyerang. Namun, berhasil Alexa hindari.


"Baik lah akan aku ladeni"_Ucap Alexa dengan senang hati.


Alexa melompat, memberi nya sedikit jarak dengan Anggelina. Lalu bersiap memberi kan serangan balasan.


"°♢Tinju Air♢°"_Alexa.


Whuuuush



Alexa melesat memberi kan pukulan bertubi-tubi. Beruntung Anggelina dapat menyeimbangi. Seiring berjalan nya waktu. Anggelina kewalahan di buat nya. Melihat lawan lengah, Alexa tidak menyia-nyiakan kesempatan. Alexa meninju bagian dada Anggelina. Anggelina yang tidak siap, terlempar cukup jauh hingga menabrak dinding, yang menyebabkan dinding itu retak.


"Uhuk"_Anggelina.


Anggelina memuntah kan seteguk darah segar. Dada nya terasa sesak, ia kesulitan ber napas. Perlahan pandangan nya mulai kabur.


Bruk!!!


Anggelina terjatuh tidak sadar kan diri.


"ANGGELINA!!!"_


"ANGGELINA!!!"_


"ANGGELINA!!!"_


"ANGGELINA!!!"_


Ke empat orang itu berlari menuju arena pelatihan. Seperti nya mereka adalah teman dekat Anggelina. Terbukti dari pandangan mereka saat melihat anggelina terjatuh tidak sadar kan diri. Mereka tampak cemas melihat wajah pucat Anggelina.


"Cepat bantu aku memapah tubuh nya!"_


"Baik!"_


Mereka berjalan dengan memapah tubuh Anggelina dengan dua orang yang memapah bagian kanan dan kiri sedangkan dua orang lain nya mengekori dari belakang.


Alexa hanya melirik dari samping. Salah satu dari mereka menatap Alexa tajam. Wajah orang itu kini memerah menahan amarah. Lalu berjalan melewati Alexa.


Alexa yang melihat hal itu sungguh menyayang kan sikap arogan Anggelina. Anggelina memiliki teman dekat yang menyayangi nya. Namun, Anggelina tidak memperduli kan hal itu.


Alexa berbalik menatap kearah kursi penonton tempat teman-teman nya berada. Ia melambai kan satu tangan nya kearah mereka.


Lily merespon balik melambai kan satu tangan nya, Lavender membalas melambai kan kedua tangan nya sembari melompat kegirangan seperti seorang anak kecil yang di berikan manisan oleh ibu nya.


Alexa terkekeh kecil melihat respon kedua teman nya. Lalu menatap punggung Anggelina sampai tidak terlihat. Ia akan menagih janji Anggelina setelah Anggelina sudah sadarkan diri.


"Hah~"_Alexa menghela napas.


Alexa berjalan menghampiri ke empat teman nya. Bertos ria dengan Lavender. Lily hanya menatap polos kearah mereka, yang justru membuat wajah nya terlihat imut.


Charlotte dan Violen hanya menatap ke tiga teman nya dengan datar. Beginalah sikap Charlotte dan Violen jika di hadapan muka umun. Mereka akan memperlihat kan sisi dingin. Berbeda apa bila saat sedang ber sama ke tiga teman nya jika berada di asrama, mereka akan memperlihat kan sisi hangat.

__ADS_1


Lalu setelah nya mereka ber lima kembali ke asrama.


__ADS_2