
...•~•~•~•~•~•~•~•...
Saat ini mereka tengah berada di kelas. Kelas berjalan dengan normal, tanpa suatu kendala. Tiba lah waktu jam istirahat, dimana semua murid-murid berbondong-bondong menuju tempat makan.
[Atau kalo jaman modern nya di sebut kantin😌]
Alexa dan teman-temannya saat ini tengah menunggu pesanan mereka. Mereka makan dengan hening dan nikmat. Setelah itu mereka kembali menuju kelas. Jam pelajaran ke dua adalah kelas berkuda
Sepanjang kelas sebelum nya Alexa selalu berdiam diri bahkan ia enggan berinteraksi dengan teman-temannya. Mohon di maklumi, suasana perasaan nya sedang buruk. Dan hal itu pun dapat di mengerti oleh yang lain nya.
"Alexa, apa kamu masih marah"_Tanya Lily dengan nada halus.
"Tidak, aku tidak marah. Hanya sedikit kesal saja"_Jelas Alexa. Akhir nya ia mau membuka suara setelah berdiam diri cukup lama.
"Syukurlah, aku pikir kamu marah"_Lega Lily.
Mereka tiba di dalam kelas. Lalu merapihkan kan beberapa buku pelajaran yang belum sempat di rapih kan. Setelah itu mereka berjalan bersama dengan beriringan menuju lapangan khusus kelas berkuda.
...•~•~•~•~•~•~•~•...
Di sisi lain.
Anggelina saat ini tengah termenung memikirkan kejadian di koridor sebelum nya. Ia terus saja mengumpat dalam diam. Sekarang pasti akan ada banyak rumor buruk tentang diri nya. Dan apabila jika dugaan nya benar, maka habis lah dia.
"Argh!"_Teriak Anggelina frustaai.
"Angelina tenang kan dirimu"_
"Tenang kamu bilang! bagaimana bisa aku tenang dalam situasi ini Tyra!"_Ucap Anggelina kesal.
" . . . "_Tyra bungkam. Ia di buat bingung. Bagaimana cara nya agar dapat mengembalikan suasana hati teman nya itu.
"Anggelina kendalikan diri mu. Lebih baik sekarang kita pikirkan, bagaimana cara untuk membalas dendam pada gadis itu"_
"Kamu benar Xylina!"_Anggelina.
"Tapi bagaimana cara nya?"_Pikir Anggelina. Ia sedang memikirkan rencana apa yang bagus untuk membalas seluruh perbuatan hina yang telah di dapat kan nya. Anggelina tidak bisa menggunakan cara yang biasa, karena mengingat bahwa Alexa bukan lah seorang yang dapat di singgung.
"Aku ada ide!"_Ucap Xylina bersemangat karena mendapat kan suatu ide.
"Kata kan!"_Ucap Anggelina tidak sabaran.
"Merapat lah, karena ini sangat rahasia. Aku tidak ingin orang lain mendengar pembicaraan kita"_Ucap Xylina yang di turuti oleh ke empat teman nya.
" . . . "_Xylina.
"Bagaimana!?"_Ucap Xylina bangga.
"Itu ide yang sangat cemerlang!"_Tyra..
__ADS_1
"Ternyata kamu cukup licik juga"_Ucap Anggelina bangga pada salah satu teman nya, yang setidak nya satu pemikiran dengan nya.
"Tentu saja siapa dulu, Xylina!"_Ucap Xylina membanggakan diri nya dengan percaya diri.
"Hahahahaha!"_Lalu mereka tertawa bersama.
"Alexa tunggu saja, setelah ini kupastikan kehidupan mu tidak akan pernah tenang"_Batin Anggelina menyeringai.
...•~•~•~•~•~•~•~•...
Kembali ke sisi Alexa.
Alexa dan teman-temannya tiba di lapangan luas khusus kelas berkuda. Di sana terdapat banyak murid. Murid kelas di gabung menjadi satu, jadi mereka hanya akan terpecah dua pada saat kelas element, sedang kan sisa kelas nya di gabung.
Saat ini mereka tengah berbaris sesuai kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 5 orang. Kali ini mereka akan melakukan pelatihan secara berkelompok. Namun, nanti ada saat nya mereka melakukan pelatihan secara tunggal.
"Apa semua nya sudah hadir!"_
"Sudah!!!"_Ucap mereka serempak.
"Baik, sebelum pelatihan di mulai. Saya ingin memperkenalkan diri terlebih dahulu"_
"Anak didik ku sekalian, perkenal kan. Nama saya adalah, Orian Phantom. Kalian dapat memanggil saya Pak Orian, senang berkenalan dengan kalian"_Pak Orian.
"Hai semuanya, perkenal kan. Nama saya adalah, Almara Jasmine. Kalian dapat memanggil saya Bu Almara. Senang berkenalan dengan kalian"_Ucap Bu Almara ramah.
"Baiklah, mari kita mulai sesi pelajaran nya"_Pak Orian.
Mereka mengikuti instruksi yang di berikan Bu Almara.
"Di sini kita dapat melihat, ada beberapa anak kuda yang telah pihak Academy siap kan. Kuda-kuda ini sudah memiliki pemilik nya masing-masing. Kalian memang tidak dapat memilih kuda mana yang kalian ingin kan. Namun, itulah pelajaran yang harus kalian ambil. Kalian dapat belajar menyesuaikan diri. Karena apabila terjadi perang sesungguhnya atau terjadi keadaan darurat, kalian tidak akan sempat untuk memilih kuda yang kalian inginkan, jadi hanya tinggal satu cara yaitu dengan cara menyesuaikan diri"_Bu Almara.
"Tugas kalian dalam pembelajaran kali ini adalah, menyesuaikan diri dengan kuda tunggangan kalian. Selama perjalanan menuju finis, kalian akan di hadapi dengan rintangan. Dalam hal ini kalian membutuhkan konsentrasi yang tinggi"_Bu Almara.
"Ketua tim di harap maju kedepan untuk mengambil kotak ini"_Pak Orian.
Sebagai ketua tim, Alexa maju ke depan untuk mengambil kotak, yang entah ia sendiri tidak ketahui. Saat ia buka kotak itu berisi kan lencana Phoenix biru.
"Simpan dan ingat lah, itu adalah lencana sekaligus nama kelompok kalian dalam kelas berkuda"_Pak Orian.
"Baiklah saya rasa sudah cukup, mari kita mulai. Tapi sebelum itu saya akan memberitahu kan beberapa peraturan yang harus kalian ketahui"_Bu Almara.
"Peraturan pertama! kalian dilarang keras melakukan kecurangan, selama pelajaran berlangsung. Kalian akan terus di awasi oleh penjaga hutan"_Bu Almara.
"Peraturan kedua! apabila ada satu orang anggota yang terjatuh maka satu tim akan gugur"_Tegas Bu Almara.
"Jadi usahakan sebisa mungkin kalian pokus dalam hal menunggangi kuda, dan jangan di anggap remeh!"_Tegas Bu Almara.
"Sudah segitu saja dulu yang dapat saya sampaikan!"_Bu Almara.
__ADS_1
"Sudah pak"_Ucap Bu Almara kepada Pak Orian.
"Baiklah, saya persilahkan dalam waktu lima menit, kalian sudah harus siap dengan kuda tunggangan kalian"_Pak Orian.
"Mengerti semuanya!"_Tegas Pak Orian.
"Mengerti!!!"_Ucap mereka serempak.
...•~•~•~•~•~•~•~•...
Kelompok Alexa sudah siap dengan kuda tunggangan nya masing-masing. Alexa menadapat kan kuda coklat kehitaman, begitu juga dengan yang lain nya. Mereka menaiki kuda dan bersiap untuk melaju.
"Siap semuanya!"_Pak Orian.
"Siap!!!"_Ucap mereka serempak.
"Mulai!!!"_Pak Orian.
Kuda berlarian kesana kemari. Kebanyakan dari mereka kesulitan dalam mengendalikan kuda. Bahkan ada salah satu tim yang telah gugur karena terjatuh pada saat melintasi rintangan. Namun, kelompok Phoenix biru yang di pimpin oleh Alexa masih dapat bertahan.
Semakin lama semakin susah pula rintangan yang harus mereka hadapi. Kini hanya tersisa kelompok, Phoenix biru yang di pimpin oleh Alexa, Phoenix emas yang di pimpin oleh Escal, Dan Phoenix merah yang di pimpin oleh Anggelina.
Kelompok Phoenix biru dan Phoenix emas tampak sengit. Mereka terlihat imbang. Namun, jika di perhatikan dengan baik, posisi Phoenix biru lebih unggul jika di bandingkan dengan Phoenix emas. Sedang kan posisi Phoenix merah masih tertinggal jauh di belakang.
Tiba-tiba saja kuda yang di tunggangi oleh Alexa bermasalah. Lama kelamaan, entah mengapa kuda itu semakin sulit di kendalikan, lari nya juga melambat. Alexa berpikir ada yang tidak beres dengan kuda tunggangan nya. Namun, bukan Alexa nama nya jika menangani kuda saja tidak bisa. Dengan keahlianya Alexa dapat berhasil melewati rintangan-rintangan dengan mudah nya.
Seseorang yang melihat dari kejauhan merasa kesal, ia merasa rencana nya telah gagal total "Bagaimana cara nya dia masih dapat bertahan dalam kondisi seperti itu!"_Kaget nya sekaligus kesal.
Garis finis nampak terlihat, kelompok Phoenix biru semakin mengencangkan lari kuda mereka agar dapat menjadi yang pertama. Begitupun dengan kelompok Phoenix emas.
"Teman-teman kencang kan larian kuda kalian. Sebentar lagi kita akan sampai finis!"_Alexa.
"Baik!"_Ucap mereka serempak.
Kelompok Phoenix emas terkagum dengan kekompakan kelompok Phoenix biru. Namun, itu tidak membuat mereka patah semangat. Sedangkan kelompok Phoenix merah sudah tertinggal cukup jauh.
Tak tak tak
[Suara kaki kuda]
"Yihaaa!"_Ucap Alexa sebelum masuk garis finis.
Kelompok Phoenix biru menjadi peringkat pertama, dengan kelompok Phoenix emas menjadi peringkat kedua, dan kelompok Phoenix merah menjadi peringkat ke tiga.
Alexa hanya tersenyum saat mendapat kan banyak pujian dari teman-teman seperjuangan nya. Namun, ia masih merasa janggal dengan keadaan kuda nya.
"Seperti nya ada seseorang yang dengan sengaja meracuni kuda tunggangan ku"_Batin Alexa.
"Lihat saja aku tidak akan melepaskan nya, siapa pun dia. Berani sekali dia mencari perkara dengan ku!"_Batin Alexa menyeringai.
__ADS_1
...•~•~•~•~•~•~•~•...