
...•~•~•~•~•~•~•~•...
Tok tok tok
[Suara ketukan pintu]
"Tunggu sebentar!"_Alexa segera beranjak dari kasur empuk nya menuju depan pintu.
Ceklek
[Suara pintu terbuka]
Charlotte kini berdiri di hadapan Alexa. Charlotte memperhatikan Alexa dari atas sampai bawah, Alexa masih menggunakan piyama tidur nya, serta rambut yang tidak tertata.
"Baru bangun?"_Charlotte.
"Seperti yang kamu lihat"_Alexa.
"Hah~"_Charlotte.
"Ya sudah, kalau begitu cepat bersiap"_Charlotte menutup kembali pintu kamar Alexa.
Alexa segera berlari menuju kamar mandi, membersihkan diri seperti biasa. Namun, sedikit lama, karena ia kembali terpikir soal mimpi aneh nya. Setelah selesai dengan ritual mandi nya. Ia bersiap, memilah milah pakaian. Alexa mengambil
seragam serta peralatan lain nya. Lalu berdiri di depan cermin.
"Baiklah, aku siap!"_Ucap Alexa bersemangat.
...•~•~•~•~•~•~•...
Alexa dan teman-temannya berjalan santai di koridor. Mereka sesekali bercanda, dan tertawa. Namun, tawa mereka seketika sirna saat melihat seseorang yang menghampiri mereka. Anggelina.
"Teman-teman lihat, ternyata kamu masih punya muka juga ya"_Ucap Anggelina mengejek Alexa.
"Atau mungkin karena dia bermuka tebal"_Sahut teman 1.
__ADS_1
"Ck dasar tidak tau malu"_Ucap teman 2.
Dan masi banyak hinaan yang mereka lontarkan kepada Alexa. Sedang kan Charlotte, Violen, Lavender, dan Lily. Mereka sudah bersusah payah menahan amarah mereka, seandainya saja saat ini mereka tidak berada di koridor, dimana banyak orang berlalu lalang. Maka sudah sedari tadi mereka akan meluap kan rasa marah mereka.
"Cukup!"_Ucap Alexa lantang.
"Dasar tidak tau diri, berani nya rakyat jelata seperti mu meneriaki ku!"_Anggelina.
"Hahaha"_Alexa tertawa mendengar perkataan Anggelina yang menurut nya konyol. Tidak tau diri sebenarnya di sini siapa yang tidak tau diri.
"Kamu lah yang tidak tau diri"_Ucap Alexa santai. Namun, penuh penekanan.
"Apa yang kamu bicarakan ha!"_Ucap Anggelina tidak suka.
Alexa hanya memandang Anggelina rendah. Ia rasa, tidak perlu menghormati seorang di hadapan nya ini.
"Apa kamu hilang ingatan?"_Ucap Alexa mencemooh Anggelina.
"Dasar rakyat jel_"_Ucap Anggelina terpotong.
"T_tapi kan itu hampir, sedangkan kamu sudah jelas melukai ku. Dan membuat ku merenggang nyawa"_Ucap Anggelina menyudut kan Alexa. Ia berpikir bahwa Alexa akan kehilangan kata-kata.
"Ck, apa kamu lupa! duel yang kita lakukan adalah duel jenis duel bebas, dimana duel bebas tidak memiliki peraturan khusus, termasuk saling membunuh"_Ucap Alexa santai.
"Namun, karena pada saat itu kita melakukan duel nya berada di area Academy. Dimana Area Academy termasuk salah satu area terlindungi. Jadi secara tidak langsung kita tidak di perboleh kan untuk saling membunuh"_Ucap Alexa santai, sambil memandang rendah Anggelina.
"Tap_"_Ucap Anggelina terpotong. Alexa sama sekali tidak memberikan nya kesempatan untuk berbicara.
"Jadi siapa disini yang tidak tau diri"_Ucap Alexa santai. Namun, penuh penekanan.
"Dan sesuai dengan perjanjian kita sebelum nya. Apa bila aku lah yang menjadi pemenang maka kamu harus menuruti keinginan ku, yaitu meminta maaf kepada teman ku, Lily. Karena sudah hampir melukai nya"_Alexa.
"Tidak aku tidak mau!"_Ucap Anggelina tidak suka. Ia tidak akan pernah sudi mengucap kan kata maaf pada seorang pun.
"Mau tidak mau kamu harus mau. Karena itu sesuai dengan perjanjian"_Alexa.
__ADS_1
"Kamu harus bertindak adil. Kamu yang menantang kamu juga yang kalah"_Ucap Alexa mencemoh Anggelina.
Mereka kini menjadi pusat perhatian. Banyak orang yang mencemoh Anggelina dan membela Alexa. Bagaimana pun juga Anggelina harus bertindak adil sesuai dengan perjanjian. Beberapa dari mereka mengomentari perilaku buruk Anggelina. Dan itu membuat Anggelina malu.
"Mana bisa begitu, dia yang menantang dia juga yang kalah"_Cemoh orang 1.
"Benar, setelah kalah dia tidak mau mengakui kekalahannya"_Cemoh orang 2.
"Aku kagum dengan Alexa, karena dia dengan santai nya melawan Anggelina tanpa rasa takut"_Puji orang 3.
"Benar. Aku juga kagum dengan kesabaran nya. Jika aku berada di posisi Alexa, sudah di pastikan sedari tadi aku akan memukul lawan bicara ku"_Puji orang 4
"Kudengar seseorang yang hampir di lukai nya adalah seorang putri yang berasal dari Kerajaan Equestrian"_Heboh orang 5.
"Hah!, benarkah"_Kaget orang 6.
"Iya, aku mendengar nya dari teman ku yang menyaksikan langsung kejadian itu"_Ucap orang 5.
"Bukan kah itu termasuk melukai anggota keluarga kerajaan"_Cemoh orang 7.
Dan masih banyak lagi. Anggelina menjadi bimbang, Ia tidak ingin meminta maaf, karena ia tidak ingin mengakui bahwa tindakan nya salah. Namun, disisi lain ia tidak ingin di permalukan. Sekarang saja ia sudah sangat malu setengah mati, di tambah lagi apabila ia tidak segera meminta maaf. Maka sudah di pastikan martabat nya sebagai seorang anggota keluarga kerajaan akan hancur. Dan ia akan di pandang rendah oleh orang sekitar. Tidak ada pilihan lain selain meminta maaf.
"Baik lah aku akan meminta maaf"_Ucap Anggelina pasrah. Namun, dalam hati ia mengutuk Alexa. Dan memberikan nya sumpah serapah.
Alexa menyadari hal itu. Namun, apa kah ia peduli. Tentu saja tidak. Ia sudah sangat puas karena berhasil membuat Anggelina mau meminta maaf kepada temannya, Lily.
"Aku Anggelina Mirabeth Zoyabella meminta maaf atas kesalahan yang dulu ku perbuat, karena hampir melukai Lily Almerzio Equestrian"_Ucap Anggelina tidak tulus. Bahkan belum sempat Lily menjawab, Anggelina sudah terlebih dahulu meninggal kan koridor.
Alexa menggeram marah. Pernyataan maaf macam apa itu. Belum sempat ia melangkah maju, sudah terlebih dahulu di cekal oleh Lily.
"Sudah biarkan saja, yang terpenting dia sudah meminta maaf. Dan aku sendiri pun sudah memaaf kan nya dari jauh hari"_Ucap Lily menenangkan Alexa.
"hmmm"_Ucap Alexa, perasaan nya jadi buruk karena Anggelina dan teman-temannya.
Bagaimana pun juga, sebenar nya Alexa juga merupakan seorang anggota keluarga kerajaan. Seumur hidup nya ia tidak pernah di perlakukan dengan hina di hadapan muka umum, baik itu pada saat ia masih manjadi seorang putri mahkota, maupun saat ini.
__ADS_1
...•~•~•~•~•~•~•~•...