Perjalanan Seorang Alexa Alexzyander Galaxy

Perjalanan Seorang Alexa Alexzyander Galaxy
•°Mimpi Aneh, Lagi?°•


__ADS_3

...•~•~•~•~•~•~•~•...


"Apa semua barang sudah di masukan"_Alexa.


"Sudah"_


"Bagus, pastikan tidak ada yang tertinggal"_Alexa.


"Emmm!"_


Kereta kuda tiba. Alexa membantu teman-teman nya memimindah kan barang ke dalam kereta kuda. Kereta kuda itu cukup besar, setidak nya dapat menampung mereka serta barang bawaan lain nya.


Tak tak tak


[Suara langkah kaki kuda]


"Kami duluan yaa!"_Ucap Alexa seraya melambay kan tangan nya kearah Escal dan teman-temannya. Yang di balas lambaian tangan oleh mereka.


"Sampai jumpa di Academy nanti!"_


Alexa kembali ke posisi duduk nya. Kali ini Alexa tidak akan menggunakan kekuatan ruang dan waktu milik nya, kerena ingin menikmati perjalanan sembari melihat pemandangan.


Kereta kuda memasuki area pasar, dan itu tidak luput dari pandangan Alexa. Ia melihat orang-orang berlalu-lalang.


"Hah~"_Alexa.


"Alexa kamu kenapa?"_Lily.


"kenapa apa nya?"_Alexa.


"Kenapa kamu menghela napas"_Lily.


"Itu karena aku merindukan suasana ramai, sama persis seperti saat aku masih berada di Kerajaan ku dulu"_Batin Alexa, tapi tidak mungkin bukan ia akan menjawab seperti itu.


"Tak apa, lupakan"_Alexa.


"Baiklah"_Lily.


...•~•~•~•~•~•~•~•...


Mereka tiba di Moon Stars Academy


Mereka kini berada di asrama. Alexa dan yang lain nya merebahkan diri di sofa panjang. Sofa empuk membuat mereka nyaman, berbeda sekali dengan kursi yang terbuat dari papan kayu meskipun papan kayu itu terbuat dari papan kayu berkualitas tinggi.


"Hah~"_Lavender menghela napas lelah. Bokong nya terasa pegal, karena duduk untuk jangka waktu lama.


"Rasa nya nyaman"_Lavender membolak-balik kan tubuh nya mencari posisi yang nyaman.

__ADS_1


"Hahahaha"_Alexa tertawa melihat tingkat Lavender yang menurut nya lucu.


"Lavender hentikan, kamu jadi terlihat seperti ulat yang menggeliat. Dan itu membuat ku geli"_Charlotte.


"Ya sudah, kalau begitu jangan di lihat"_Ucap Lavender kesal.


"Terserah, lebih baik aku ke kamar saja"_Ucap Charlotte meninggal kan ruang tamu.


"Ck, dasar ngambekan!"_Teriak Lavender mengejek.


"Aku tidak peduli!"_Balas Charlotte ikut berteriak.


Alexa geleng-geleng kepala melihat tingkah kedua teman nya. Namun, ia sudah mulai terbiasa dengan suasana pertemanan yang tengah ia jalani.


...•~•~•~•~•~•~•~•...


Sore menjelang malam


Saat ini Alexa tengah berada di dalam kamar nya. Alexa membaringkan tubuh nya di atas kasur empuk. Ia memejamkan kedua kelopak mata nya.


"Hmmm, aku pikir saat aku menjadi Dewi Penguasa. Aku akan kehilangan jati diri ku sebagai Alexa"_Alexa.


"Ternyata tidak. Aku nyaman dengan diri ku yang sekarang. Tidak peduli sebagai Dewi Penguasa, atau sebagai Alexa. Aku tetap lah aku, dan tidak akan ada yang pernah berubah"_Alexa. Setelah itu Alexa tertidur. Hari ini adalah hari ter melelahkan.


...•~•~•~•~•~•~•~•...


Di salah satu rumah mewah. Di sebuah taman, terdapat dua anak kecil yang tengah bercanda ria. Bahkan mereka sesekali saling menjahili antar satu sama lain, dan itu terlihat sangat menggemaskan.


"Gyan kalau sudah besar nanti ingin menjadi seperti apa?"_


"Hmmm, aku ingin menjadi kuat!"_Seru anak kecil yang bernama Gyan.


"Ish, bukan itu maksud ku"_


"Hahahaha, aku hanya bercanda"_Gyan.


"Memang nya, kalau Elna sendiri ingin menjadi seperti apa"_Gyan.


"Aku ingin menjadi seorang dokter!"_Seru anak kecil yang bernama Elna.


"Kenapa dokter?"_Gyan.


"Agar dapat menyembuhkan seseorang yang sedang terkena penyakit!"_Ucap Elna bersemangat sembari membayang kan saat diri nya menjadi seorang dokter nanti.


"Wah hebat!"_Puji Gyan.


"Tentu saja! Elna gitu loh"_Ucap Elna bangga.

__ADS_1


"Hahahaha"_Lalu mereka tertawa bersama.



Nama lengkap, Elna Meyra Ammerson.


[Suara hati uthor bilek : Good Looking sejak dini]



Nama lengkap, Gyan Putra Yunanda.


[Suara hati uthor bilek : Bening bet. fiks gw brojol nya kecepetan 🌚]


Alexa hanya terus memandangi mereka dari kejauhan. Entah mengapa ia merasa 'Dejavu'. Namun ia segera menepis pikiran aneh nya itu.


Saat kedua anak kecil itu sedang bercanda ria. Elna, gadis mungil itu kini melihat Alexa dengan senyuman yang terus mengembang.


Elna membuka kedua sudut bibir nya, seperti membicarakan sesuatu. Namun, Alexa tidak dapat mendengar pasti apa yang di katakan oleh Elna karena jarak mereka yang cukup jauh. "Jaga dia baik-baik"_Hanya itu lah kata-kata yang dapat di dengar oleh Alexa.


"Argh"_Alexa mengerang kesakitan, saat merasa kepala nya berdenyut. Seperti ada suatu memori ingatan yang memaksa untuk masuk kedalam memori ingatan milik nya. Namun, tidak berhasil.


...•~•~•~•~•~•~•~•...


"Argh"_Alexa.


Alexa terbangun dari tidur nya. Ia mengatur napas nya yang memburu agar kembali normal. Setelah merasa cukup, ia mulai mengalihkan pandangan nya ke sekitar.


"Mimpi aneh lagi"_Batin nya, karena ia tidak sanggup untuk mengeluarkan satu kata pun.


"Tapi kali ini mimpi nya berbeda dengan mimpi-mimpi sebelum nya. Mengapa gadis kecil itu berkata seperti itu, siapa yang harus ku jaga"_Batin Alexa frustasi.


"Argh!"_Kesal nya.


"Ya tuhan. Mengapa hidup ku ini di penuhi dengan kebenaran yang aku sendiri tidak ketahui"_Ucap Alexa frustasi, ia merasa sedang di permainkan oleh takdir.


"Jangan bilang bahwa bocah barusan tadi itu adalah reinkarnasi ku di kehidupan sebelum-sebelumnya"_Batin Alexa. Tapi kemudian ia segera menepis pikiran konyol nya itu.


"Hahahaha, tidak mungkin semoga saja tidak"_Batin Alexa.


"Mungkin saja aku terlalu lelah"_Pikir Alexa.


Tok tok tok


[Suara ketukan pintu]


...•~•~•~•~•~•~•~•...

__ADS_1


__ADS_2