Perjalanan Seorang Alexa Alexzyander Galaxy

Perjalanan Seorang Alexa Alexzyander Galaxy
•°Resmi menjadi murid Moon Stars Academy III°•


__ADS_3

"Hai"_Sapa Aurely.


Suasana seketika menjadi sunyi. Tidak ada salah satu dari mereka yang berniat membalas sapaan Aurely. Alexa berniat membalas sapaan Aurely agar suasana sedikit mencair.


"Halo nona"_Sapa Alexa seraya tersenyum.


Aurely hanya memberikan senyuman kecil, walau sebenar nya ia terpaksa melakukan hal itu.


"Maaf sebelum nya apa anda berkenan untuk memper kenal kan diri pada saya"_Ucap Alexa sopan tidak bermaksud menyinggung.


"Ah iya maaf saya lupa memper kenal kan diri saya pada anda"_Aurely tersenyum kecut.


"Perkenal kan nama saya adalah, Aurely Cristy Frenzy. Anda dapat memanggil saya Nona Cristy atau Aurely"_Aurely


"Perkenal kan nama saya adalah, Alexa Alexzyander. Anda dapat memanggil saya Alexa"_Alexa.


"Senang berkenalan dengan anda"_Alexa.


Aurely hanya tersenyum, dalam batin ia memberikan sumpah serapah pada Alexa.


"Ck, ingin sekali rasa nya aku mencabik cabik wajah nya yang menyebalkan itu"_Batin Aurely.


Alexa dapat melihat jelas ada perasaan tidak suka pada diri Aurely kepada nya. Alexa yang awal nya biasa-biasa saja kini mulai merasa tidak nyaman dengan ke hadiran Aurely.


Lily akhir nya terpaksa membuka suara karena sudah merasa tidak tahan lagi dengan sikap Aurely yang selalu saja menghancurkan suasana.


"Nona Cristy. Ada kendala apa yang membuat kedatangagan anda kemari?"_Lily.


"Menjawab Putri Equestrian, kedatangagan saya kemari berniat untuk bergabung makan siang bersama dengan anda-anda sekalian"_Aurely.


Charlotte merasa geram, ia mengepalkan kedua tangan nya di bawah meja sehingga memperlihat kan urat nadi. Mengapa gadis yang bermarga Cristy ini selalu saja mengganggu waktu tenang yang ia miliki bersama teman-teman nya.


"apa-apan orang ini, menyebalkan sekali"_Batin Lavender kesal.


"Dasar tidak tau diri"_Batin Charlotte Violen.


"Mulai lagi"_Batin Lily.


"Ck merepotkan"_Batin Alexa.


Aurely yang merasa di acuhkan memberani kan diri, ia menarik kursi kosong yang tersisa lalu hendak duduk, namun di halangi oleh Charlotte.


"Apa yang kau lakukan?"_Ucap Charlotte dengan nada kesal.


"eh anu, saya ingin duduk dan makan bersama dengan anda sekalian"_Ucap Aurely canggung.


"Siapa yang mengizinkan anda untuk duduk dan makan bersama kami"_Ucap Charlotte dengan nada tidak suka.


" . . . "_Aurely.


Aurely terdiam, ia kebingungan ingin menjawab pertanyaan yang diberikan Charlotte.


"Ck, pergi!. Saya baru tau ternyata Nona Cristy memiliki hobi baru yaitu suka sekali merusak suasa, dan mengganggu waktu tenang seseorang"_Ucap Charlotte menyindir sikap Aurely.


Aurely sudah tidak tahan, ia berlari sembari menutupi wajah nya. Ia merasa sudah di permalukan oleh Charlotte.


"Ck ****** lihat saja apa yang bisa aku lakukan"_Batin Aurely sembari terus berlari pergi dari area kantin.


...•~•~•~•~•~•~•~•...


Triiiing Triiiing Triiiing


[Suara bel masuk]


Semua murid pergi berhamburan menuju kelas mereka masing-masing. Alexa dan yang lain nya bergegas menuju kelas agar tidak terlambat.


Semua murid telah duduk di tempat masing-masing mereka begitupun dengan Alexa dan yang lain nya.


Pintu kelas terbuka. Bu Airis memasuki kelas dengan membawa buku materi pelajaran menggunaka element sihir angin, agar mudah membawa nya.


"Murid-murid ku sekalian, pelajaran kita kali ini adalah melakukan duel antar kelas, tetapi sebelum itu ibu ingin kalian membaca buku yang sudah ibu siap kan"_Bu Airis.


Bu Airis membagikan buku pada masing-masing murid menggunakan element sihir angin.


"Walau kalian dapat menggunakan element sihir kalian dengan baik, tetapi tolong perhatikan di setiap kata-kata yang tertulis di dalam buku tersebut"_Bu Airis.


"Lawan duel kelas kita adalah kelas Pak Glend, dimana disana terdapat banyak sekali murid yang memiliki kekuatan element sihir di atas rata-rata"_Bu Airis.


"Tetapi memang nya kenapa? bukankah kita memiliki Alexa, aku yakin bahwa Alexa dapat melawan mereka semua"_Murid 1.


"Benar aku setuju dengan pendapat mu"_Murid 2.


"Semuanya tenanglah. Saya tau bahwa Alexa memiliki kekuatan element sihir di atas rata-rata, namun apa kalian sanggup membayang kan Alexa melawan lawan sendiri tanpa Ada nya suatu bantuan"_Bu Airis.


Mereka semua berfikir, memang Ada benar nya juga perkataan Bu Airis, walau Alexa memiliki kekuatan element sihir di atas rata-rata, tetapi lawan mereka kalia ini adalah satu kelas di mana satu kelas terdiri dari 50 orang.


"Saya ingin kalian melakukan kerja sama tim yang maksimal. Masing-masing tim memiliki peranan nya masing-masing"_Bu Airis.


"Tim inti terdiri dari Alexa, Charlotte, Violen, Lavender, dan Lily yang di pimpin oleh Alexa"_Bu Airis.


"Tim penyerang baris depan terdiri dari 10 orang yaitu . . . "_Bu Airis.


"Tim penyerang baris belakang terdiri dari 10 orang yaitu . . . "_Bu Airis.


"Tim pelindung yang terdiri dari 10 orang yaitu . . . "_Bu Airis.


"Tim penyerang jarak jauh yang terdiri dari 10 orang ya itu . . . "_Bu Airis.


"Tim Pelindung tim inti yang terdiri dari 5 orang yaitu . . . "_Bu Airis.


"Dari nama-nama yang saya sebutkan tadi adalah petunjuk posisi kalian dalam duel antar kelas. Baca lah buku dengan teliti. Saya beri waktu hingga 1 jam, kalian hanya perlu membaca apa saja tugas kalian dalam masing-masing posisi"_Bu Airis.


Mereka semua membaca dengan teliti, tidak Ada satu kata pun yang terlewat kan. Suasana kelas tampak sunyi tidak Ada suara sedikit pun, mereka semua tampak serius membaca.


Waktu berjalan dengan cepat tidak di sangka sudah 1 jam terlewat.


"Semuanya waktu sudah habis. Letakan buku kalian di atas meja"_Bu Airis.


"Kita akan melakukan duel antar kelas di arena pelatihan, hanya saja arena pelatihan kali ini lebih luas dari pada arena pelatihan sebelum nya"_Bu Airis.


"Saya berharap kalian melakukan yang terbaik, ingat dilarang berbuat curang. Apa kalian mengerti!"_Bu Airis.


"Mengerti!!!"_Ucap mereka serempak.


Semua murid meletakan buku mereka di atas meja, lalu bergegas menuju arena pelatihan.


...•~•~•~•~•~•~•~•...


Di arena pelatihan.


Semua murid kini sedang berada di area arena pelatihan. Mereka tampak saling pandang dengan perasaan yang bercampur aduk antara, semangat, dan gugup. Tetapi berbeda dengan Alexa dan Escal, mereka terlihat sama sekali tidak gugup. Escal hanya memasang wajah datar dan dinginnya, sedang kan Alexa memasang wajah santai nya, seolah biasa saja.


Pandangan kedua nya saling bertemu, Escal hanya menatap Alexa dingin seolah berkata "Kali ini Aku yang akan menang", sedangkan Alexa hanya memasang wajah santai seolah berkata "Coba saja kalau kau bisa". Kedua nya saling menatap sengit.


Alexa dapat merasakan ada suatu energi baru yang berada di dalam tubuh Escal, ia yakin bahwa Escal telah memperkuat energi sihir nya agar tidak dapat mudah terkuras.


"Semuanya sudah hadir di disini?"_Pak Glend.


"Sudah!!!"_Jawab mereka serempak.

__ADS_1


"Baik lah langsung saja kita mulai acara duel nya, tetapi sebelum itu saya ingin memberitau apa saja larangan yang harus kalian ingat sebelum duel di mulai"_Pak Glend.


"Larangan nya adalah, dilarang melakukan perbuatan curang, menggunakan element sihir kegelapan, dan juga saling membunuh. Ingat! kalian hanya perlu melumpuhkan lawan saja tidak perlu harus saling membunuh. Jika diantara salah satu dari kalian diketahui melakukan larangan yang terucap maka kalian akan di keluar kan dari arena beserta seluruh kelas nya"_Pak Glend.


"Mengerti!?"_Pak Glend.


"Mengerti!!!"_Ucap mereka serempak.


"Seluruh murid dapat menuju arena pelatihan, dan menempati posisi nya masing-masing"_Pak Glend.


Semua murid mengambil tempat kelas dan posisi mereka masing-masing.


...•~•~•~•~•~•~•~•...


Seluruh murid kini sudah berada di tempat kelas dan posisi nya masing-masing.


Posisi bagian tim inti berada di tengah-tengah antara posisi tim lain nya. Posisi tim pelindung tim inti berada di sekitar posisi tim inti. Posisi tim penyerang baris depan berada di bagian terdepan. Posisi tim penyerang baris belakang berada di bagian belakang posisi tim inti. Posisi tim penyerang jarak jauh berada di bagian belakang posisi tim penyerang baris belakang. Posisi tim pelindung berada di sekitar posisi tim inti yang berada di tengah-tengah, sehingga memper mudah untuk melindungi tim lain nya.


Tugas mereka adalah untuk melindungi tim inti dari serangan lawan, sedangkan tim lain nya menyerang lawan agar dapat menerobos dan mengalah kan tim inti lawan.


Nama panggilan kelas Bu Airis adalah Tim Alexa. Nama panggilan Kelas Pak Glend adalah Tim Escal.


"Duel antar kelas, di MULAI!!!"_


...•~•~•~•~•~•~•~•...


Keadaan Tim Alexa.


"°◇Pelindung Air◇°"_Tim pelindung 1.


Daerah Tim Alexa kini di kelilingi pelindung air yang menjulang tinggi.


"Lumayan"_Batin Alexa.


Alexa hanya melihat keadaan sekitar. Ia memasang wajah tenang, padalah posisi nya saat ini adalah incaran bagi para lawan. Alexa menyadari hal itu, namun apakah mereka mampu membuat Alexa bertekuk lutut?.


Keadaan Tim Escal.


"°◆Pelindung Api Merah◆°"_Tim pelindung 1.


Tim Alexa di buat terkejut, bagaimana tidak? Pelindung Api Merah adalah salah satu pelindung terkuat dan hanya bisa di hancurkan oleh Element sihir Air yaitu tahap Air Surgawi.


Sedangkan Alexa hanya memasang wajah tenang seolah itu bukan lah hal yang mengejutkan.


Keadaan Tim Escal


"Lihat itu padahal kita hanya memasang Pelindung Api Merah, tetapi mereka sudah di buat terkejut. Apa lagi jika mereka melihat serangan inti kita?"_Pangeran Derius.


"Hmmm, mungkin saja mereka akan tidak sadar kan diri"_Pangeran Gerald.


"Jangan terlalu meremehkan lawan"_Escal.


"Memang nya kenapa?"_Pangeran Gerald.


"Mereka tidak selemah yang kalian bayangkan"_Escal.


"Apa yang di katakan oleh escal ada benar nya. Coba kalian lihat kearah tim inti lawan, disana terdapat seorang gadis yang terlihat memasang wajah santai, padahal aku yakin bahwa dia menyadari kalau posisi nya saat ini sedang terancam"_Pangeran Leonel.


"Hmmm jika di perhatikan baik-baik, mengapa wajah nya terlihat tidak asing. Aku seperti pernah melihat wajah gadis itu"_Pangeran Lionel.


"Kalian tidak mengenali nya?"_Escal.


"Tidak, memang nya dia siapa?"_Pangeran Lionel.


"Nama nya adalah Alexa Alexzyander, atau biasa di panggil Alexa"_Escal.


"Alexa Alexzyander?, owh dia gadis yang berhasil mengalah kan mu pada saat duel di ujian tes masuk Academy"_Pangeran Lionel


"Aku jadi penasaran sehebat dan sedasyat apa sebenar nya kekuatan element sihir milik nya"" Pangeran Derius.


"Aku juga berfikir hal yang sama"_Pangeran Gerald.


"Sudah-sudah lebih baik kita fokus saja untuk duel antar kelas Kali ini"_Escal.


"Baik"_Ucap mereka bersamaan.


Keadaan Tim Alexa.


"Alexa bagaimana ini, Apa kau yakin kita dapat mengalah kan mereka semua?"_Lily.


"Kau tenang saja, mereka masih bisa kita tangani"_Alexa.


"Percayalah pada ku. Kita pasti dapat mengalah kan mereka semua dengan kerja sama tim yang kita miliki"_Ucap Alexa meyakinkan.


"Baik lah"_Lily.


"Lalu pertama-tama hal apa yang harus kita lakukan terlebih dahulu?"_Lavender.


"Menghancurkan Pelindung Api Merah"_Alexa.


"Tetapi setau ku yang dapat menghancurkan Pelindung Api Merah adalah menggunakan element sihir air yaitu tahap Air Surgawi"_Charlotte.


"Dan tidak ada salah satu pun dari tim kita yang dapat menggunakan element sihir tahap Air Surgawi"_Charlotte.


"Siapa bilang tidak ada? "_Alexa.


Mereka semua membelalakan mata sangking terkejut nya. Mengapa dalam diri Alexa ini selalu saja ada banyak hal yang mengejutkan.


"Alexa sebenar nya element sihir apa saja yang kau kuasai?"_Violen.


Mereka semua membenarkan perkataan Violen. Mereka sendiri juga penasaran dengan element sihir yang Alexa kuasai.


"Hmmm sebentar lagi kalian akan mengetahui nya"_Alexa.


"Lihat Dan perhatikan baik-baik"_Alexa.


Whoooosh.


dalam sekejap mata Alexa sudah berada di bagian terdepan membelakangi penyerang baris depan. Hal itu sontak membuat semua orang terkejut termasuk tim Escal yang saat ini sudah berkeringat dingin.


Alexa mengangkat tangan nya lalu membuka jari-jari telapak tangan nya.


"°◇Air Surgawi◇°"_Alexa.



CRACK CRAANG!!!


[Suara hancur nya Pelindung Api Merah]


Alexa hendak melanjut kan serangan nya, namun di halangi oleh Escal.


"Ck menjengkel kan"_Batin Alexa kesal.


"Tim penyerang baris depan MAJUUU!!!"_Alexa.


Terjadi lah pertarungan sengit antar tim. Tim Alexa menyerang menggunakan kekuatan penuh Tim Escal dapat menyeimbangi kekuatan Tim Alexa.


Alexa dan Escal bertarung dengan sengit. Kali ini Escal menggunakan element sihir air agar tidak terlalu menguras energi sihir milik nya.

__ADS_1


"°◇Air Phoenix◇°_Escal.


Alexa berhasil menghindari serangan Air Phoenix milik Escal.


"Elemen sihir air tahap Phoenix mu masih belum sempurna"_Alexa.


"Ck"_Escal berdecak kesal. Memang benar apa yang di katakan oleh Alexa, namun ia tidak ingin mendengar kata-kata itu dari dalam mulut Alexa.


Escal hendak menyerang, namun sasaran nya kali ini adalah tim penyerang baris depan Tim Alexa. Alexa yang menyadari hal itu tentu saja berusaha menangkis setiap serangan yang di berikan oleh Escal yang tertuju pada Tim nya, namun sial nya ada salah satu serangan Escal yang berhasil lolos dari jangkauan nya.


"Merepot kan"_Batin Alexa.


Whoooosh


Keadaan Tim Alexa.


"AAAAA"_Tim penyerang baris depan 1.


"MENGHINDAR"_Tim penyerang baris depan 2.


Whoooosh.


"~Bintang Aquarius~"_Alexa.



Munculah cahaya dari dalam tubuh Alexa membentuk sebuah rasi bintang lalu membentuk suatu vas tumpah.



Kekuatan mereka saling bertabrakan, sehingga menciptakan gelombak sihir yang kuat. Suwaktu waktu dapat menciptakan ledakan yang cukup besar.


"Ck"_Batin Alexa kesal.


Alexa mengangkat satu tangan nya lalu mengeluarkan element sihir angin milik nya dan menghempas kan gelombang sihir ke atas udara.


!!!BOOM!!!


Alexa berhasil mengangkat gelombang sihir ke atas udara. Tidak terdapat korban jiwa.


"Fyuuh, syukur lah"_Batin Alexa lega.


"A_Alexa Terimakasih"_Tim penyerang baris depan 1.


"Sama-sama, apa kau baik-baik saja?"_Alexa.


"A_aku baik-baik saja, hanya sedikit terkejut"_Tim penyerang baris depan 1.


"Syukur lah"_Alexa.


Alexa menatap Escal tajam seolah berkata "Dasar payah, kau tadi hampir saja membunuh nya", Escal menatap Alexa datar seolah berkata "Aku tidak peduli".


"mengapa lelaki ini sangat menyebalkan"_Batin Alexa kesal.


"Dia jauh lebih kuat dari dugaan ku"_Batin Escal.


Tim Alexa sudah mulai kewalahan. Mereka mudah lelah karena menggunakan kekuatan penuh agar dapat menyeimbangi tim Escal sehingga energi sihir cepar terkuras.


Alexa mengetahui hal tersebut, ia mempercepat gerakan nya.


"Membosan kan"_Batin Alexa.


"Hah, mari kita akhiri"_Batin Alexa menyeringgai.


Whoooosh


Alexa melesat keatas udara. Seketika semua orang beralih menatap kearah nya. Alexa menyalurkan energi sihir yang ia miliki kepada seluruh tim. Tim Alexa merasa kan ada suatu energi sihir asing yang masuk ke dalam tubuh mereka. Di rasa kondisi sudah aman dan memungkinkan, ia mengeluarkan element sihir milik nya.


"°◇Air Phoenix◇°"_Alexa.



Phoenix air milik Alexa melesat ke bawah menuju tim Escal. Tim Escal mencoba untuk tetap tenang dan mengeluarkan element sihir terbaik milik mereka untuk menghadang Phoenix air milik Alexa.


Akan tetapi Phoenix air milik Alexa adalah Phoenix air tahap sempurna sehingga sulit untuk di hadang bahkan mustahil untuk di hancurkan dengan kekuatan yang di miliki tim Escal.


Alexa yang melihat hal itu menyeringgai.


"Bye bye~"_Batin Alexa.


!!!DUAR!!!


Tim Escal terjatuh lemas bahkan ada beberapa dari mereka yang terjatuh tidak sadar kan diri, banyak dari mereka yang terluka.


Escal dan ke empat pangeran lain nya terduduk lemas dengan posisi kaki bagian kiri menyentuh permukaan dan kaki begian kanan tertekuk ke atas, sedangkan posisi tangan mereka menopang tubuh agar tidak terjatuh.


Mereka akui bahwa Alexa memang memiliki kekuatan dan potensi yang besar bahkan melebihi mereka.


Tim Alexa tidak merasakan apa yang tim Escal rasakan karena sebelum nya Alexa telah menyalurkan energi sihir yang ia miliki untuk memperkuat pertahanan mental maupun fisik. Namun, tetap saja ada beberapa orang yang terjatuh tidak sadar kan diri.


Bu Airis dan Pak Glend merasa bahwa Alexa memiliki potensi yang sangat teramat besar. Pak Glend merasa iri hati kepada Bu Airis karena memiliki anak didik yang sangat berpotensi.


"Kau lihat itu, anak didik ku memang sangat hebat"_Bu Airis menyombongkan kemampuan Alexa kepada Pak Glend dengan rasa bangga.


"Iya, iya aku tau itu"_Pak Glend menjawab dengan nada kesal kepada Bu Airis.


...•~•~•~•~•~•~•~•...


Pak Glend mengumum kan pemenang duel antar kelas.


"Pemenang duel antar kelas kali ini di menang kan oleh kelas Bu Airis yang di pimpin oleh Alexa!"_Pak Glend.


"WHOOOO!!!"_Tim Alexa.


Tim Alexa bersorak senang.


"Ada-ada saja"_Alexa menggeleng geleng kan kepala merasa geli sekaligus lucu melihat tingkah teman satu tim nya.


Ia melihat kearah tim Escal yang sudah terjatuh lemas bahkan ada beberapa orang yang terluka dan terjatuh pingsan. Ia tidak bermaksud melukai mereka.


Alexa berjalan menuju kearah tim Escal. Alexa menyalurkan energi sihir yang ia miliki untuk memulih kan keadaan mental dan fisik. Ada beberapa orang yang terbangun dari ketidak sadaran nya.


Sebagian orang yang terluka perlahan-lahan tidak lagi merasakan rasa sakit. Namun, luka nya tidak dapat di sembuhkan secara keseluruhan.


"Maaf, saya tidak bermaksud untuk melukai kalian"_Alexa.


Alexa meminta maaf dengan tulus.


"Tak apa"_Tim Escal 1.


"Saya justru malahan khawatir dengan keadaan arena pelatihan"_Tim Escal 1.


Jika di perhatikan, memang benar apa yang di katakan oleh tim Escal. Keadaan arena pelatihan nampak kacau, dinding retak bahkan sebagian sudah hancur, kursi penonton yang nampak memperihatin kan, lapangan sekitar yang sudah nampak hancur sebagian.


"Seperti nya kita harus memberes kan kekacauan ini"_Pak Glend.


" Seperti nya begitu"_Bu Airis.


"Hah~"_Helaan nafas Pak Glend dan Bu Airis secara bersamaan.

__ADS_1


...•~•~•~•~•~•~•~•~•...


__ADS_2