Perjalanan Waktu Sang Permaisuri

Perjalanan Waktu Sang Permaisuri
chapter 10


__ADS_3

"Bagaimana kamu bisa tahu jia li? Siapa yang memberitahukan mu akan hal itu" Tanya nyonya Qu


Lily menoleh ke arah nyonya Qu dan berkata"dia yang memberitahuku,semuanya, kehidupan dari ibu dan ayah ku, dan juga jhan si, saudari kami"


"Ayah, sekarang nyawa jhan si tengah dalam bahaya, aku ingin menyelamatkan nya, agar kami bertiga bisa membebaskan ibunda xiao ling fei, apakah aku bisa pergi?" Tanya lily


Mentri Qu menyeduh minuman nya dan berkata"kamu sedang sakit jia li, jika terjadi sesuatu dengan mu, bagaimana, jangan lah pergi biarkan aku menyuruh orang lain untuk menjemput jhan si"


"Ayah, aku baik-baik saja, apa ayah tak mau jika aku dan xia Mei bertemu dengan kaisar yuan tang wei, ayah kandung kami, kumohon ayah" Ucap lily


"Biarkan saja dia pergi mentri Qu, huang zi dan huang chang akan pergi bersama mereka, mereka kan baik-baik saja selama ada huang zi dan huang chang" Ucap kaisar huang


"Aku juga akan ikut, aku tak mau jika terjadi sesuatu kepada kalian" Ucap xiao zhang


Akhirnya mentri Qu setuju, besok mereka akan berangkat dengan menunggangi kuda, menuju kerajan bulan.


Malam pun tiba, lily akan beristirahat tapi xia Mei datang berkunjung, dengan raut wajah yang sulit di artikan, "ada apa xia Mei? " Tanya lily


"Apa benar jika kita bukan putri kandung mereka? " Tanya balik xia Mei


"Ya, kita putri dari Kerajaan bulan" Jawab lily


"Dari mana kamu tahu semua hal itu?" Tanya xia Mei

__ADS_1


"Dari sebuah cahaya, cahaya itu yang selama ini melindungi kita dari para iblis yang tengah mencari kita, dan sekarang sasaran utama mereka adalah jhan si, mereka mengira jika kita telah tiada bersama pelayan itu, hanya jhan si yang tersisa" Jelas lily


"Jhan si? Apa benar jika dia mirip dengan kita?lalu kenapa ayah tak mencari kita, kenapa kita di biarkan jauh dari nya, kenapa" Ucap xia Mei


"Xia Mei,pasti ada alasan kenapa ayah tak menghampiri kita, meskipun tahu atau pun tidak, aku yakin, ayah pasti sangat terpukul karena telah gagal melindungi istri nya, ayah pasti juga terpukul mengetahui ke 2 putrinya menghilang" Ucap lily


"Dia tak bisa melindungi 3 sekaligus, yuan sudah tahu jika kalian berada disini, dan baik-baik saja, disini kalian banyak yang meyayangi dan melindungi kalian" Sela wanita cahaya itu


Tiba-tiba saja dia datang, lily pun tak tahu keberadaan nya, "siapa kamu? Bagaimana kamu bisa masuk kemari? " Tanya xia Mei


"Aku sebuah cahaya, bisa masuk dari mana saja, " Jawab nya


"Aku tak akan ikut dengan kalian, bisa saja ini jebakan dari kalian untuk membunuh ku, " Ucap xia mei


Lily mengerutkan dahinya dan berkata, "baik, jika diri mu tak percaya dengan ku silahkan, aku akan pergi sendiri, aku tak butuh bantuan mu, aku bisa menyelamatkan jhan si sendiri"


Lily menutup pintu dengan sangat kasar, sampai mengeluarkan bunyi sangat kencang, hampir semua orang mendengar hal itu, yue jie yang kebetulan lewat di sana, langsung menghampiri kamar lily,


Dia melihat xia Mei tersungkur di tanah, tapi ia tak menghiraukan nya, ia langsung masuk untuk mengecek keadaan lily, "nona, kamu tak apa-apa kan? Aku tadi mendengar sesuatu dari sini, apa nona terluka? " Tanya yue jie dengan khawatir


Lily menoleh dengan tatapan mata yang masih di kuasai oleh amarah, lily mencoba menghilangkan amarah tersebut, dan mencoba berbicara baik-baik kepada yue jie.


"Tidak, aku baik-baik saja" Jawab lily

__ADS_1


"Syukur lah, apa nona butuh sesuatu? " Tanya yue jie


Lily mendapatkan satu ide, bagaimana dia bisa pergi sendiri tanpa ada orang yang tahu, lily mengambil tali, dan juga kain untuk mengikat tangan, kaki, dan untuk menutup mulut yue jie,


Lily juga berganti pakaian, lily menyekap mulut yue jie dengan kain lalu mengikat tangan dan kaki nya, yue jie sempat memberontak, tapi lily menyuruhnya untuk Diam,


Setelah itu lily juga mengantikan baju yue jie dengan bajunya tadi, dan membawa yue jie ke tempat tidur,seluruh tubuh nya tertutup dengan selimut, hanya kakinya yang terlihat sedikit, agar tali yang terikat di kaki yue jie tak terlihat.


"Tolong maafkan aku yue jie, aku harus pergi bagaimana pun caranya, aku tak mau siapapun ikut dengan ku, aku tidak lemah,"


Lily bergegas perg8 menuju pintu belakang, disana gelap, tak akanĀ  ada pengawal yang tahu jika dirinya yang keluar, lily berhasil keluar dari kediaman Qu, dan cahaya itu, cahaya yang melindunginya sejak kecil.


"Kamu tidak akan pergi sendiri lily, aku akan bersama mu, meski keberadaan ku tak terlihat, tapi setidaknya aku bisa melindungi" Ucap cahaya itu


"Terima kasih,tapi lebih baik kamu tetap bersama xia Mei, aku bisa pergi sendiri, dia sangat egois dan ceroboh,tetap lah bersama nya, berjanji lah, jika dirimu akan tetap bersamanya," Ucap lily


"Tidak, dia akan baik-baik saja, bahaya ada di hadapan mu, dan kamu juga tidak tahu dimana kerajaan bulan, harapan ku hanya ada pada diri mu, tekat mu, hati mu, kebaikan mu, sikap tegas mu, diri mu sangat lah mirip dengan jhan si dan juga permaisuri" Ucap cahaya itu


"Baiklah, kita jangan membuang waktu lagi, ayo kita pergi sekarang" Ucap lily


Lily berjalan sangat jauh, tanpa istrahat, lily takut jika mereka memaksa untuk pergi bersamanya, lily tiba di kerjaan bulan siang hari, lily melihat begitu banyak orang yang terluka, anak kecil yang menangis karena lapar, wanita yang di siksa, para gadis bahkan dijadikan pemuas hawa nafsu mereka.


Lily menutup wajahnya, berjalan menuju jalan belakang istana bulan yang diarahkan oleh cahaya itu, keadaan istana juga tak baik, lily melihat seorang pemuda yang agak tua dan ada wanita di sebelah nya,

__ADS_1


Lily mengenal wanita itu, dia lah yang membuat lily datang kemari, dia jhan si, dan laki-laki tua itu pasti kaisar yuan tang wei, ayah kandung nya, entah kenapa melihat mereka hati lily merasa lemah, dan mata nya berkaca-kaca,


Dan tak terasa air mata menetes membasahi pipi lily, padahal lily bukan siapa-siapa, orang asing, tapi raga nya miliki jia li, keluarga mereka, anak dari Kaisar yuan tang wei dan permaisuri yu ling fei.


__ADS_2