Perjalanan Waktu Sang Permaisuri

Perjalanan Waktu Sang Permaisuri
chapter 34


__ADS_3

Saat di dalam, mereka memulai pertarungan nya, hanya ada kaisar shang dan jiang gui, mereka terus menyerang satu sama lain, tak ada yang mau mengalah,


"Kau ingat shang, janji kita, jika kau mati di tangan ku, aku juga akan ikut mati bersama mu,aku masih menganggap mu sebagai sahabat ku, dan rasa sayang ku masih tetap sama, rasa sayang kepada seorang kakak laki-laki" Ucap jiang gui di sela-sela pertarungan nya


"Itu sebabnya, kau memilih dirimu sendiri yang membunuh ku, kau tak ingin zijian mati kan, andai saja zijian tidak pernah hadir di kehidupan mu, kau pasti bisa menerima ku" Ucap kaisar shang


"Aku sudah menerima mu shang, sebagian seorang sahabat, dan kakak laki-laki ku" Ucap jiang gui


"Aku ingin lebih dari itu" Ucap kaisar shang


"Baik, lebih baik kita mati saja, dari pada terus bermusuhan" Ucap jiang gui


Kaisar shang menghentikan pertarungan,dan berkata "jika begitu, bunuh aku" Kaisar shang mengarahkan pedang yang di bawa jiang gui ke arah jantung nya,


Dan seketika ia terjatuh, dengan datar yang mengalir dari dadanya, saat itu juga semua orang yang telah menunggu diluar bisa masuk dan membasmi para iblis itu,


"Gui, kau tak apa-apa kan? " Tanya kaisar zijian


"Dada nu berdarah gui" Ucap yu ra


Jiang gui tersungkur dengan tangan memegangi dadanya, "kau membohongi kami" Ucap ibunda dewi


"Ibunda, janji tetap lah janji, meski ia telah berubah, tapi janji itu tetap sama" Ucap jiang gui


"Seharusnya kau mendengarkan kata-kata ku" Ucap ibunda dewi


"Dengan mengorbankan zijian ibunda? Itu tidak mungkin" Ucap jiang gui


"Ibunda tahu, kau sangat mencintai nya, tapi didalam cinta harus ada pengorbanan" Ucap ibunda dewi


"Aku yang berkorban dalam cinta itu, biarkan saja ibunda, aku sudah lelah dengan semua ini," Ucap jiang gui


"Tidak, kau harus bertahan, aku akan membawa mu ke tabib" Ucap kaisar zijian


"Semua sudah berakhir, aku sudah lelah, aku ingin tidur" Ucap jiang gui

__ADS_1


Jiang gui menutup matanya, kebaikan bisa mengalahkan kejahatan, akhir dari kehidupan jiang gui, dewi alam yang berkorban demi cinta nya, harus terpisah lagi, untuk selamanya.


"Terkadang aku merindukan gui, aku rindu saat dimana ia selalu berbicara pada ku, menceritakan semuanya, hanya kepada ku" Ucap lily


"Aku juga merindukan nya, aku hanya memiliki sedikit waktu bersama nya" Ucap pangeran yu zha


"Semuanya berlalu dengan begitu cepat" Ucap lily


"Jangan terlalu memikirkan hal itu, kau sedang mengandung" Ucap pangeran yu zha


Setelah kematian jiang gui, semua orang seolah-olah menutupi hal itu, dan merahasiakan dari semua orang dan dunia.


Setelah kematian jiang gui, mayat nya di bawa pergi oleh Kaisar zijian ke istana nya, dan disaat itu juga, kerajaan tang timur menjadi tertutup, semua menjadi kacau disana.


"Kenapa kau pergi dari ku lagi? Bukan kah kamu sudah janji, jika di kehidupan kedua mu ini, akan selamanya bersama ku" Ucap kaisar zijian didepan mayat jiang gui,


Tak lama kemudian mayat jiang gui memancarkan sinar yang sangat terang, jiwa jiang gui keluar dari tubuh nya, ia melayang di sebelah tubuhnya yang telah terbujur kaku,


"Maaf zijian, aku tidak bisa menepati janji ku, " Ucap roh jiang gui


"Ya, dan sekarang aku harus pergi zijian, lanjutkan lah hidup mu, semoga kau bahagia" Ucap roh jiang gui


Setelah itu, roh jiang gui menghilang, menyisakan duka bagi kaisar zijian dan yang lainnya, "ia harus segera di makamkan kaisar" Ucap feng


"Tidak ada yang boleh menyentuh nya, aku tidak mengizinkan kalian untuk menyentuh ny" Tegas kaisar zijian


"Tapi.. " Perkataan feng terpotong oleh bentakan kaisar zijian "pergi.. Jangan sentuh dia"


Feng pun pergi, ia pergi untuk menghadap kepada ibunda dewi, dan memberitahukan semuanya, ibunda dewi pun langsung turun tangan dan pergi ke istana tang timur,


"Jangan terlalu egois zijian, biarkan dia beristirahat dengan tenang" Ucap ibunda dewi


Kaisar zijian tak menghiraukan perkataan ibunda dewi dan terus menangis di samping mayat jiang gui, "ini semua sudah takdir zijian" Sambung ibunda dewi


"Jika saja, aku yang pergi untuk membunuh nya, mungkin saja dia masih hidup sampai sekarang" Ucap kaisar zijian menyesal

__ADS_1


"Dia tidak mau jika kau mati, di lebih memilih dirinya yang mati, dibandingkan dirimu" Ucap ibunda dewi


"Apa maksud dari perkataan mu itu? " Tanya kaisar zijian


"Siapapun yang ingin membunuh shang, akan ikut mati, " Jawab ibunda dewi


"Tapi bukannya dewi alam terikat oleh janji ibunda dewi? " Tanya yu ra


"Dia memang terikat oleh janji, tapi selain itu, kebenaran tentang siapapun yang membunuh shang, dia juga akan ikut mati" Jelas ibunda dewi


"Dia sangat mencintai mu zijian, dia ingin melindungi mu, sampai akhir dari kehidupan nya" Ucap ibunda dewi


"Ya, dia selalu melindungi ku, tapi aku selalu membuat nya dalam bahaya" Ucap kaisar zijian


"Feng, yi, yu ra, bawa jasad dewi alam, makamkan dia" Perintah ibunda dewi


Mereka pun melaksanakan apa yang di perintahkan oleh ibunda dewi, mereka membawa mayat jiang gui kembali ke bukit para dewi, memakamkannya di pemakaman para dewi di istana tian hua,


"Kali ini, dia tidak akan terlahir kembali di sini, jika kau ingin bersatu dengannya, kau harus ikut mati, " Ucap ibunda dewi


"Apa kamu yakin, aku bisa bertemu dia kembali, jika aku mati? " Tanya kaisar zijian


"Iya, dia akan terlahir kembali di masa mendatang, kau harus mengikuti nya jika kau benar-benar ingin bersatu dengannya lagi" Jawab ibunda dewi


Setelah itu ibunda dewi kembali ke istana tian hua, dan menutup rapat pintu keluar dari bukit para dewi, ibunda dewi tak mau semuanya yang terjadi pada jiang gui terulang kembali,


Kaisar zijian memikirkan semuanya dengan benar-benar, dan pertimbangan yang matang, kaisar zijian selalu berpikir, untuk apa dia hidup disini dengan semuanya yang ia punya, tapi ia tak bisa memiliki orang yang ia cintai,


Akhirnya kaisar zijian benar-benar memilih untuk mengakhiri hidup nya, sebelum ia pergi, ia menyerahkan kekuasaan nya, kerajaan nya, dan tahtanya kepada adiknya.


ia juga datang berkunjung ke istana long, ia juga bilang jika makan jiang gui berada di istana tian hua, yang sekarang tak bisa mereka jamah lagi,


Lily juga telah melahirkan seorang anak perempuan yang sangat cantik, lily memberikan nya nama jiao fei, nama yang pernah di gunakan jiang gui kalau itu,


Dan untuk putra mahkota, ia juga akan segera menikah lagi, dengan jhan si, putri dari kerajaan bulan, kehidupan kaisar long dan permaisuri wen juga baik-baik saja,

__ADS_1


Tapi tidak untuk selir qian, ia mulai sakit-sakitan setelah mendengar jika, jiang gui telah tiada, permaisuri wen juga hampir jatuh sakit setelah mendengar itu, tapi ia mencoba mengikhlaskan jiang gui.


__ADS_2