Perjalanan Waktu Sang Permaisuri

Perjalanan Waktu Sang Permaisuri
chapter 46


__ADS_3

Ia membuka pintu rumah Lee won yi, dan melihat nya sedang duduk melamun di ruang tamu, ji yu fei memberanikan dirinya untuk mendekat ke arah Lee won yi,


"Maaf" Ucap ji yu fei


"Dari mana saja kau? Kenapa kau tak menjawab pertanyaan ku saat di telfon? Dan kenapa kau baru pulang? " Tanya Lee won yi


Ji yu fei hanya bisa diam dan tertunduk, "kemana saja kau tadi? " Bentak Lee won yi


"Apa kau tidak tahu, jika aku sangat mengkhawatirkan mu, dan kenapa juga kau melanggar janji mu, apa bagi mu, aku tak penting ha? Kau selalu saja meninggal ku sendiri, kau selalu saja membuat ku khawatir" Marah Lee won yi


"Maafkan aku, aku tidak bermaksud melanggar janji ku" Ucap ji yu fei


"Jawab pertanyaan ku tadi, "


"A Aku, aku dari makam ibu, lalu pergi kerumah jingyi, " Ucap ji yu fei gugup,


"Lalu kenapa kau baru pulang?" Nada bicara Lee won yi mulai menurun,


"Maaf, setelah dari rumah jingyi, aku pergi ke rumah ibu, dan tak sengaja ketiduran" Jawab ji yu fei


"Kau habis menangis? "Tanya Lee won yi


" Tidak"jawab ji yu fei,


"Bohong, apa yang kau bawa itu" Lee won yi mengambil secara paksa dan melihat isi album milik jingyi,


"Tenyata kalian sangat dekat,"


Ji yu fei mengambil kembali buku album itu dari Lee won yi, dengan paksa, "bagaimana keadaan jingyi? " Tanya Lee won yi


"Dia baik, dia juga sudah tak merasa kan sakit lagi, dia sudah bahagia disana"Jawab ji yu fei


"Apa maksud mu? " Tanya Lee won yi


"Dia sudah meninggal dunia, " Jawab lee won yi


"Aku turut berdukacita, " Ucap Lee won yi


"Dan, ini terakhir kalinya kamu mengingkari janji mu, aku mau setelah ini, kau selalu menepati Kata-kata mu" Sambung Lee won yi


Ji yu fei hanya mengangguk tanda mengerti, "kau sudah makan? " Tanya Lee won y


Ji yu fei hanya menggelengkan kepalanya,


"Makanlah dulu, setelah itu bersihkan diri mu" Lee won yi hendak meninggalkan ruang tamu,

__ADS_1


Tapi di cegah ji yu fei, "kau juga belum makan kan, mari makan bersama" Ajak ji yu fei


"Tidak, aku sudah makan tadi" Ucap Lee won yi


Ji yu fei malah meninggalkan Lee won yi, pergi menuju kamarnya, "mau kemana? " Tanya lee won yi


"Mandi, setelah itu baru aku akan makan" Ji yu fei melanjutkan jalannya, masuk kedalam kamar, dan langsung membersihkan dirinya, lalu ia turun kembali,


Dan ternyata Lee won yi masih disana, ji yu fei menghampiri meja makan, ternyata makannya di meja itu belum tersentuh sama sekali,


Ia mengambil sepiring makanan dan membawanya ke arah Lee won yi, "aku tahu jika kau berbohong, jika kau tak mau kan sendiri, makan lah bersama ku, berbagi makanacn sangat lah menyenangkan"


Ji yu fei menyuapi Lee won yi dan sebaliknya, setelah selesai makan, mereka pun pergi beristirahat, merek masuk kedalam kamar,


Dan tak lupa, ia mengunci kamarnya dan mematikan lampunya, ji yu fei ingin segera tidur, karena besok ia harus mengurus pemakaman jingyi,


Ji yu fei menjatuhkan dirinya di tempat tidur, dan ingin segera memejamkan matanya, tapi ia melihat Lee won yi duduk di kegelapan,


"Kau tak tidur? " Tanya ji yu fei


"Aku ingin memberi mu hukuman" Ucap Lee won yi


"selarut ini?"tanya ji yu fei


"Hukuman macam apa? " Tanya ji yu fei bingung


"Kau pasti akan menyukainya, kita mulai" Ucap Lee won yi


Lee won yi menghampiri ji yu fei, dan menjatuhkan dirinya di atas ji yu fei, sontak ji yu fei menyingkir tapi malah di tarik ke arahnya.


Ke esokan paginya,


Ji yu fei telah besiap dan sangat rapi, ia harus mengurus pemakaman jingyi, karena tak ada lagi yang perduli padanya,


Sebelum ia pergi, ia menghampiri Lee won yi yang masih tertidur, ia duduk di sebelah nya, dan mencoba membangunkan nya,


"Won yi" Ucap ji yu fei dengan menggoyang kan tubuh nya perlahan,


Tapi tak ada respon dari nya, lalu ia mencoba menepuk pipinya dengan perlahan, tapi tetap juga tak berhasil, akhirnya ia memutuskan untuk membiarkan dia tetap tidur,


Tapi saat ia akan beranjak pergi,tangan nya di gengan erat oleh Lee won yi, ia bangun dari tidur nya, dengan mata yang belum sepenuhnya terbuka,


Ia berkata"mau pergi tanpa diri ku lagi? "


"Tidak, jika kau masih mengantuk, lebih baik kau tidur saja lagi, aku akan segera pulang nanti, jika pemakaman jingyi sudah selesai" Ucap ji yu fei

__ADS_1


"Tidak, jika kau pergi sendirian, bisa-bisa kau bertemu dengan pria lain, aku tidak suka" Ucap Lee won yi


Ia bangkit dari tidurnya, dan menuju kamar mandi, "tunggu aku, aku tak akan lama" Ucapnya


Ji yu fei mengikutinya sampai ke kamar mandi, ia mengutip Lee won yi yang akan mandi, bukan mandi, tapi ia malah tidur kembali di dalam bak mandi,


Karena ia tak mungkin menunggunya sampai bangun, ia pun memutuskan untuk mengambil kunci, dan mengunci pintu kamar mandinya,


Dan pergi secara diam-diam, kali ini keberuntungan sedang berpihak padanya, saat ia kembali setelah menyelesaikan pemakaman,


Ia kembali membuka pintu kamar mandi, dan melihat kedalam, ternyata Lee won yi masih tertidur di dalam sana, ia juga mengembalikan kunci pada tempatnya,


Ji yu fei berjalan keluar kamar, dan duduk di taman, dia memainkan ponselnya dengan begitu serius, Sesekali ia tertawa dan tersenyum melihat ponselnya itu,


Tanpa ia sadari, ternyata Lee won yi sudah berada di belakang nya, ia melihat jika ji yu fei tengah mengirim pesan kepada seseorang, dengan senyum-senyum sendiri,


"Apa yang kau lakukan" Ucap Lee won yi, sedikit dengan nada tinggi


Ji yu fei reflek menoleh kebelakang dan melihat Lee won yi yang tengah berdiri di belakangnya, ia melihat ekpresi Lee won yi yang begitu tidak suka dengan apa yang ia lakukan,


Ia dengan senang hati memberikan ponselnya kepada Lee won yi, dengan senyum yang terus mengembangkan di wajahnya, "dia dokter yang memeriksa ku tadi, tenang saja dia seorang perempuan" Ucap ji yu fei


"Kau sakit? " Ekpresi Lee won yi berubah seketika, saat mendengar jika ji yu fei habis dari dokter,


"Tidak juga" Jawab ji yu fei santai


"Lalu, kenapa kau ke rumah sakit? " Tanya Lee won yi curiga,


"Sepertinya setelah ini, aku akan membagi cinta, kasih sayang, dan juga perhatian ku" Ucap ji yu fei


"Kenapa? Pada siapa? Diri mu adalah milik ku seutuhnya, kau tak bisa membagi cinta, kasih sayang, dan juga perhatian mu kepada orang lain, jika itu sampai terjadi, aku akan menghilangkan orang itu"


"Kau akan menghilangkan orang itu dari dunia ini? " Tanya ji yu fei


"Ya, aku tidak akan rela, jika aku harus berbagi diri mu" Ketus Lee won yi


"Benarkah, kau akan menghilangkan apa yang selama ini kau inginkan, kau akan menghilangkan mereka berdua? Kekamar sekali"


"Apa maksudmu? " Tanya Lee won yi bingung


"Kenapa kau tidak cari tahu saja sendiri, kau suka melakukan hal itu bukan" Ji yu fei pergi dari sana, masuk kedalam rumah,


Ji yu fei kembali ke kamarnya, ia ingin beristirahat, setelah mengurus pemakaman jingyi sendiri, dirinya begitu lelah, tapi pada saat akan memejamkan matanya,


Pintu kamarnya terbuka, dan menampilkan Lee won yi dengan raut wajah yang begitu sulit diekspresikan.

__ADS_1


__ADS_2