Perjalanan Waktu Sang Permaisuri

Perjalanan Waktu Sang Permaisuri
chapter 24


__ADS_3

Kaisar zijian berjalan menuju kedua orang itu,yang mana salah satu nya Jiang gui,dengan langkah cepat,menarik tangan orang bertudung itu dan membuka paksa tudung itu,


Dan benar saja,setelah pergi selama 10 tahun akhirnya ia kembali lagi,"sudah ku bilang,hati-hati lily,kenapa diri mu sangat ceroboh"ketus Jiang gui


"Maafkan aku,aku tak ingin kamu pergi lagi,sudah cukup penderitaan ini,aku tak tega melihat ibunda permaisuri dan ibu Qian"ucap lily dengan menunduk kan kepalanya,


Suasana seketika menjadi henig,Jiang gui terdiam karena kesal kepada lily,kaisar zijian dengan rasa tak percayanya,dan lily dengan rasa bersalahnya.


Terdengar suara langkah kaki kuda yang sangat banya dari arah pintu gerbang utama,itu membuat Jiang gui menjadi gugup,ia takut jika akan ada orang lain lagi yang tahu jika dia berada disini.


Jiang gui melepaskan tangan kaisar zijian,dan bergegas pergi dariĀ  sana,tak lupa ia juga memakai tudung nya kembali,tapi usah nya untuk keluar dari sana di gagalkan oleh kaisar zijian,


Ia menarik Jiang gui dan berlari menuju gerbang belakang,kaisar zijian terus menarik tangan nya,berkali-kali Jiang gui mencoba melepaskan tangan kaisar zijian,tapi setiap kali ia mencoba melepaskan tangan nya,


Genggam,an nya semakin kuat.ah,ternyata kaisar zijian membawa pergi Jiang gui menuju sebuah kediaman,ditengah hutan.


"Kita akan aman disini,tak ada yang tahu tempat ini,selain keluarga kerajaan tang timur"ucap kaisar zijian


"Tidak zijian,kau seorang kaisar,kerajaan mu dan rakyat mu membutuhkan dirimu"ucap Jiang gui


"Jika saja kerajaan ku bisa ku tukar dengan hidup bersama mu selamanya,pasti akan ku lakukan gui,"ucap kaisar zijian


"Baik,tetap lah disini,biarkan aku saja yang menjauh dari mu"saat Jiang gui hendak pergi meninggalkan nya,


Kaisar zijian menariknya dan memeluknya,"10 tahun kau pergi,dan hari ini aku bisa melihat mu lagi,aku tak akan membiarkan mu pergi lagi,aku akan melawan siapapun yang ingin melukai mu"


*****


"Lily,?kenapa kamu menangis?"tanya pangeran yu zha yang baru saja pulang dari medan perang dengan membawa ke menang,


Lily mengusap air matanya dengan kasar dan berkata,"aku baik-baik saja,apa ada luka di dirimu?aku akan mengobatinya"ucap lily


"Ada,tapi sepertinya diri mu tak bisa mengobatinya"ucap pangeran yu zha


"Ha?sebelah mana yang terluka?"ucap lily panik

__ADS_1


Pangeran yu zha mengambil salah satu tangan lily dan meletakkan nya di dada pangeran yu zha,"hati ku terluka ketika melihat mu menangis,"ucap pangeran yu zha


Mendengar itu,lily memeluk pangeran yu zha,dan menangis didalam pelukan nya.


"Xiji,ayah saran kan kamu jangan terlalu acuh kepada istri mu,kalian pengantin baru,"ucap kaisar long


"Biarlah ayah,aku pernah begitu menyangi seseorang,tapi karena hal itu aku kehilangan nya,aku tak mau kehilangan lagi"


Xiji pergi meninggalkan ayahnya,karena kepergian gui membuat nya sepeti itu.


Kaisar long berjalan menuju kediamannya,dan betapa terkejutnya saat melihat permaisuri wen telah kembali seperti sedia kala.


****


"Dia begitu baik,aku tak bisa membahayakan diri nya,aku harus bisa pergi dari sini" batin Jiang gui


Saat memasuk kedalam kediaman,jiang gui melihat-lihat apakah ada jalan keluar selain pintu utama,tapi nihil,hanya ada satu jalan masuk,


"Apa kau lapar gui?"tanya kaisar zijian


Kaisar zijian terdiam sebentar dan menjawab"tidak juga,tapi aku bisa mencari disekitar sini,bisa juga menyuruh HO untuk mengantarkan makanan"


"Memang apa yang bisa kamu dapat jika mencari disekitar sini?"tanya Jiang gui lagi


"Ikan,kelinci liar,rusa,dan masih banyak lagi"jawab kaisar zijian


"Ikan!ada sungai disekitar sini?"tanya Jiang gui dengan antusias


"Ada,tidak jauh dari sini"


Mendengar hal itu Jiang gui menarik tangan kaisar zijian,dan mengajak nya untuk menunjuk kan sungai itu,saat tiba disana,raut wajah Jiang gui begitu senang,


"Sejak kecil,aku tak pernah boleh bermain-main didekat sungai atau pun danau,bahkan aku tak boleh keluar istana,"


"Aku pikir setelah dewasa nanti,aku akan terbebas dari penjara emas itu,tapi aku malah semakin di larang"sambung Jiang gui

__ADS_1


"Itu semua demi kebaikan mu bukan"ucap kaisar zijian


"Kebaikan apanya,mereka itu terlalu egois,"ketus Jiang gui


"Kata mu kau akan menangkap ikan bukan,pergilah,aku akan menunggu mu disini,"Jiang gui duduk bersandar di pohon besar,


Dia juga tak bisa untuk membantunya,hanya bisa melihat saja.


Saat kaisar zijian benar-benar asik menangkap ikan,Jiang gui berdiri dan melihat sekali lagi ke arah kaisar zijian,"maaf zijian,bukan maksud ku menipu mu,tapi aku harus pergi,"


Jiang gui pergi meninggalkan tempat itu,dan terus berlari menjauh,sesekali ia beristirahat di pohon,jika dirasa sudah cukup ia kembali berlari lagi,


Tempat nya berdiri sekarang berdekatan dengan kerajaan long,dia tak boleh berada disana terlalu lama,takutnya jika mata-mata kaisar Shang tahu jika dirinya berada disekitar sana.


"Huh,aku lelah harus berlari terus,tapi jika aku berhenti terlalu lama,mungkin saja,zijian itu akan bisa menangkap ku lagi nanti"ucap Jiang gui


Saat hendak melanjutkan perjalanan nya,tiba-tiba saja ada seseorang di hadapan nya,Jiang gui melihat dari ujung kaki sampai ujung kepala,betapa terkejutnya dia.


"Ha,zijian,bagaimana kau bisa disini?"tanya Jiang gui terkejut


Pertanyaan nya tak di jawab,malah ia menyeret Jiang gui menuju kembali ke kediamannya,ia langsung membawa masuk kedalam dan mengunci rapat pintu keluar,


"Jangan berpikir untuk pergi lagi,kumohon tetaplah disisi ku"ucap kaisar zijian


"Zijian,aku tak bisa membahayakan diri mu,biarkan aku pergi"ucap Jiang gui


"Biarkan lah,kau juga pernah membahayakan diri mu demi aku bukan"ucap kaisar zijian,


"tidal,ini semua tidak benar,kumohon,lepaskan,bairkan aku pergi"ucap jiang gui


"ini semua sudah benar,aku harus melindungi mu,dan itu benar"tegas kaisar zijian


jiang gui hanya bisa diam mendengar hal itu,kaisar zijian tiba-tiba saja memeluk diri nya,dengan begitu erat,"jangan pergi lagi,aku mohon"bisik kaisar zijian


jiang gui berusah melepaskan pelukan itu,tapi usahanya gagal,tenaganya terlalu kecil,jika melawan kaisar zijian tentu saja kalah,jiang gui hanya bisa diam tanpa berkata-kata lagi,ia seperti patung di dalam pelukan kaisar zijian.

__ADS_1


__ADS_2