
"Kenapa kau datang kemari? " Tanya kaisar zijian
Yu ra memutar malas bola matanya dan menjawab"ibunda dewi, menyuruh ku, untuk membawa kembali jiang gui, ini sudah saatnya dia kembali, karena dia sudah mengingat semuanya"
"Ibunda dewi, apa suara-suara itu? " Jiang gui melirik ke arah yu ra, dan yu ra menganggukan kepalanya.
"Apa? Suara apa? " Tanya kaisar zijian bingung
"Dia tidak boleh kembali, besok adalah hari pernikahan ku dan dia, kau tidak boleh membawanya" Sambung kaisar zijian
Jiang gui dan yu ra saling berpandangan, dan bertukar pikiran melalui pandangan itu, yang mana hanya bisa di lakukan oleh para dewi atau dewe.
"Kalian tetap lah disini, saling berbaikan lah jika bisa" Jiang gui berjalan keluar kamar, dan menutup kembali pintu kamarnya.
Ia menghampiri Mei lin yang tengah berjalan menuju kamarnya, "kakak ipar sedang mencari ku bukan? " Tanya jiang gui
Mei lin hanya terdiam, dan mengamati jiang gui dari atas sampai bawah, "aku orang yang mau kau bunuh, aku putri long jiang gui, adik kesayangan putra mahkota, pangeran long sini" Jelas jiang gui
"Benarkah!" Seru meri lin
"Ya, apa kakak ipar mau membunuh ku sekarang? Tahta kerajaan long atau cinta kakak ku? " Tanya jiang gui
"Apa maksudmu, aku tidak pernah memiliki niatan untuk membunuh siapapun" Tegas Mei lin
"Sungguh kakak ipar yang lugu, ah, bukan, licik lebih tepatnya, hahahah" Ucap jiang gui
"Kakak ipar, kau tidak tahu siapa aku, jangan coba-coba untuk membohongi ku, aku tahu semuanya, jika aku bilang itu semua kepada kakak ku, dia pasti akan lebih percaya kepada ku, dari pada kamu, wanita asing yang masuk sebagai permaisuri putra mahkota" Ucap sinis jiang gui
Mei lin mengeluarkan sebuah belati kecil dari dalam gaunnya dan menodongkan ke arah jiang gui.
"MEI LIN! APA YANG KAU LAKUKAN! " Bentak putra mahkota dari belakang Mei lin
Mei lin menoleh dan sangat terkejut melihat keberadaan putra mahkota tepat di belakangnya, "se,,, sejak kapan ka,, kau berada di sana? " Tanya mei lin terbata-bata
"Apa ini sungguh, kau berada tepat di hadapan ku? " Tanya putra mahkota
"Kakak, aku hanya menghilang selama 10 tahun, dan kakak sudah tidak mengenali ku lagi? "Tanya jiang gui
" Dan kau, kau wanita sialan, kau ingin membunuh adik ku, akan ku pastikan kau dipenjara seumur hidup mu"tegas putra mahkota
"Sudahlah kakak, kakak ipar tadi hanya bercanda, dia tidak sungguhan, benar kan kakak ipar? " Ucap jiang gui dengan tersenyum
__ADS_1
"Benar seperti itu Mei lin? " Tanya putra mahkota
"Iy... Iya" Ucap Mei lin
"Baiklah,kembali lah ke kamar, aku ingin bicara empat mata dengan mu" Ucap putra mahkota
Mei lin pun pergi dari sana dan hanya ada putra mahkota dan jiang gui, setelah kepergian Mei lin, wajah putra mahkota berubah menjadi wajah yu ra,
"Kurang ganas, " Ucap yu ra
"Entar malah pingsan, hahaha" Ucap jiang gui dengan tertawa terbahak-bahak
"Besok-besok lagi ya, jangan lupa, ajak aku" Ucap yu ra dengan menunjukan giginya
"Oh, iya, tolong bujuk ibunda dewi dong, biar aku bisa tetap disini, ya, setidaknya, sampai perang antara zijian dan shang berakhir" Ucap jiang gui
"Sebelum aku pergi kemari, ibunda dewi memberi mu 2 pilihan, ikut kembali dengan ku besok, atau mati di sini setelah perang itu berakhir, "
"Jika kamu kembali, tidak ada jalan menuju bumi lagi, dan jika kamu memilih disini, tidak ada kata reinkarnasi lagi, tapi kamu akan tetap terlahir kembali, tapi di dunia modren, dan kemungkinan besar, saat pertarungan itu berakhir, shang juga akan terlahir kembali di masa modren itu" Sambung yu ra
"Baik, tak masalah, jika aku harus bertemu kembali dengan shang, di kehidupan ku nanti" Ucap jiang gui pasrah
"Apa jiwa iblisnya saat itu sudah hilang? " Tanya jiang gui
"Tidak, dia sudah memperdalan ilmu Hitam, akan sulit untuk di hilangkan, semuanya akan terluang kembali" Jawab yu ra
"Lalu, untuk menghentikan semua itu aku harus bagimana? " Tanya jiang gui
"Dua pilihan lagi" Ucap yu ra
"Apa? " Tanya jiang gui
"Kembali bersama ku sekarang, dan jang pernah berpikir untuk kembali kemari, atau setelah perang itu, kau dan zijian saling mengakhiri hidup kalian, itu juga salah satu cara untuk mu, bersatu selama nya bersama zijian nanti" Jelas yu ra
"Kau gila, dia seorang kaisar, rakyat nya membutuhkan dirinya, " Ucap jiang gui
"Kalo begitu, ikut aku kembali sekarang, dan semua itu tidak akan pernah terjadi" Ucap yu ra
Tiba-tiba saja kaisar zijian keluar dari kamar jiang gui, ah, selalu tiba-tiba saja, hehe.
Kaisar zijian menarik jiang gui ke arah nya, dan berkata"semuanya akan baik-baik saja, dia tidak akan kembali atau pun mati, "
__ADS_1
Begitulah ke egoisan seorang kaisar,seorang kaisar selalu ingin memiliki semuanya yang ia sukai, seorang kaisar tak pernah mau ada kata kehilangan, atau pun di tinggalkan.
" aku tak ingin semua ini terulang kembali nanti" Ucap lirih jiang gui
" Kau tidak percaya kepada ku, baiklah, pergi sekarang juga, jangan pernah kembali kemari lagi"tegas kaisar zijian
Kaisar zijian pun pergi meninggalkan mereka berdua, "bukan seperti itu zijian"ucap jiang gui
" Sudahlah, ayo kita kembali"ajak yu ra
"Aku harus menemui lily dulu, baru aku bisa pergi"
Yu ra pun mengangguk paham dan ikut bersama jiang gui mencari lily, tak membutuhkan waktu lama, mereka menemukan lily tengah berada di danau.
Mereka pun bergegas menghampiri nya, karena hari sudah hampir malam, jika malam sudah tiba, dia harus sudah pergi dari sana, atau dia akan berada disana.
"Lily? " Panggil jiang gui
"Ada apa? Apa ada masalah? " Tanya lily khawatir
"Tidak, aku hanya ingin bilang, tolong jaga keluarga ku, jadilah menantu sekaligus putri bagi kerajaan long, dan ucapkan maaf, karena aku tidak bisa berada di tengah-tengah kalian lagi, dan sampaikan permintaan maaf ku kepada zijian, " Ucap jiang gui langsung to the Poin.
"Kau mau pergi kemana? Kau tidak boleh pergi" Ucap lily
"Semua ini sudah menjadi hukum alam bagi ku lily, dan maaf, karena aku, kau terjebak disini, jika bisa aku akan cari cara agar kau bisa kembali" Ucap jiang gui
"Tidak, aku lebih suka disini, aku memiliki keluarga yang sangat sayang kepada ku, dan seorang suami yang begitu mencintai ku, aku ingin tetap disini, selamanya" Ucap lily
"Terimakasih lily, jaga mereka Baik-baik, jika bisa, aku akan datang berkunjung nanti, jika ibunda dewi mengizinkan nya" Ucap jiang gui dengan senyum yang di iringi air mata yang jatuh.
"Ayo, kita harus segera pergi" Ucap yu ra
"Kemana? " Tanya lily menghentikan langkah yu ra
"Bukit para dewi, jiang gui reinkarnasi dari dewi alam, dewi penjaga kebaikan, dia yang selalu membasmi kejahatan, " Ucap yu ra
"Bukit para dewi,? Dimana letaknya? " Tanya lily
"Di bagian utara, bukit itu bersebelahan dengan hutang larangan dan air terjun para dewi"
Tanpa banyak bicara lagi yu ra pun menyeret jiang gui pergi dari sana, hati jiang gui begitu hancur, dia pergi tanpa bisa berpamitan dengan ibunya atau pun yang lainnya.
__ADS_1