Perjalanan Waktu Sang Permaisuri

Perjalanan Waktu Sang Permaisuri
chapter 37


__ADS_3

Ji yu Fei terbangun dari tidurnya, dan langsung mandi dan berganti pakaian, ia harus segera berangkat sekolah, jika tidak ia akan terlambat,


Ia berjalan menuju pintu, saat ia membuka, pemandangan pertama yang ia lihat adalah senyum dari Lee won yi yang berada di depan pintu rumah nya,


"Selamat pagi" Ucap Lee won yi


"Sepagi ini? Tidak berangkat berkerja? " Tanya ji yu Fei


"Masih pagi, aku akan berangkat berkerja nanti, setelah mengantar mu pergi ke sekolah" Jawab Lee won yi


"Tidak perlu, aku bisa berangkat sendiri" Ketus ji yu Fei


"Jangan keras kepala,jika kau berangkat dengan berjalan kaki, kau bisa terlambat" Ucap lee won yi


"Lebih baik terlambat, dari pada harus di antar oleh mu" Ketus ji yu Fei


"Kau terlalu keras kepala my little girl" Lee won yi menyeret ji yu Fei masuk kedalam mobilnya, Lee won yi langsung menyalakan mobilnya, wajah ji yu Fei begitu kesal, saat di perjalanan mereka tak ada yang berbicara satu pun,


 Saat sampai di sekolah pun, tak ada yang mau bicara, ji yu Fei langsung turun darim obil dan masuk kedalam sekolah, ia pikir jika setelah ia masuk Lee won yi akan pergi,


Ternyata dia juga sedang ada perkerjaan di sekolah itu, "turut berduka ya Fei, aku baru tau jika ibu meninggal" Ucap jingyi


"Sudahlah, tak masalah, semuanya sudah berlalu" Jawab ji yu Fei


Tak lama setelah itu, guru matematika datang menghampiri ji yu Fei dan berkata, "kau sudah siap untuk beasiswa susulan? " Tanya bu rong


"Tidak bu, aku tidak ikut beasiswa itu, setelah lulus nanti, aku ingin pergi jauh dari sini, melupakan semuanya" Jawab ji yu Fei


"Tapi ibu mu... "


Perkataan dari bu rong langsung di potong oleh perkataan ji yu Fei, "ya, ibu meminta ku untuk mengikuti beasiswa itu, jika aku berhasil kelak, dan menjadi orang yang sukses, untuk siapa? Aku tidak memiliki siapapun, ayah, ibu, mereka sudah meninggal kan ku untuk selamanya"


"Jika kau sukses kelak,bukan kah itu semua untuk diri mu" Ucap bu rong


"Aku pernah berkata pada ibu bukan, jika aku memang menginginkan beasiswa itu, sudah ku lakukan dari awal pertama, tak perlu mengikuti susulan, sekarang aku hanya hidup sendiri, aku tak perlu hidup mewah" Ucap ji yu Fei


"Jadi kau tidak ikut beasiswa ini? " Tanya bu rong


"Iya" Tegas ji yu Fei,


Setelah itu bu rong pun pergi meninggalkan merek berdua, "seharusnya kau mengikuti beasiswa itu Fei" Ucap jingyi


"Tidak, aku memiliki rencana, jika setelah lulus nanti, aku akan tinggal di desa, di sana ada rumah peninggalan nenek ku, aku juga bisa membantu paman dan juga bibi ku disana" Ucap ji yu Fei


Percakapan mereka pun terpotong oleh guru yang baru saja datang, guru sejarah, guru itu menceritakan sebuah sejarah  seorang putri, yang mengorbankan diri nya untuk semua orang, dan kekasih nya,


Menceritakan awal mulai sampai akhir dari kematian sang putri tersebut,

__ADS_1


Setelah selesai dengen kelas sejarah, mereka di hadapan kan dengan kelas biologi,


Kelas biologi berlangsung membosankan, banyak siswa yang tertidur saat di jelaskan, tapi tidak ji yu Fei,


Kring... Kring... Kring


Jam istirahat, para siswa langsung berlari keluar kelas, begitu juga dengan guru tadi, "ke kantin yuk Fei" Ajak jingyi


"Duluan aja, aku mau ke perpus dulu" Jawab ji yu Fei


"Ngapain ke perpus? " Tanya jingyi


"Penasaran gue tentang cerita si putri tadi, hehehe" Ucap ji yu Fei dengan cengengesan


"Ya udah, mau nitip gak nih? " Tanya jingyi


"Gak usah, aku gak lama kok di perpus, kalo udah dapet bukunya, nanti aku langsung nyusul ke kantin" Ucap ji yu Fei


Merek pun berpisah, ji yu Fei berjalan menuju perpus, melewati lorong-lorong yang sepi, tak banyak siswa yang suka ke perpus, hanya beberapa,


Ji yu Fei pun langsung masuk kedalam perpus, dan mencari buku tersebut, ia terus mencari, tapi tak kunjung menemukannya, sampai bunyi bel masuk kelas berbunyi,


Ji yu Fei masih asik mencarinya, saat detik-detik terakhir ia pun menemukan buku tersebut, dan meminjamkannya, iabe dari menuju kelasnya, ternyata sedang ada perkenalan donatur beasiswa disekolah mereka,


Ji yu Fei menghentikan langkah nya, berdian diri di luar kelas, sampai saat semua nya keluar, ji yu Fei baru masuk ke dalam,


"Lee won yi" Sahut ji yu Fei


"Loh, kok elo tau sih, kan lo gak disini tadi" Ucap jingyi


"Gak sengaja denger dari luar tadi" Ucap ji yu Fei


"Kenapa gak masuk? " Tanya jingyi


"Males" Jawab ji yu Fei


"Masa liat yang ganteng-ganteng males sih" Ucap jingyi


Ji yu Fei lebih memilih diam, ia tak berminat menjawab ucapan dari jingyi lagi.


Saat pulang sekolah, ji yu Fei bergegas pulang, tapi saat ia berada di halaman, Ia melihat mobil mewah miliki Lee won yi, berserat orangnya,


Ji yu Fei pun secara diam-diam, mengendap-endap menjauh dari nya, yang beruntung nya, banyak siswi yang Mengurumuni nya, jadi hal itu membuat ji yu Fei bisa pergi menjauh dari nya,


Saat ia merasa sudah cukup jauh, ia kembali berjalan normal,setelah pulang sekolah ia harus berkerja, tapi sebelum itu, ia menghampiri makan ibunya terlebih dahulu,


"Ibu, maaf aku, aku tidak bisa mengikuti beasiswa itu, aku tidak ingin menjadi orang sukses, aku hanya ingin menjalani kehidupan sederhana ku ini, hanya ada aku,tapi ibu tenang saja, meski aku tidak kuliah, aku bisa sukses kelak"ucap ji yu fei

__ADS_1


Ia menaburkan bunga di atas makam ibunya, dan meletakkan setangkai bunga mawar putih, kesukaan ibunya, " Ibu, aku rasa, janji ku dan lee won yi dulu tidak bisa menjadi kenyataan, aku tidak ingin menikah dengan orang yang tidak mengingat ku sama sekali, "ucap ji yu fei


" aku tahu dia Lee won yi teman ku dari kecil, tapi dia sangat berbeda ibu, ibu tahu, saat pertama kali kami bertemu kembali, dia tidak tahu aku, nama ku, bahkan dia tidak ingat masa lalu kita"sambung ji yu fei


Setelah puas bercerita pada ibu nya, ia pergi dari sana, menuju tempat kerja nya, ternyata kafe tempat ia berkerja tutup, ia pun memutuskan untuk pulang saja ke rumah, dan mempersiapkan semua barang yang akan ia bawa nanti,


Keputusan nya untuk pergi dari tempat kelahiran nya sudah bulat, ia bertekat, akan sukses di tempat nenek nya nanti, ia juga ingin melupakan semuanya, yang sudah terjadi di tempat ini.


"Kau berusaha menghindari ku? " Tanya Lee won yi yang tiba-tiba saja berada di depan ji yu fei,


"Tidak, " Ucap ji yu fei


"Kenapa? Apa Kata-kata mu kemarin hanya sebuah kebohongan" Ucap Lee won yi


"Apa maksud mu" Ucap ji yu fei


"Kenapa kau berusaha menghindari ku? Dan kenapa tadi kau pergi meninggalkan aku? " Tanya Lee won yi


"Coba lihat perbedaan kita, kau orang berada, memiliki segalanya, dan aku hanya orang biasa, aku hanya memiliki harga diri" Jawab ji yu fei


"Bukan itu alasan mu, bicara jujur kepada ku" Ucap Lee won yi


"Tidak ada yang perlu dibicarakan lagi" Ji yu fei pergi meninggalkan Lee won yi,


"Aku mendengar semuanya,yang kau bicarakan pada ibu mu, " Teriak Lee won yi


Serentak ji yu fei terhenti dari langkah nya, "maaf, " Ucap ji yu fei


"Kenapa kau ingin pergi dari ku? " Tanya Lee won yi


Ji yu fei berbalik, wajahnya menyiratkan kebingungan, "apa? " Ucap ji yu fei


"Kau tidak percaya kepada ku, sehingga kau ingin pergi dari ku, kau ingin meninggalkan kota ini bukan, melupakan semuanya, termasuk aku" Jelas Lee won yi


"Maaf" Ucap ji yu fei


Lee won yi berjalan menuju ke arahnya, dengan langkah yang cepat, ia pun langsung memeluk ji yu fei dan berkata "kita mulai awal yang baru, berjanjilah, jika kau akan selalu bersama ku, sampai maut memisahkan kita"


"Maaf, aku tidak bisa"ucap ji yu fei


Lee won yi melepaskan pelukannya, dan menatap ji yu fei, " Kenapa? "Tanya Lee won yi


" Aku tidak mau berjanji lagi, untuk apa berjanji jika tidak bisa menepati"ucap ji yu fei


 "Aku akan menepati janji ku, " Ucap Lee won yi


"Aku, Lee won yi, akan selalu berada disamping ji yu fei, saat susah maupun senang, dan aku Lee won yi, akan selalu melindungi nya, dari apapun, bahkan maut sekali pun, aku akan menjadi perisai nya"sambung Lee won yi

__ADS_1


Tiba-tiba saja petir mengelegar, hujan pun turun membasahi mereka berdua,


__ADS_2