
Hanya butuh beberapa menit untuk menerobos masuk kedalam penjara, disana tempat para dewi dan ibunda dewi di kurung, setelah membebaskan mereka,
Ia kembali lagi masuk kedalam istana, membunuh semua iblis itu, kini ia kembali lagi menjadi dirinya, jiang gui menjadi sangat ganas ketika hatinya tersakiti,
Tersakiti oleh orang yang telah melahirkan nya, semua nya telah bersih dari iblis, jiang gui memasang sebuah pelindung an,yang tidak bisa diterobos oleh mahkluk apapun,
Termasuk kaisar shang, sebenarnya ia bisa membunuh shang, tapi karena sebuah perjanjian yang ia buat dengan kaisar shang, ia tak bisa melakukan hal itu,
Ibunda dewi kembali duduk di tempatnya, istana tian hua kembali seperti dulu, "terimakasih dewi alam, jika tidak ada dirimu, mungkin istana tian hua tidak bisa kembali seperti dulu lagi" Ucap ibunda dewi
"Tidak masalah ibunda, ini sudah menjadi tugas bagi ku,menyelamatkan kalian, dan menjaga ketiga dewi itu, itu semua tugas ku ibunda" Ucap dewi alam
"Tapi, jika shang masih hidup, hidup kita tidak akan pernah tentram dewi, " Ucap ibunda dewi
"Benar ibunda dewi, aku sudah berusaha mencari orang yang bisa membunuh shang, tapi aku belum menemukan nya" Ucap dewi alam
"Orang yang selama ini kau cari, sudah berada didepan mata mu, ia selalu bersama mu" Ucap ibunda dewi
"Siapa yang ibunda dewi maksud? " Tanya dewi alam
"Zijian"jawab ibunda dewi
" Kembali menjadi putri long jiao ling ling, cari tahu lebih dalam tentang dirinya, agar kamu bisa percaya"sambung ibunda dewi
"Tidak ibunda, aku tidak bisa berbohong lagi, " Ucap jiang gui
"Kali ini, kau kembali sebagai putri long jiao ling ling, untuk membuka kedok kakak ipar mu itu, apa kau mau, kakak mu bersama dengan seorang siluman? " Ucap ibunda dewi
"Benar juga, Mei lin terlalu jahat untuk kakak ku, tapi apa mereka akan percaya ibunda? " Tanya jiang gui
"Bawa kakak ipar mu ke jurang itu,sisanya biar aku yang mengurus, kita tidak punya waktu lagi, kejahatan harus kita basmi" Ucap ibunda dewi
Jiang gui mengangguk paham, dan pergi menemui Mei lin, dengan baju penuh darah, ia kembali ke istana long, mencari keberadaan Mei lin,
Semua orang terheran melihat keadaan nya, tapi jiang gui tak menghiraukan hal itu, ia terus mencari Mei lin, tanpa ada henti, dan kebetulan sekali, ia mendengar Mei lin bebicara dengan pelayan nya,
"Aku akan pergi keluar istana, jangan sampai ada yang tahu" Ucap Mei lin
"Kemana permaisuri? " Tanya pelayan itu
__ADS_1
"Menemui ibunda, sudah jangan banyak bicara, rahasia kan saja" Mei lin pun pergi meninggalkan pelayannya sendiri,
Ia menuju gerbang belakang istana long, Jiang gui juga ikut berlari mengikuti nya, tapi saat di tengah perjalanan, ia dihentikan dengan tarikan dari tangan lily, kala itu lily dan yang lainya baru saja sampai di istana,
"Kau kenapa? Apa yang terjadi? " Tanya lily
Jiang gui melihat semua orang tengah menatap dirinya, ia melihat dirinya sendiri dari bawah sampai atas, sungguh mengerikan, banyak bercak darah,
"Lily, kau percaya pada ku kan, semua nya akan baik-baik saja" Ucap jiang gui
"Lily? Aku selalu percaya pada mu, jawab pertanyaan ku" Ucap lily ke heranan,
"Hati ku terluka lily, aku melampiaskan amarah ku, pada iblis itu, nanti akan ku jelaskan, aku harus pergi" Ucap jiang gui
"Maafkan ibunda jiao, ibunda tidak sengaja menamparmu" Ucap permaisuri wen
"Lepaskan lily, aku harus pergi, " Lily melepaskan genggam nya, jiang gui pun berlari kembali mengejar Mei lin yang sudah jauh,
Tapi masih sempat terkejar olehnya, ternyata ia kembali ke tempat dimana dulu ia terjatuh, ternyata tempat itu, tempat pertemuan antar permaisuri wei wei, tempat dimana mereka merencanakan kejahatan mereka.
"Ibu dan anak, seperti nya sedang membicarakan sesuatu," Ucap jiang gui
"Bukan ibunda, dia jiao, saudari jiang gui" Ucap Mei lin
"Hahaha, kau salah, aku jiang gui, orang yang kalian dorong dari sini, hingga terjatuh kedalam" Ucap jiang gui,
Dengan memperagakan apa yang mereka lakukan dulu, "tapi bukannya kamu hilang ingatan, kenapa bisa kamu ingat semua nya dalam sekejap" Ucap Mei lin bingung
"Coba tebak, " Ucap jiang gui
"Ah, kelamaan, aku beritahu saja ya" Sambung jiang gui
"Begini, saat itu aku tak sengaja melihat kalian di tempat ini, tapi saat aku kemari, kalian tidak ada, aku pikir kalian bunuh diri, dengan melompat kedalam, jadi aku lihat saja, "
"Tapi ternyata, kalian bersembunyi dari ku, saat aku lengah, kalian malah mendorong aku masuk kedalam, coba tebak, apa aku jatuh kedalam, " Ucap jiang gui
"Tentu saja kau jatuh, aku sendiri yang mendorong mu" Ucap Mei lin
"Memang benar kau mendorong ku, tapi kau tidak tahu siapa aku, iblis saja mati ditangan ku, apa lagi hama seprti kalian, " Ucap jiang gui
__ADS_1
"Siapa kau sebenarnya? " Tanya Mei lin
"Kau baru bertanya, tak apa, akan aku beritahu" Ucap jiang gui
"Mei lin, sebaiknya kita pergi dari sini, firasat ibunda tidak enak" Bisik permaisuri wei wei
"Firasat tidak enak, belum tentu terjadi sesuatu, " Ucap jiang gui
"Ah ya, aku mau memperkenalkan diri ku dulu, aku jiang gui, salah satu reinkarnasi dari dewi alam, yang berasal dari bukit para dewi, istana tian hua, kalian tahu kan, para dewi disana memiliki sebuah kesakitan, " Ucap jiang gui
"Tidak mungkin" Ucap permaisuri wei wei
"Kalian mau tahu, bagaimana keadaan ku saat terjatuh? " Tanya jiang gui
Mereka hanya bisa terdiam, tak ada yang mau menjawab, "diam?Takut? Untung saja sebelum kemari aku baru saja membantai para iblis di istana tian hua, jika tidak mungkin saja aku langsung melemparkan kalian kedalam sana" Ucap jiang gui
"Jangan lakukan itu, semua ini salah ku, biarkan Mei lin pergi" Ucap permaisuri wei wei
"Ha...ha...ha... Kau bilang seperti itu, lalu bagaimana perasaan ibunda ku dulu, jika aku benar-benar meninggalkan, hanya karena sebuah Tahta, kalian sekejam ini" Ucap jiang gui
"Maafkan kami gui" Ucap Mei lin
"Maaf, bukan aku yang memutuskan semuanya, tapi mereka, " Satu persatu keluarga kerajaan long keluar dari tempat persembunyian, mereka menahan amarah yang telah memuncak,
"Maaf gui, aku tidak tahu jika kamu dalam masalah" Ucap lily
"Tidak masalah lily, aku juga telah membawa mu kemari, menyesuaikan diri disini sangat lah sulit" Ucap jiang gui
"Wanita jalang, kau jauh lebih kejam dari pada iblis dan siluman" Ucap Putra mahkota
"Bagaimana mungkin, aku memasukan ular berbisa ke dalam keluarga ku" Ucap kaisar long
"Kejam sekali kalian, dimana hati nurani kalian" Ucap selir qian
"Maafkan aku, aku menyesal" Ucap Mei lin
"Gui" Ucap kaisar zijian
Jiang gui tak menghiraukan perkataan dari kaisar zijian, ia lebih memilih untuk menjauhinya, dan mereka semua.
__ADS_1
Jiang gui sadar, jika mereka tak bisa bersama lagi, untuk menjadi sebuah keluarga,