Perjalanan Waktu Sang Permaisuri

Perjalanan Waktu Sang Permaisuri
chapter 37


__ADS_3

"Perasaan apa ini? Kenapa saat berada di dekatnya nya, membuat ku sangat nyaman dan bahagia, " Ucap Lee won yi


"Apa aku menyukai ny? " Sambung Lee won yi


Ia pun pergi dari sana, kembali pulang, saat berada di rumah, ia terus menerus memikirkan ji yu Fei, tiada henti,


Ia juga berharap jika ji yu Fei akan datang ke rumahnya lagi, agar ia dapat melihat nya lagi, walaupun hanya sekilas,


Hari semakin larut, ji yu Fei akhirnya selesai kerja, ia beberes dan pulang, sedari tadi ia juga mencoba menghubungi ibunya, tapi tak ada jawab an,semua pesan yang ia kirimkan tak ada yang dibalas satu pun,


Karena khawatir, ia pun memutuskan untuk menghampiri ibunya, ya meski pun ia sudah tak ingin ke sana lagi, tapi tak apa lah demi ibu nya,


Ia berjalan masuk kedalam rumah, dan mencoba mencari ibunya, tapi ia tak berhasil menemukan nya, ia juga telah menanyakan kepada pelayan lain, tapi tak ada yang melihat ibunya,


"Apa ibu sudah pulang" Gumamnya


Ia pun bergegas keluar dari rumah, dan berjalan dengan begitu cepat, hal itu membuat penantian Lee won yi sia-sia, karena saat menanti kedatangan ji yu Fei, ia tertidur pulas di kamarnya.


Ji yu Fei terus berjalan tanpa henti, tak biasanya ibunya seperti ini, saat ia sampai di rumah, keadaan rumah juga terlihat sepi, bahkan lampu belum di nyalakan, ji yu Fei pun, mencari ibunya di rumah,


Tapi ibunya tak ada juga di rumah, ia begitu bingung, kemana sebenarnya ibunya pergi,


"Apa ibu pergi dengan nyonya ling" Pikir ji yu Fei


Ia pun bergegas kembali lagi kesana, dan memberanikan diri untuk menemui nyonya ling, kala itu nyonya ling tengah bersantai menonton TV,


Ji yu Fei langsung menghampiri nya, "nyonya? " Panggil ji yu Fei


"Iya, kamu belum pulang? " Ucap nyonya ling


"Saya tadi sudah pulang, tapi karena ibu tidak ada di rumah, jadi saya kembali kemari, saya ingin bertanya pada nyonya" Ucap ji yu Fei


"Tentang apa? "Tanya nyonya ling


Saat hendak menjawab pertanyaan dari nyonya ling, ponsel ji yu Fei berdering, dari ibu nya.


" Halo"


"Ini benar dengan putri ibu Mei? "


"Iya benar, ini siapa? Kenapa ponsel ibu saya bisa berada di tangan anda? Dimana ibu saya? "

__ADS_1


"Saya dari pihak rumah sakit xxxx, ibu Mei mengalami kecelakaan, kondisinya kritis, "


"Apa? "


Ji yu Fei langsung menutup ponselnya, dan berlari menuju rumah sakit xxx, dimana ibu nya sedang di rawat, ia mencari taksi, dan langsung berangkat menuju rumah sakit xxx,


Setibanya ia di sana, ia langsung bertanya pada seorang perawat, di mana ibunya berada, perawat itu pun langsung menujukan dimana keberadaan ibunya sekarang,


Saat sampai di tempat ibunya, ji yu Fei sangat terkejut melihat keadaan ibunya, ia menangis sejadi-jadinya di hadapan ibunya,


"Ibu bangun, ibu tidak boleh meninggalkan aku sendirian, ibu" Ucap ji yu fei,


"Ibu, jika ibu bangun nanti, ibu tidak usah berkerja lagi, ibu duduk saja di rumah, menunggu ji yu Fei kembali pulang dari kerja"


"Ibu, bangun, aku mau bercerita pada ibu, ibu"


Beberapa menit kemudian, ibunya sadar, saat itu juga ji yu Fei hendak memanggilnya dokter, tapi di tahan oleh ibunya, "ibu sudah bangun Fei, kamu ingin bercerita apa" Ucap Ibu Fei


Air mata terus mengalir dari ke dua mata ji yu Fei, "ibu, ibu tau dai Fu, teman SMP ku dulu, dia sekarang pergi jauh dari ku, ia di ajak ayahnya, pergi keluar kota, "


"Ayahnya sudah bercerai dengan ibunya? " Tanya ibu Fei


"Iya ibu, dai Fu sudah kehilangan ibu dan adik nya, dan aku sudah kehilangan ayah, aku tidak mau kehilangan ibu" Ucap ji yu Fei


"Aku akan sukses ibu, tapi ibu harus ada di samping ku, saat sukses nanti" Ucap ji yu Fei


"Ibu sudah tidak kuat lagi Fei, ibu lelah, ibu ingin tidur" Ucap ibu Fei


"Ibu harus kuat, jangan menyerah ibu, jika ibu pergi nanti aku akanĀ  bercerita kepada siapa, aku sudah tidak memiliki siapapun lagi ibu" Ucap ji yu Fei


Ibu ji yu Fei tersenyum, dan memejamkan matanya,


Ji yu Fei langsung berlari keluar, memanggil dokter, dan langsung kembali tempat ibunya, mencoba menyadarkan ibunya,


Saat dokter tiba, ia langsung memeriksa denyut nadi ibu Fei, dan ternyata ibu nya sudah tiada, mendengar hal itu, ji yu Fei begitu hancur, sekarang di sudah tidak memiliki siapapun lagi, dia sendiri an.


Saat pemakaman ibu Fei sudah usai, lee won yi dan ibu nya datang,"kau ingin bertanya tentang apa malam itu? "Tanya nyonya ling


" Apa nyonya tau dimana keberadaan ibu saya"


Setelah menjawabnya, ji yu Fei pergi dengan tatapan kosong, penuh dengar air mata, "fei? " Panggil nyonya ling

__ADS_1


"Ya" Jawab Fei


"Ibu mu telah merawat won yi sedari kecil, sebelum ia meninggal, ia juga berpesan kepada ku untuk menjaga mu, tapi aku sudah tua, aku bahkan tak bisa menjaga putra ku, hanya dia yang bisa menjaga mu, jadi aku dan ibu mu telah sepakat, jika kau dan won yi akan menikah" Jelas nyonya ling


Ji yu Fei sangat terkejut mendengar perkataan dari nyonya ling, "makam ibu ku masih basah, aku juga masih berduka, aku tidak tahu tentang hal ini, aku juga tidak tahu, mendengar hal itu aku harus bahagia atau sedih, " Ucap ji yu Fei


"Aku tahu, mungkin kamu tidak mencintai ku, tapi jika demi kebaikan mu, tidak ada salahnya untuk kita menikah" Sahut Lee won yi


"Tuan muda, anda tau sendiri kan, jika aku ini hanya anak kecil, yang masih duduk di bangku SMA, bagaimana mungkin aku menikah dengan tuan muda" Ucap ji yu Fei


"Aku akan menunggu, sampai kamu siap" Ucap Lee won yi


"Dan bagaimana jika saat aku siap, tapi aku mencintai laki-laki lain, atau aku belum bisa mencintai mu? " Tanya ji yu Fei


"Jika saat kamu siap, tapi kamu mencintai laki-laki lain, aku tidak masalah, aku akan mengantarkan kamu kepada laki-laki itu"


"Dan jika saat itu kamu sudah siap, tapi kamu belum mencintai ku, aku akan setia menunggu mu, sampai kau mencintai ku" Jawab lee won yi


"Bagaimana Fei? " Tanya nyonya ling


"Ibu ku sudah mendaftarkan ku untuk bea siswa di sekolah, itu artinya, setelah Lulus SMA, aku akan berkerja, untuk membiayai kuliah ku, perjalanan ku juga masih lama, apa tuan muda sangup menunggu ku" Ucap ji yu Fei


"Tidak masalah, setelah lulus nanti, kita akan menikah, dan setelah itu, aku akan membiayai kuliah mu sampai selesai" Ucap Lee won yi


"Baiklah, jika tuan muda sudah menyanggupi nya,aku bersedia " Ucap ji yu Fei


"Baiklah, aku akan mempersiapkan semuanya" Ucap nyonya ling


Ji yu Fei menatap makam ibunya,dulu saat mereka masih kecil, mereka memang pernah berjanji untuk menikah di saat dewasa nanti,


Tapi karena ayah dari Lee won yi tidak setuju, akhirnya mereka di pisahkan, dan mereka pergi dari sini selama bertahun-tahun, saat mereka kembali, ayah Lee won yi sudah meninggal,


Dan lee won yi juga tidak ingat apapun, bahkan namanya saja dia tidak ingat, lalu bagaimana dia bisa mengingat masa lalu mereka,


Masa-masa di mana mereka bermain bersama, tertawa bersama, dan mengucap janji untuk menikah nanti,


Mungkin ini semua sudah takdir, garis takdir untuk ji yu Fei adalah Lee won yi, dan mungkin Tuhan mengabulkan keinginan mereka saat kecil dulu, walaupun Lee won yi yang sekarang tak bisa mengingat dirinya,


Tapi Tuhan membuat mereka bersatu dengan cara apapun.


Pagi pun tiba,

__ADS_1


Mulai hari ini dan seterusnya, ji yu Fei harus terbiasa hidup sendiri, tanpa ibunya, dia harus terbiasa bangun tidur tanpa melihat senyum dari ibunya, atau pun bunyi bising dari dapur.


__ADS_2