Perjuangan Gadis Desa Yang Menyelamatkan Keluarganya

Perjuangan Gadis Desa Yang Menyelamatkan Keluarganya
Suruhan Nyonya Zara#Park 2


__ADS_3

~Episode 15~


Hari ini Putri sedang berada di cafe dia memikirkan kejadian semalam ketika Reza marah besar kepadanya. Tidak lama kemudian tiba-tiba orang itu datang lagi di hadapan Putri dan dia langsung duduk di kursi kosong yang ada di depan Putri.


"Hello beautiful, we meet again😄 (Hay cantik, kita ketemu lagi).


"Itu artinya jangan-jangan kita jodoh lagi."


"Tutup ya mulut kamu dan kenapa coba kamu dateng kesini terus langsung duduk di depan aku, dasar enggak sopan." Sedikit membentak.


"Don't be angry pretty (jangan marah-marah cantik)."


"Udah ya kamu enggak usah gangguin aku dan asal kamu tahu gara-gara kamu semalam aku kena sial."


"Kalau kamu marah gini kamu tamba cantik ya." menggoda Putri.


"Dasar orang gila enggak jelas banget sih kamu." Kata Putri sambil meninggalkan cowok itu.


"Cowok itu siapa sih enggak jelas banget jadi orang😒gara-gara dia, Reza marah besar sama aku semalam."


"Lebih baik aku menghindar aja dari dia soalnya gawat kalau Reza melihat aku sama cowok itu lagi."


*FLASHBACK*


Malam itu Reza membuat Ibunya sakit hati, bagaimana tidak dia lebih memilih Putri dari pada Ibunya sendiri.


Keesokan harinya Ibu Zara menyewah seorang laki-laki agar orang itu mendekati Putri dan berpura-pura di depan Reza kalau Putri adalah pacarnya.


"Ada apa tante Zara panggil aku kesini...?"


"Maaf nak maksud tante panggil kamu ke sini itu niat tante mau minta tolong sama kamu."


"Minta tolong...?"


"Iya Nak tante mau minta tolong sama kamu.


Kamu tau kan anak tante yang namanya Reza.


Reza udah bikin tante sakit hati😖dia lebih memilih perempuan kampung itu dari pada tante."


"Maksud tante Aku belum mengerti....?"


"Tante mau minta tolong sama kamu dekati perempuan yang ada di foto itu. Sahut Ibu Zara sambil menunjukkan sebuah foto."


"Perempuan ini...?


Cantik juga orangnya, tapi tunggu dulu emangnya perempuan ini siapa tante.?


"Perempuan itu namanya Putri dia sudah bekerja sama dengan anak tante untuk bersandiwara di depan tante."


"Bersandiwara maksudnya Tan...?"


"Gini kan tante sudah jodohkan anak tante itu dengan anaknya sahabat tante. Tapi masalahnya disini anak tante itu tiba-tiba datang dari Indonesia terus dia mengaku sudah nikah sama perempuan itu. Dan pasti tante enggak percaya dong soalnya dia itu enggak ngasih tahu tante kalau dia mau nikah."


"Ow gitu Tan jadi tugas aku harus apa nih...?"


"Kamu harus dekatin perempuan itu terus kamu berpura-pura sebagai pacarnya di depan anak tante, kan kalau gitu anak tante pasti akan ninggalin perempuan itu."


"Ok tante tapi tante beri upahnya kan...?"


"Iya tante bayar kamu sekarang dan selebihnya kalau kamu udah berhasil buat mereka pisah."


Setelah mereka sudah berbincang-bincang panjang lebar mereka pun sepakat dengan rencana mereka itu.


*Dirga*


Dirga Saputra atau bisa di panggil Dirga adalah seorang Dokter Gizi. Dirga bekerja sebagai Dokter di rumah sakit, dimana rumah sakit itu adalah salah satu rumah sakit yang terpopuler.


Dirga orangnya tampan banyak yang tergila-gila padanya. Kenapa tidak...?


Ya Dirga kan seorang dokter dan dia juga orangnya sangat mandiri walaupun dia terlahir dari golongan orang terpandang tapi Dirga tidak pernah mau menyusahkan keluarganya. Baginya apa pun yang dia inginkan harus dia dapat dengan caranya sendiri sampai dia mencapainya.


"Sial baru kali ini ada cewek yang enggak mau aku dekatin. Biasanya aku tuh yang di dekatin sama cewek tapi kok cewek itu bedah dangan cewek-cewek yang pernah dekat sama aku."


"Dia menarik walaupun dia berhijab tetapi tetap aja tuh dia terlihat cantik."


''Lihat aja aku akan mendapatkan mu bagaimana pun caranya. Walaupun nanti kebenerannya kamu beneran udah nikah sama anak tante Zara aku tidak peduli dan aku akan merebut kamu darinya dan menikah bersama ku."


*Nekat Kerumah Reza*


*Malam ini Dirga betul-betul udah gila. Bisa-bisanya dia nekat ke rumah Reza hanya ingin bertemu dengan Putri. Dirga enggak peduli seberapa ketatnya pengamanan di rumah Reza itu, yang jelas malam ini dia harus berusaha untuk bertemu dengan Putri.


*Depan Rumahnya**


"Maaf Tuan, Tuan engga boleh masuk."

__ADS_1


" Kenapa....kenapa aku enggak boleh masuk...?"


"Maaf Tuan peraturan di rumah ini enggak boleh ada orang asing yang masuk tampa ada perintah dari Tuan Reza."


"Aku kesini cuma mau ketemu sama Putri, enggak ada salahnya kan dan aku cuma mau kasih kado ini."


"Maaf Tuan saya perintahkan sekali lagi sama Tuan jangan bertindak ceroboh yang akan membuat Tuan celaka nantinya."


"Aku tidak takut sama ancaman kalian. Dan asalkan kalian tahu aku bisa saja menghancurkan Tuan Reza kalian itu dalam beberapa menit. Dan aku udah bilangkan kalau aku kesini cuma mau ketemu sama Putri saja."


Putri mendengar ada keributan di depan rumah, Putri pun bergegas untuk melihatnya. Dan betapa kagetnya Putri pas dia melihat laki-laki yang sedang bikin keributan di rumah Reza adalah orang yang sudah buat dia sial dua hari ini.


"Ada apa ini...? merasa kaget."


"Ehhhh prety akhirnya kamu keluar juga."


"Tutup ya mulut kamu itu...


kalau kamu mau ngomong itu yang sopan."


"Jangan marah-marah gitu dong sayang aku kan cuma mau ketemu sama kamu."


"Gila ya kamu aku itu enggak kenal sama kamu dan kenapa kamu panggik aku sayang...😡Nada membentak."


"Galak banget sih jadi cewek jangan jual mahal dong.


Oh atau kamu takut di aduhin sama pengawal kamu itu kepada suami kamu kalau aku dateng kesini😏."


"Kamu itu betul-betul sudah hilang akal ya atau apa sih 😠 jujur ya aku itu enggak kenal sama kamu tapi kenapa kamu selalu gangguin aku sih dan kenapa kamu tau kalau aku udah nikah...?"


"Aduhhhh santai dong sayang pelan-pelan aja ngomongnya😁 Aku juga tahu nama kamu dan aku juga tau siapa suami kamu."


"Dan nama kamu Putri kan."


"Kamu ini siapa sih sebenarnya...merasa bingung."


"Udah kamu pergi aja sana dan enggak usah kesini lagi."


"Ok aku akan pergi kalau kamu terima kado aku ini."


Tiba-tiba Reza datang.


"Ada apa ini dan siapa orang asing itu...? sahut Reza."


Putri sudah panik.


"Ketemu sama Putri...? sahut Reza sambil melirik Putri."


"Dia siapa Put...?


"Aku enggak tau dia siapa."


"Masuk sana ke dalam rumah."


"Iya baik."


"Hello cantik kamu mau kemana kamu enggak usah masuk kamu belum ambil kado aku nih." sambil teriak.


*Reza dan Dirga*


"Kenapa kamu ada disini dan siapa kamu kenapa kamu mendekati Putri....?"


"Hahhaha Tuan Reza...Tuan Reza kamu enggak usah tau siapa aku dan aku kesini cuma mau ketemu sama cewek yang cantik itu. Hahhaha namanya Putri kan😏 sahut Dirga sambil tersenyum sinis."


"Bukkks satu buah pukulan mendarat ke pipi mulusnya Dirga."


"Kalau jadi orang bisa enggak sopan sedikit. Kamu lupa kamu ada di wilaya mana...heee' kamu sekarang ada di rumah aku jadi kalau kamu kurang ajar aku bisa saja membunuh kamu ngerti....? sangat marah."


"Kenapa kamu semarah ini Tuan Reza atau kah kamu marah karna aku mendekati Putri...?


Hahahahahha kamu enggak usah bersandiwara di depan aku Reza dan aku juga tahu kok kalau kamu itu cuma pura-pura sudah nikah sama Putri."


"Bukkkks satu pukulan lagi mendarat ke pipi Dirga.


"Jaga cara bicara kamu dan aku peringatkan sama kamu ya jangan pernah kamu main-main sama aku. Kalau kamu cari masalah sama aku kamu itu bisa mati😠mengerti...?"


"Santai Tuan Reza kamu enggak tahu aku itu siapa dan apa Putri pernah ngasih tahu kamu kalau dia udah punya pacar😈 hahahahha enggak kan.


Hey Tuan Reza asalkan kamu tahu kalau aku itu adalah pacar Putri ngerti kamu."


"Hahahhaha pacar kata kamu sayangnya kamu sangat bodoh kamu pacarnya Putri tapi kamu enggak tahu kalau aku ini adalah suaminya😏dasar bodoh."


"Pengawal usir orang gila ini dan aku enggak mau lagi lihat orang itu."


"Baik Tuan."

__ADS_1


*Pengawal itu pun mengusir Dirga dari Rumah Reza.


*Lagi-lagi Reza Marah*


Saat ini Reza tamba marah sama Putri dia percaya kalau Dirga itu adalah pacar Putri.


"Dasar perempuan murahan tidak tau malu kamu 😠 ehhhh kamu pikir rumah aku ini punya nenek moyang kamu apa seenak jidat kamu aja bawa orang Asing masuk ke perkarangan rumah ku. Sahut Reza yang saat ini sudah mencaci maki Putri."


"Maaf Tuan aku enggak tau orang itu siapa dan aku juga enggak tau kenapa dia bisa tahu alamat rumah ini."


"Hahhaha kamu pikir aku percaya sama omongan kamu itu. Ehhhhh laki-laki tadi itu bilang kalau kamu itu pacar dia dan bisa-bisanya dia tahu kalau kita udah nikah....?"


"Aku juga heran Tuan kenapa dia bisa Tahu kalau kita udah nikah."


"Kamu enggak usah bohong sama aku pasti orang itu kamu kenal kan...?"


"Enggak Tuan enggak sama sekali aku kenal sama orang itu."


"Bukkks satu pukulan melayang ke mulut Putri.


"Hey perempuan rendahan kamu pikir aku bodoh ahhhh.....kamu kira aku buta atau kamu kira aku lupa😠hahahhah aku tahu kok kalau laki-laki itu adalah orang yang ada di foto itu kan....?


"Iya Tuan itu memang benar tapi aku berani sumpah Tuan kalau orang itu sama sekali aku enggak kenal😢."


"Plaakkkk suara tamparan yang mendarat di pipi Putri."


"Itu hukuman kamu karna kamu sudah berani main-main sama aku. Atau kamu sengaja suapaya Ibu aku tahu kalau kita itu nikah bukan dasar cinta...?


Jawab..."


"Tidak sama sekali Tuan aku enggak pernah ada niat jelek kayak gitu."


Putri hanya bisa menangis sambil menyakinkan Reza dengan apa yang dia bilang tapi Reza tidak percaya sama sekali.


"Pengawal bawa perempuan itu masuk ke dalam gudang bawah tanah dan jangan lupa ikat badan dia agar dia tidak bisa kabur."


"Baik Tuan." Sahut para pengawal.


"Jangan Tuan aku mohon jangan kurung aku di gudang bawah tanah aku takut😢."


Putri hanya bisa memintah tolong kepada Reza, agar Reza tidak menghukumnya.


Tapi pengawal tetap saja membawa Putri ke dalam gudang.


"Tuan ampun Tuan Reza aku mohon."


''Enggak usah ada yang kasihani dia


bawa saja ke dalam gudang sekarang juga biar aja ada setan yang makan dia sekalian bawa sana."


"Tuan tolong Tuan aku mohon ampuni aku."


*Di Gudang Bawah Tanah*


Putri betul-betul sangat takut dengan kegelapan tapi mau gimana lagi Reza tetap menghukum dia.


"Tuan Reza aku mohon lepasin aku😢 aku takut Tuan disini sendiri." Sahut Putri yang hanya bisa teriak sambil menangis.


"Tuan tolong lepasin aku😢 aku betul-betul takut Tuan."


"Banyak banget Tikus disini menjijikan, sahut Putri."


"Huss...huss sana Tikus jangan dekati aku😢


Putri sangat takut sama Tikus."


Tiba-tiba lampu di ruangan itu mati dan Putri sangat ketakutan karna dia paling takut sama yang namanya gelap.


"Ya Allah kenapa lampunya mati😖 Tuan Reza tolong aku takut Tuan."


"Aku mohon lepasin aku😢Aku takut gelap Tuan Reza."


Sahut Putri yang saat ini dia sudah sangat ketakutan. Dadanya terasa sesak dan sakit. Tidak lama kemudian Putri pingsan.


#Assalamualaikum guys maaf baru bisa lanjut ceritanya nih karena aku sibuk banget jadi aku enggak setiap hari apload episodenya😖. Tapi insyaallah aku usahain selalu apload lanjutan ceritanya.


#Enggak terasa udah episode 15 loh teman-teman. Aku ucapin banyak terimah kasih sama kalian semua yang sudah sempatkan waktunya untuk baca karya aku ini dan kalian jangan bosen-bosen nungguin lanjutan ceritanya ya guys.


Jangam lupa di like ,comment and Favorit ya guys and jangan lupa di vote juga😘


kita saling mendukung ya guys


Kalau karya aku masih kurang baik aku minta maaf ya.


Makasih😇

__ADS_1


__ADS_2