
~*Episode 3~
Putri Lupa kasih oleh-oleh yang dia bawah dari Bandung untuk Ibu,Ayah dan Adiknya. Andaikan Putri tidak diingatkan oleh Dina Pasti Putri lupa kalau dia sudah menyediakan hadiah buat keluarga kesayangannya itu.
*Pagi Hari*
Putri pun berencana ingin memberikan Hadiah buat keluarganya**
"Pagi Ibu....pagi Ayah dan pagi juga adik ku sayang" sahut Putri yang sangat ceria
"Pagi sayang" kata Ibu dan Ayahnya
"Pagi kak kata lala"
"Ibu...Ayah aku punya Hadiah buat kalian"
" Hadiah apa nak? tanya ibu dan ayah Putri"
"Ini bu aku beliin ibu dah Ayah baju koko dan baju Gamis muslim untuk ibu dan Ayah. Ibu Coba pake deh pasti cantik di tubuh ibu kalau ibu memakainya" Gombal Putri.
"Ahhh sayang kamu bisa Aja"
"Makasih ya Nak sudah beliin kita pakaian"
"Iya ibu....Ayah sama-sama"
"Kakak Hadiah buat Lala mana? tanya Lala yang mukanya agak cemberut.
"Untuk adek kakak pasti ada dong sayang. Ini mainan dokter-dokteran buat kamu"
"Asik ini buat aku benerankan kak?"
"Iya dek"
Ayah Putri pamit mau ke ruko,setelah dia keluar Ayah Putri langsung teriak memanggil nama Putri*
"Putri...Putri tolong keluar sebentar kesini Nak" sambil teriak.
"Iya Ayah tunggu" sahut Putri.
"Ada apa yah?
"Ini mobil kamu yang di belakangnya kenapa Nak? sedikit khawatir
Kamu kecelakaan? tanya Ayah Putri lagi?
*Tiba-tiba Ibu putri juga keluar*
"Ada apa Yah?
"Engga Bu ini ayah bertanya sama Putri mobilnya ini kenapa bisa lecet kayak gitu"
"Astagfirullah nak mobil kamu itu kenapa?
"Ow itu Yah kemarin pas Putri pulang dari toko oleh-oleh, ada orang yang tabrak mobil Putri dari belakang terus pas Putri turung sama Dina malah orang itu ya marah-marah balik ke Putri. Aneh kan Ayah IBu, Terus pas Putri minta uang untuk ganti rugi malahan mereka menghina Putri sumpah deh ya Aku benci banget sama mereka" Sahut Putri panjang Lebar.
"Kok gitu sayang... jadi mereka enggak tanggung jawab? tanya Ibu putri.
"Mereka enggak tanggung jawab malahan mereka bilang Putri yang enggak tahu bawa mobil aneh kan"
"Sabar sayang orang sabar di sayang Tuhan"
"Ya gitu deh Ayah Putri tetap sabar kok pasti mereka juga dapat batunya nanti"
"Iya sayang"
*Balik Ke Bandung*
Tidak terasa sudah berapa hari putri berlibur di rumah orang tuanya dan Hari ini Putri berencana ingin balik ke Bandung karna dia harus masuk kuliah lagi
" Ibu Ayah hari ini aku rencana mau pulang ke Bandung"
"Kok cepet banget sih Sayang kamu juga baru berapa hari di sini" Sahut ibu Putri.
"Enggak Bu soalnya Putri udah mulai masuk kuliah lagi jadi Putri harus balik ke Bandung"
"Oh gitu sayang kalau kamu pulang hati-hati
di kampung orang" menasehati anaknya.
"Iya Ibu"
"Kakak.....kok Kakak mau pulang sih Kakak tinggal di sini aja Kakak enggak usah ke mana-mana(merajut) kakak temani Lala main di sini dong" Sahut Lala.
"Adik ku yang satu ini kesayang Kakak siapa juga sih sayang yang mau ninggalin kamu, kakak itu ke Bandung cuma pergi menuntut ilmu doang kalau kakak udah lulus kuliah Pasti kakak pulang kok ke rumah Kakak Janji. Terus kalau kakak udah lulus kakak akan mendaftar menjadi dokter di kampung ini. Emang kamu enggak bangga kalau kakak kamu dokter? tanya Putri.
__ADS_1
"Banggalah kak"
"Pasti teman-teman Lala bilang ih kakaknya Lala dokter cantik"
"Iih kakak tapi kakak kalau ke Bandung akan kembali lagi ke sini kan besok?
"Adik ku sayang Kakak udah bilang sama kamu kalau Kakak libur pasti Kakak kesini lagi dan bawakan Lala mainan yang banyak"
"Beneran kan Kak, Kakak enggak bohong?
"Iya sayang Kakak enggak bohong.
Iya kan Bu Ayah..."
" Iya nak Lala Kakak kamu itu ke Bandung cuman nuntut ilmu doang Terus kalau dia udah libur kuliahnya pasti Kakak Putri kembali lagi ke rumah dan dia bawa kan kamu mainan yang banyak" kata Ibunya.
"Oh kalau gitu perasaannya Lala legah deh dengarnya kalau gitu"
Putri dan orang tuanya hanya bisa tersenyum melihat tingkah Lala
~Putri pun bersiap-siap untuk pulang ke Bandung~
" Ibu...Ayah aku udah mau pulang ke Bandung..
Hey adik kesayangannya kakak jaga kesehatan ya di sini jangan nakal selama kakak tidak ada" sambil mencubit hidung adiknya.
"Apaan sih kak siapa juga yang nakal" kata Lala yang memanyunkan bibirnya.
"Iya Kakak percaya sama adik kakak ini kalau adik Lala ku ini enggak nakal"
"Ibu..Ayah kalau gitu aku berangkat ya"
"Iya sayang hati-hati di jalan ya sayang"
"Iya ibu Assalamualaikum"
" Waalaikumsalam sayang" kata mereka dambil melambaikan tangan.
"Kakak....kakak hati-hati di jalan ya telepon Lala kalau kakak udah sampai"
"Iya kakak telepon kamu kalau kakak udah sampai"
*Bandung*
Berapa Jam Putri mengendarai mobilnya akhirnya dia sampai di kota Bandung. Putri pun sampai di rumahnya setelah dia beres-beres dia tidak lupa menelpon orang tuanya kalau dia sudah sampai di Bandung.
"Oh Alhamdulillah sayang kalau kamu udah sampai, Kamu udah makan sayang? tanya Ibu putri.
"Belum nih Ibu aku belum masak"
"Kalau gitu kamu masak aja dulu nak baru kamu makan"
"Sebentar baru aku masak Bu soalnya aku masih males, aku mau rebahan aja dulu di kamar."
"Oh iya sayang terserah kamu aja yang jelas kamu jangan lupa makan iya"
"Iya ibu, Lala mana ibu? tanya Putri.
"Oh Lala...tunggu ya Ibu panggilkan. Lala ini Kak Putri nelpon"Teriak Ibu Putri.
"Kakak Putri telepon ibu kalau gitu tunggu aku"
" Assalamualaikum Kak Putri Kakak lagi ngapain? tanya Lala"
"Oh kakak sekarang cuma males-malesan doang sayang di kamar, kalau kamu sayang lagi ngapain?.
"Oh kalau Lala tadi lagi main mainan yang kakak beliin buat Lala dulu"
"Kamu suka sama mainan itu ya dek"
" Iya dong Kak nyatanya Lala mainin mainan itu"
*Di kampus*
Berapa lama Putri libur kuliah akhirnya dia masuk kuliah lagi.
~Kantin~
" Putri aku kangen banget sama kamu Putri untung kamu udah balik ke Bandung" sahut Dina yang memeluk putri dari belakang.
"Iya Din aku juga kangen banget sama kamu, Kabar kamu gimana? tanya putri.
"Kabar Aku baik Putri kalau kamu?.
"Alhamdulillah kabar Aku baik juga. Eh kamu enggak pesan makanan?
__ADS_1
Pesan gih sana sebelum kita masuk kelas"
"Aah enggak aku udah sarapan di rumah Put" "Ow kalau gitu tunggu aku selesai habisin makanan aku ini iya"
"Ok put"
*Pergi Ke Bengkel Mobil*
setelah Putri dan Dina pulang dari kampus mereka berdua lanjut ke bengkel untuk memperbaiki mobil putri yang rusak.
" Hei Dina kamu ingat enggak janji kamu yang dulu" tanya Putri.
"Janji???
Emangnya aku punya janji ya Putri"
"Dina Iya kamu punya janji"
"Ahhhh Janji apa Put"
"Hei dulu kamu bilang kalau aku pulang dari kampung katanya kamu mau temani aku ke bengkel untuk perbaiki mobil aku yang rusak" kata Putri yang agak kesal sama Dina karna Dina lupa sama janjinya.
"Gimana sih kamu.
"Oh itu iya....iya aku temenin kamu ke bengkel. Kirain aku punya janji apa ternyata cuma janji itu toh" sahut Dina sambil tersenyum.
"Ok kita ke bengkel sekarang"
~Di bengkel~
Putri dan Dina pun sampai di bengkel. Tapi mereka tidak sadar kalau Reza dan Aldo juga ada di sana karna mereka juga ingin memperbaiki mobilnya
" Akhirnya sampai juga"
"Iya Dina karyawannya mana ya?.
Karyawannya pun datang menghampiri Dina dan Putri.
"Permisi mbak ada yang bisa saya bantu?
"Iya Mas Ini mobil saya lagi rusak"
"Apanya yang rusak Emba?.
"Yang rusak itu di bagian belakangnya Mas"
"Ow kalau gitu kalian nunggu di kursih sana biar saya perbaiki mobilnya"
"Ow iya"
Putri dan Dina pun berjalan menuju kursi. Tapi mereka engga sadar kalau di tempat duduk itu ada Reza dan Alex juga.
"Kita duduk di kursi itu aja ya Put"
"Iya ayo"
"Eeh tunggu dulu deh kayaknya aku pernah lihat kalian berdua tapi dimana iya" kata Alex.
"Iya aku ingat kalian berdua kan yang sudah nabrak mobil aku dari belakang sampai-sampai mobil aku rusak, kenapa kalian ada di sini?
"Mau kita disini ke atau kita disana itu urusan kita bukan urusan kalian berdua. Eh aku kasih tau iya mobil aku juga rusak gara-gara kamu dan sekarang aku memperbaiki mobil ku di bengkel ini juga"
"Harusnya kita yang bertanya kenapa kalian ada disini bocah"
"Iya aku juga perbaiki mobil akulah di bengkel ini juga"
"Apaan sih kalian ikut-ikutan aja" kata Reza
" Kalian tuh yang ikut-ikutan, udah salah enggak mau ngaku pokoknya kalian yang harus bayar ongkosnya semua"
"Siapa juga yang mau bayarin ongkos mobil kamu. Itu sih urusan kamu aku mah bodo amat"
"Aku enggak peduli pokoknya kamu harus bayar ongkosnya sebentar"
"Apaan sih kamu sok akrab banget kalau aku enggak mau gimana"
"Nyebelin banget sih jadi orang udah Put kita enggak usah layani mereka kita duduk disana aja enggak usah duduk di sini sahut Dina yang sudah dari tadi dia menahan emosinya"
"Iya udah kalian pindah aja, Siapa juga yang suru kalian duduk di sini dasar boca tidak tau sopan santun"
**Setelah mereka sudah lama menunggu akhirnya mobil mereka selesai di perbaiki. Setelah semuanya beres mereka pun Pulang kerumah masing-masing
Assalamualaikum Alhamdulillah guys episode ke tiganya sudah selesai Aku harap kalian jangan bosen-bosen nunggu episode berikutnya ya Dan aku ucapkan terima kasih yang sudah sempatkan waktunya untuk membaca novel aku ini jangan lupa like Comment and vote ya guys.
Thank you, Eeh satu lagi kalian jangan lupa mampir ke novel pertama aku yang berjudul Aku butuh kasih sayangmu.
__ADS_1
Thank you guys**