
saat Mereke sudah menemui tabib Suan er bertanya dengan tabib mengenai kekuatan yang dimiliki Xing Li.
"tabib kami ingin bertanya mengenai mengenai kekuatan temanku Xing Li.....,apakah tabib tahu kekuatan apa itu.....".tanya Suan er.
"apakah kau merasakan adanya gejolak dalam hatimu .....?".tanya tabib.
"benar tabib......".
"apakah kau merasakan jantungmu berdetak kencang dan tubuhmu bergetar lalu akhirnya mengeluarkan kekuatan yang ada di dalam dirimu......?".
"benar tabib....bagaimana tabib bisa tau.....?".
"oh.....jangan jangan anak ini adalah anak dari Li Tian Cheng dan istrinya lian.......,apakah dia anak yang diramalkan.....?".kata tabib dalam hati.
"tabib.....tabib.....".Xing Li memanggil tabib yang sedang melamun.
"ah.......iya......".jawab tabib terkejut.
"kenapa tabib melamun....?".tanya Xing Li.
"ah......tidak apa apa.....".
"jadi.......,bagaimana tabib tau gejala gejala yang saya alami......".
"jika itu benar......,kemungkinan kau adalah anak yang telah diramalkan untuk mengalahkan penyihir jahat dengan kekuatan batu cinta sejati......".
"penyihir jahat....?,siapa penyihir jahat itu tabib....".tanya Suan er.
"penyihir jahat adalah orang yang menjelma menjadi penyihir dengan api balas dendam yang mendalam di hatinya...".
"lalu....,bagaiman dengan batu cinta sejati itu......?".tanya Xing Li.
"batu cinta sejati itu adalah satu satunya kekuatan yang paling kuat Yanga ada di dunia ini,yang akan mengalahkan penyihir jahat yang ingin menghancurkan seluruh cinta yang ada di dunia ini......".
"apa.....?".jawab Xing Li dan suan er serentak.
"maaf tuan muda apakah tuan muda bisa meninggalkan kami berdua,ada yang ingin saya bicarakan dengan nona Xing Li......ini penting......".
"baiklah tabib....".jawab Suan er.
Duk.......,suara Suan er menutup pintu.
"maaf nona......apakah aku boleh melihat bahu di bagian belakang mu .......".
"boleh......memang kenapa tabib......?".
"tidak apa apa aku hanya ingin memeriksa.....".
"baiklah.....silahkan tabib......".
"hah.....ternyata benar terdapat tanda batu cinta sejati di bahu bagian belakangnya........,kalau begitu sudah tidak diragukan lagi nona ini adalah putri dari Li Tian Cheng dan Lian istrinya......".kata tabib dalam hati.
"ada apa tabib kenapa tabib terkejut......".
__ADS_1
"dari tanda yang aku lihat di bagian bahu belakang mu, sudah tidak di ragukan lagi kamu adalah putri dari Li Tian Cheng dan Lian dan anak yang telah diramalkan.....".
"apa.......".
"iya......Li Tian Cheng dan Lian adalah nama orang tuamu...".
"apa.....orang tuaku......?".
"iya, dahulu saat kaku masih dalam kandungan ibumu Lian ayah dan ibumu memeriksakan mu ke saya dan setelah ku periksa ternyata kamu adalah anak yang telah diramalkan....., sampai pada kamu dilahirkan di sini aku menyuruh ibu dan ayahmu untuk menjaga mu agar terhindar dari kejaran penyihir jahat yang ingin melukaimu......".
"lalu.....sekarang di man ibu dan ayahku tabib......".
"aku tidak tahu karena setelah kamu dilahirkan, aku tidak lagi bertemu dengan ibu dan ayahmu......,kenapa kamu bertanya keberadaan orang tua mu bukankah mereka bersamamu apa yang terjadi kepada mereka......?".
"aku tidak tahu tabib.....aku di asuh oleh seorang kakek yang menemukanku di bawah pohon.....".
"kalau begitu bersabarlah nak......,aku yakin kamu pasti kiat menghadapi ini , untuk sementara tetap berhati hatilah karena jika penyihir jahat menemukan mu dia tidak akan segan segan membunuhmu, karena sebenarnya kekuatan mu itu masih belum sempurna......".
"baiklah tabib......lalu bagaimana caraku untuk menyempurnakan kekuatan ku ini tabib.......?".
"jika aku sudah menemukan cinta sejati mu maka Pati kekuatan batu cinta sejati dalam dirimu akan sempurna.....".
setelah Xing Li selesai berbicara dengan tabib ia keluar menemui Suan er.
"hah.......Xing Li kau sudah keluar ,hei.....kau lama sekali......".
"iya....maaf ya.....kau jadi menunggu lama gara gara aku....".
"tidak....tidak apa apa.....,hei....kau berbicara apa dengan tabib......lalu kenapa kau sedih...?.".
Xing Li kembali mengingat apa yang dikatakan tabib kepadanya tadi.
"ingat jangan Samapi kau memberitahukan hal ini kepada siapa pun, hanya orang yang kamu cintai saja yang boleh mengetahuinya.....".kata tabib dalam ingatan Xing Li.
"hei......Xing Li kenapa kau melamun......apa yang kamu pikirkan......?".
"hah......,ah.....tidak....tidak ada yang aku pikirkan....,ya sudah ayo kita pulang....".
"emmmmm.....baiklah......".
setelah sampai di gubuk, Suan er memasak makan malam untuk Xing Li, karena dia merasa bahwa Xing Li hari ini sangat lelah.
"akhirnya kita sampai juga......".ujar Suan er.
"iya.....".jawab Xing Li pelan.
"hei......kenapa kau lemas sekali tadi saat kita ke rumah tabib kau yang paling semangat,lalu kenap sekarang kau lemas sekali.....".
"oh....itu.....,aku tidak apa apa aku hanya sedikit lelah saja....".
"ada yang aneh dengan Xing Li....,apa ada yang dia sembunyikan dariku.....".kata Suan er dalam hati.
"hei...Suan er ada apa kenapa kau melihat ku seperti itu.....".
__ADS_1
"hah.....ah tidak, tidak apa apa....hei apakah kau lapar....,biar aku masakan ya.....".
"emmmmm....boleh...".
"baiklah tunggu sebentar.....".
"em....".
"baiklah.....siap makanan sudah datang......,hei...Xing Li ayo kita makan dulu.....,tadi katanya kau lelah ini makanlah agar energi mu kembali.....".
"emmm....iya.....".
"ini aku ambilkan nasi dan lauk ya....,aummmm.....enak sekali....ah....aku ini pintar memasak".
"huft.......".Xing Li menghela nafas .
"hei....kau kenapa ayo makanlah tadi katanya kau lelah.....".
"iya....,aummmm..... ini enak....".
"tentu saja siapa dulu yang masak Suan er.....,ayo cepat habiskan setelah itu kita tidur ini sudah malam....".
"em......".
setelah itu akhirnya mereka berdua selesai makan.
"ah.......aku kenyang sekali.....,hei Xing Li tidur lah terlebih dahulu biar ini aku bereskan....".
"iya....maaf ya Sudak merepotkanmu.....".
"ah....tidak seharusnya aku yang minta maaf karena sudah merepotkanmu....,sudahlah ayo cepat tidur sana ini biar aku bereskan setelah itu aku akan menyusul tidur.....".
"iya.......".
setelah Suan er selesai membersihkan, ia langsung pergi tidur, saat tengah malam, Suan er mendengar suara tangisan Lalu ia pergi memeriksa dari mana asal suara tangisan itu, ternyata suara tangisan itu berasal dari Xing Li yang duduk di depan gubuk sambil melihat bulan di atas.
"heh.....heh......heh.....".Xing Li menangis.
"emmmmm.....ah......,hah......suara apa itu.....?".jawab Suan er terkejut.
"heh....heh.....mmmmmm...heh.....".
"hah....sepertinya itu suara tangisan perempuan.....".
"heh.....hemmmm......heh......".Xing Li masih menangis.
"kurasa suaranya berasal dari luar....".
Suan er pun keluar....
"hah....itu kan Xing Li kenap sis menangis di tengah malam begini ....".
"heh.....heh.....heh......".
__ADS_1
"kasihan Xing Li.....,kurasa dia membutuhkan.......".
bersambung.........