Perjuangan Mempertahankan Cinta Sejati

Perjuangan Mempertahankan Cinta Sejati
BAB .7 Malam yang penuh dengan kesedihan


__ADS_3

Kasihan xing li......., kurasa dia membutuhkan teman...”.


“hmmmmmm......heh....heh.....”. xing li menangis tersedu sedu.


Sambil memandangi bulan xing li masih terpikirkan oleh perkataan tabib mengenai orang tuanya.


Dari tanda yang aku lihat dari bahu bagian belakangmu, sudah tidak diragukan lagi kamu adalah putri dari li tian cheng dan lian, dan kamu adalah anak yang telah ditakdirkan untuk memiliki kekuatan terhebat yaitu kekuatan batu cinta sejati.


Pikir xing li berkata dalam hati.


“ heh.... heh.... heh...., tabib mengatakan bahwa orang tuaku itu adalah li tian cheng dan lian tapi bahkan aku sendiri tidak tahu keberadaan mereka sekarang, sesungguhnya di mana mereka mengapa mereka meninggalkanku di bawah pohon itu kenapa......, dan apa yang dimaksud dengan anak yang sudah di takdirkan untuk memiliki kekuatan batu cinta sejati...., aku bingung aku bingung.......heh...heh....”. rintih xing li yang merasa sedih dengan apa yang di pikirkannya.


“ haaaaa......., ibu ayah sebenarnya di mana kalian berada.......”.teriak xing li menangis semakin menjadi.


“ xing li kau kenapa......? “. Tanya suan er.


“ eh..., suan er kamu mengejutkanku saja...”. jawab xing li terkejut.


“ ha....ha..... maaf..., tapi kenapa kamu menangis tengah malam begini...? “. Jawab suan er.


“ tidak apa apa .....”. xing li mencoba meyakinkan suan er.


“ apakah karena perkataan tabib tadi yang mengganggu pikiranmu...? “.


“tidak bukan itu......”.


“ lalu apa ....?”.


“bukan apa apa “.


Xing li berusaha untuk meyakinkan suan er agar suan er tidak curiga padanya kalau dia sebenarnya memikirkan apa yang tabib sampaikan padanya tadi.


“sudahlah aku hanya memikirkan tentang kakekku, aku rindu padanya.....”.


“oh....., kamu rindu dengan kakekmu.......”.


“iya....”.


“tidak apa apa xing li kakekmu pasti sudah tenang di sana jadi tidak perlu khawatir...”.


“emmmm....., baiklah...”.


“xing li lain kali jika kau merasa sedih katakanlah padaku aku akan selalu menemanimu”.


Pluuuk......tiba tiba xingli menyenderkan kepalanya ke bahu suan er.


“e....e...e..., xi... xing li kamu mengagetkanku tahu...”. suan er terkejut.


“suan er bolehkah aku bersandar di bahumu sebentar saja.....”. jawab xing li.

__ADS_1


“emmmm.....baiklah.....”.


“suan er....”.


“ya....”.


“bisakah kau berjanji satu hal untukku...?”.


“janji janji apa itu....”.


“berjanjilah bahwa kau tidak akan pernah meninggalkanku...., dan tetaplah berada di sisiku...”.


“apa....?,emmmmm...ba...baiklah aku akan berjanji tidak akan pernah meninggalkanmu, akan tetapi tolong berhentilah bersedih dan bahagialah untukku....”.


“emmmmmm....., iya baiklah”.


“ xing li kali ini kamu jangan jauh jauh dariku ya..., aku tidak mau kamu jauh dariku, aku ingin melindungimu dan terus menjagamu....”.


“hmmmmm....., melindungiku....,ha...ha.... bertarung melawan serigala saja tidak bisa apalagi melindungiku dari bahaya, hmmm..... rasanya tidak mungkin...”. ujar xing li meremehkan suan er.


“xing li kamu ini selalu saja suka kalau soal mengejekku, walaupun aku ini kelihatan lemah akan tetapi aku ini kan pemasak yang hebat....”.


“hmmmm.....,iya iya kamu adalah pemasak yang paling handal”.


“hmmmm......benarkan akhirnya kamu tahu juga kemampuan hebatku”.


“iya......, tapi pecundang kalau soal bertarung”.


“kejarlah aku kalau bisa, dasar pecundang uekkkk.......”. xing li mengejek suan er.


“awas kamu ya heeeeeeh......”.


Pada tengah malam itu Mereka pun saling bertengkar berkejar kejaran satu sama lain, keesokan harinya saat hari sudah mulai menjelang pagi suan er pun terbangun dan mulai memasak makanan lezat untuk xing li agar tenaganya pulih kembali, suan er berpikir kalau kejadian semalam pasti membuat xing li lelah.


“huaaaahhhhh......., wah tidur ku sepertinya nyenyak sekali tadi malam.....sungguh malam yang indah, oh iya ku rasa aku harus memasak makanan yang lezat hari ini, karena kejadian semalam kurasa xing li pasti akan kelelahan pagi ini, baiklah aku aku akan memasak makanan yang sangat lezat untuknya.....”.


Plung....sreng....sreng.....


Suan er mulai memasak, setelah bahan bahan yang ia gunakan untuk memasak sudah ia siapkan semuanya, ia lalu memasukkan semuanya satu persatu dalam panci penggorengan,


Xing li yang masih tertidur pun mencium bau yang sangat lezat sehingga ia terbangun dari tidurnya.


“emmmm......, bau apa...ini,baunya enak sekali, apakah suan er sedang memasak”.


Sreng....sreng.....sreng.....


“ah benar kurasa suan er sedang memasak makanan lezat, wah kelihatannya enak lebih baik aku kesana ah......”.


“emmmmm, sip.... makanannya sudah jadi, ha...ha... aku ini memang pemasak yang handal...,lihat saja nanti pasti xing li akan suka dengan masakanku...”.

__ADS_1


“wah.....kelihatannya lezat, suan er berikan padaku biar aku yang akan membawanya ke meja makan”.


“eiiiitsss....,tidak boleh aku yang akan membawanya ke meja makan...”.


“baik baik....”.


Di meja makan.


“suan er, cepatlah aku sudah lapar......”.


“iya iya....,bisakah kau sabar sedikit.....,kau kira ini tidak panas”.


“iya...,ya sudah ayo cepat...”.


“baiklah.....,ini dia masakan spesial resep rahasiaku..”.


“wah menarik sekali, dari tampilannya sudah membuat ku ingin cepat cepat makan...”.


“baiklah ayo sekarang kita makan....”.


“baik.....selamat makan...”.


“aummmmm.........”. ujar suan er memakan satu suap masakannya.


“aummmm........., wah ini lezat sekali, masakannya meleleh di lidahku dan dagingnya juga lembut wah ini sungguh masakan terbaik dalam hidupku bahkan ini lebih lezat dari pada masakanku ,sungguh luar biasa”.


“iyakan....., apa aku bilang bahwa aku ini adalah seorang pemasak yang hebat tidak ada yang dapat menandingi masakanku yang luar biasa lezat ini”.


“hmmmmm.....,ya ya ya aku akui masakanmu ini memang lezat.”


Setelah selesai menikmati masakan yang begitu lezat, mereka pun akhirnya membereskan sisa sisa makanan yang tersisa di atas meja, lalu setelah itu mereka pun beranjak mandi.


“haaaaaah......., akhirnya aku kenyang juga tenagaku lansung pulih kembali setelah menikmati hidangan lezat ini...”.ujar xing li.


“baiklah kalau begitu, karena kita sudah selesai makan, lebih baik kita membereskan ini lalu mandi...”.


“siap jenderal.....”.


Akhirya mereka pun beranjak mandi saat xing li sudah selesai mandi suan er yang melihatnya pun langsung terpesona dengan keindahan tubuh xing li yang memiliki bodi sexy


Suan er sampai tidak bisa berkedip ketika melihat xing li keluar dengan pesona yang membuatnya semakin terpesona padanya.


“suan er sekarang giliranmu mandi aku sudah selesai.....”.


“oh baiklah...”.


Ketika suan er berbalik arah seketika muncul kata kata dalam hatinya


Wah....., pemandangan apa yang aku lihat sekarang ini, bentuk tubuh yang sexy pinggagnya yang langsing wajahnya yang cantik dadanya yang luar biasa sungguh pesona apa ini, indah sekali, tidak kusangka xing li memiliki pesona kecantikan yang sangat luar biasa sampai....

__ADS_1


# Bersambung #


maaf selama ini author selalu terlambat buat update cerita 😥🙏


__ADS_2