Pinang Aku Dengan Keimanan Mu

Pinang Aku Dengan Keimanan Mu
Menyusun rencana


__ADS_3

Saat ini Keano sudah berada d bandara, semua keluarga yg tadi malam mendoakan nya ikut serta mengantar.


Semua memeluk Keano. Fuji dan Akiara bahkan terisak dalam tangis nya melepas Keano..


"Ini yg membuat ku enggan untuk pergi, aku takut tak bisa kembali"


"Kau memakai makeup murah kak??? Lihat lah mata itu sudah hitam seperti panda. Makanya beli makeup yg mahal agar tidak luntur" Keano mengusap mata Fuji, dan tersenyum.


Itu hanya bualan Keano, ia tak ingin melihat air mata Fuji. Rasa nya ia juga ingin mengeluarkan air mata tapi gengsi..


"Kemarin kau tak membelikan ku kosmetik" Ucap Fuji memanyunkan bibir nya.


"Tunggu aku kembali dan aku akan membeli kan toko nya untuk mu"


"Itu janji mu Keano. Dan janji adalah hutang. Kau harus kembali untuk kami semua"


Keano mengangguk.Tapi dalam hati nya ragu.


Keano berpindah dari Fuji ke adik semata wayang nya, dan memeluk Akiara erat dan berbisik.


"Jika aku tak kembali, kau harus bahagia"


Akiara menggeleng


"Aku hanya bahagia berada di sisimu, kau harus menjemput ku dan kita akan kembali ke Jepang bersama "


Keano tersenyum, mencium puncak kepala Akiara.


"Aku minta tolong jaga Akiara paman. Jika dia nakal, maka pukul saja pantat nya itu"


Dimas tergelak dan memeluk Keano.


"Kau tak usah takut, aku melindungi mu dari sini"


Keano mengangguk mantap.


Keano melambaikan tangan dan menghilang d balik pintu.....


.


.


🇯🇵 Jepang..


Keano d jemput langsung oleh Leo dan beberapa anak buah mereka. Saat di dalam mobil..


"Paman, pengawal untuk Akiara sudah paman kirimkan???"


Leo mengangguk.


"Sudah, mungkin saat ini mereka juga sudah sampai"


"Aku tak ingin terjadi apa apa dengan nya"


"Aku tau yg kau rasakan,, setelah sampai kau beristirahat lah terlebih dahulu. Karena kita nanti malam akan mengadakan pertemuan "


"Hah... Aku terlalu takut saat ini"


"Aku tau, tapi kau harus kembali dengan selamat. Agar Daddy mu bangga pada mu boy"


"Daddy, kau tau jika aku takut bukan??? Bisakah kau pulang dan memberikan ku pelukan??? Seperti yg kau lakukan dulu??"


Malam hari ...

__ADS_1


Pertemuan penting dilakukan d ruang bawah Tanah mansion mewah Nomura.


D tengah mereka sudah ada meja bulat besar. Hanya orang orang yg terpilih saja yg berada di sana.


Mereka tak membawa banyak pasukan inti, tapi mereka akan membawa pasukan bayangan. Dari laut, darat dan udara.


Beberapa juga ada hacker internasional yg akan mengacak sistem keamanan mereka..


Tempat mereka beraksi adalah dalam hutan terlarang d pinggir kota. Di sana adalah markas mereka, mereka bersembunyi dari kejaran para musuh mereka.


Awalnya sulit mencari posisi mereka, tapi karena hebat nya kelompok Nomura membuat mereka menemukan tempat persembunyian musuh.


Laptop di nyalakan, Keano dan Dimas terhubung di sana.


Dimas yg notabene anak emas Nomura membuat mereka menghormati dan menganggap Dimas juga bos besar mereka.


Pertemuan memakan waktu yg sangat lama. Mereka tidak ingin ada kesalahan sedikit pun.


.


.


.


Sementara itu d salah satu universitas..


Syanum melirik kanan kiri seperti mencari seseorang, tapi ia memang sedang mencari Keano.


Bermaksud akan mengembalikan ponsel yg sudah d berikan Keano, bahkan paper bag itu setiap hari ia bawa ke kampus.


Tapi sudah hampir seminggu ini dia tidak melihat Keano.


Dia mendapatkan info jika Keano setiap hari selalu menunggu seorang wanita yang juga kuliah d kampus ini, tapi wanita itu pun juga tidak berhasil Syanum temui.


Syanum kesal sendiri, setelah d rayu rayu ia di tinggalkan?? Tidak bertanggung jawab sekali pria itu.


Syanum menggeleng dan membawa istighfar sebanyak banyak nya.


Bukan kah dalam Islam tidak ada nama nya pacaran??? Tapi kemarin pemuda itu melamar nya tak langsung??


Lagi lagi Syanum beristighfar, ia hanya manusia biasa yg tak luput dari dosa dan juga ingin merasakan cinta..


Syanum sudah hilang akal mencari cara agar menemukan s pemuda yg nama nya saja tidak ia ketahui..


Di tengah kebimbangan, ia teringat satu hal yaitu Mas Dion.


Kemarin pemuda itu mengatakan mas Dion bukan?? Berarti mereka sudah saling kenal bukan???


Baiklah, aku akan meminta mas Dion mengantarkan ku kepada pemuda itu...


Syanum tersenyum lega karena akhir nya bisa bertemu dengan pemuda itu, ehh bukan... Maksud nya bisa memberikan lagi ponsel pemilik pria itu..


.


.


"Mas," panggil Syanum.


"Ya , ada apa???"


"Mmmm.. Begini mas.. Itu... Aku..." Syanum menunduk kan kepala seraya memilin milin kedua tangan nya.


Dion mengernyit bingung.

__ADS_1


"Kamu mau ngomong apa sih num??? Aku gak ngerti"


"Gini mas, aku mau bertemu dengan teman mas yg minta nomor ponsel ku waktu itu"


"Devan???"


Oo jadi nama nya Devan...


"Untuk apa???"


"Kemarin aku di kasih ponsel sama temen mas itu, jadi aku berniat ingin mengembalikan"


"Devan kasih kamu ponsel?? Untuk apa???"


"Aku juga gak tau mas" jawab Syanum tersipu.


"Astaghfirullah num, kamu harus sadar. Jika Devan itu sudah memiliki istri"


Jawaban Dion bagai guntur d siang bolong bagi Syanum.


Ternyata pemuda itu sudah memiliki istri, jadi untuk apa dia mendekati ku???


"Mana ponsel nya??? Besok biar aku kembali kan kepada nya"


Syanum mengangguk dan memberikan paper bag itu kepada Dion. Syanum pamit dan berlalu dari hadapan Dion.


"Syanum, kau malah menyukai pria beristri. Padahal di sini ada aku... Jika saja mama tidak melarang ku, mungkin aku akan mendekati mu. Dan untuk kau Devan, aku akan membuat perhitungan dengan mu besok"


.


.


Seminggu setelah pertemuan, hari ini adalah hari di mana mereka melakukan aksi.


3 mobil siap membawa mereka.. Persenjataan sudah siap dan sangat lengkap.


Sebelum pergi, Keano melihat ponsel nya. Melihat nama yg ia harap menghubungi nya, ia sudah menyimpan no nya di ponsel itu. Tapi sepertinya Syanum masih marah dan juga mungkin ponsel yg ia berikan sudah d buang...


Entah kenapa ia jadi ingin mendengar suara wanita itu lagi, wanita cantik d balik cadar nya..


Jika ia tidak menutup wajah nya itu, mungkin sudah banyak yg memperebutkan Syanum.. Keano yakin itu


Ah.. Keano jadi merindukan Syanum..


"Fokus Keano!!"


Leo menepuk pelan bahu Keano, ia melihat Keano memutar mutar ponsel dengan satu tangan seperti memikirkan sesuatu.


"Tinggal kan dulu semua masalah yg tak berguna. Karena saat ini ada masalah yg lebih penting"


Keano mengangguk dan bangkit mengikuti Leo dari belakang.


.


.


Hai hai hai pasti disini banyak yg bertanya tanya, Kenapa Keano takut??? Kok lemah banget???


Jadi Nomura sudah meninggal kan semua yg ber bau mafia.


Jadi sedikit pun Keano tidak d latih dalam bela diri, ia hanya di latih memakai senjata.


Keano hanya menjalankan bisnis dan perusahaan Nomura, tidak bisnis d dunia gelap.

__ADS_1


__ADS_2