
Sementara itu d belahan dunia lain. Seorang pemuda tampan dengan wajah khas Jepang tengah berdiri d depan abu kremasi kedua orang tua nya.
Ia tengah melakukan acara ososhiki, yaitu upacara penghormatan terakhir.
Masa lalu orang tua nya yg kelam membuat mereka meninggal dengan cara yg tragis.
Salah satu musuh menyerang mereka tanpa ampun. Menyisakan kesedihan mendalam bagi kedua anak mereka. Keano Kai dan Akiara Nomura Kai.
Satu persatu keluarga, sahabat dan juga kolega memberikan penghormatan terakhir kepada Nomura Kai dan Yuki Arimura.
Abu mereka dibawa ke kuil Shinjuku Gyeon Gakuen shoin d Tokyo. Bersebelahan dengan orang tua dan adik Nomura.
Keano menghela nafas berat, saat ini beban yg ia tanggung akan semakin berat. Keano tidak yakin bisa menjaga harta peninggalan sang daddy.
"Maaf tuan muda, kita harus segera pulang, nona Akiara telah menunggu anda di mobil"
Keano menatap sekali lagi abu dan foto orang tua nya.
"Beristirahatlah dengan tenang dad, mom. Aku menyayangi kalian" Ucap nya berlalu .
Mobil membawa nya menuju mansion mewah milik sang daddy.
Saat ini semua bawahan Nomura berkumpul, wajah mereka terlihat kehilangan.
Sosok Nomura sangat d kagumi para anak buah nya, dulu ia kejam tapi setelah menikah Nomura sudah menanggalkan semua kekejaman nya.
Ia menuruti semua permintaan istri agar keluar dari kelompok mafia yg sudah membesarkan nama nya.
YAKUZA..
Nomura bahkan meninggalkan Jepang dan tinggal d Australia sesuai keinginan sang istri. Di sana Keano dan Akiara dibesarkan.
Mereka kembali ke Jepang saat Keano ingin merambah dunia teknologi tapi berbuntut penyesalan .
Moment ini yg d jadikan oleh para musuh menyerang. Naas nya Nomura dan Yuki tewas dalam pertarungan demi menyelamatkan Keano dan Aika.
Keano menyesal karena tidak bisa membantu kedua orang tua nya, ia juga menyesal karena telah memaksa sang daddy agar kembali ke negara asal nya.
Kenangan demi kenangan berlarian d pelupuk mata, bagaimana Yuki menyayangi nya dengan tulus.
Ia harus membalas dendam atas kematian mereka. Orang tua yg sangat ia cintai.
"Tuan muda" panggilan dari Okada, kaki tangan sang daddy membuat Keano kembali pada kenyataan.
"Pengacara keluarga menunggu anda dan nona Akiara d ruang kerja"
Keano mengangguk dan segera menuju ruang kerja di ikuti Akiara.
"Selamat siang tuan muda" pengacara itu membungkuk hormat.
Keano mengangguk dan segera duduk d kursi kebanggaan Nomura, sedangkan Akiara dan pengacara itu duduk d kursi berhadapan dengan Keano.
"Saya akan membacakan surat wasiat yg ditinggalkan oleh Tuan besar"
"Baiklah "
Satu persatu kata d baca, surat itu berisi tentang tahta kekayaan Nomura ia turunkan kepada kedua anak nya. Perusahaan Kai akan jatuh ke tangan Keano sedangkan perusahaan fashion Yuki akan d berikan kepada Akiara.
__ADS_1
Didalam surat itu Nomura menulis semua nama musuh yg masih bergentayangan d sekitar keluarga nya, Nomura juga menginginkan Keano menuntas mereka semua.
Nomura juga meminta Keano ke negara Indonesia menemui seseorang yg dapat membantu nya saat ini.
Yaitu Dimas Prayoga.. Kaki tangan Nomura serta mertua dari sepupu nya Fuji...
Mau tak mau, suka tak suka Keano harus menuruti permintaan terakhir Nomura.
Ia akan membalas dendam setiap tetes darah yg di keluar kan oleh kedua orang tua...
Ia yg mengawali dan ia pula yg harus mengakhiri...
.
.
Saat ini Keano tengah berdiri d balkon kamar orang tua nya, tadi ia mencari semua berkas yg akan membantu nya menemukan musuh bebuyutan sang daddy..
Kenangan kenangan saat bersama terus hadir dalam ingatan .
"Hah, maafkan aku dad. Aku memaksa mu untuk kembali."
Pikiran nya melayang saat mengingat perdebatan nya dengan sang daddy waktu itu.
"Dad, kita haru kembali ke Jepang"
"Kenapa??? Bukan kah disini kau sudah nyaman"
"Ya, tapi aku ingin kembali. Aku ingin merambah dunia teknologi, dan aku merasa Jepang paling pas"
"Tidak sekarang Keano, kau belum sempurna. Pelatihan yg ku ajarkan masih belum cukup untuk membuat mu tangguh"
" Tapi musuh Daddy ada dimana mana"
"Bagaimana jika aku saja yg berangkat tanpa Daddy???"
"Jangan macam macam kau Keano, jika tanpa aku kau bisa apa???"
Keano meninggalkan Nomura dengan keadaan marah.
Hah...
Lagi lagi Keano menghela nafas berat..
Karena keegoisan, ia berangkat seorang diri ke Jepang. Tanpa didampingi para pengawal.
Nomura pun menyusul dan akhirnya semua yg tidak d harapkan terjadi.
Untung Akiara selamat dalam insiden itu. Jika tidak, entah akan seperti apa hidup nya jika d tinggalkan seorang diri.
DRT.. DRT..
Deringan ponsel memecah lamunan Keano.
"Onee-chan Fuji calling"
"Hallo kak"
__ADS_1
"Kamu baik baik saja Keano"
"Ya, aku baik baik saja"
"maaf aku tidak bisa datang, keadaan tidak kondusif jadi mertua ku melarang untuk datang"
"Tidak apa apa kak, aku maklum. Aku pun akan melarang mu jika aku menjadi mertua mu"
"Keano.... Aku tau bagaimana perasaan mu saat ini, jika kamu ingin bercerita, aku siap mendengarkan nya"
"Aku akan menceritakan semua nya, saat aku sudah siap kak. Bolehkah aku mengunjungi mu???"
"Tentu, aku akan dengan senang hati menyambut mu"
"Sekalian aku akan mengantarkan Akiara kesana. Ku rasa untuk saat ini Indonesia menjadi tempat yg paling aman untuk nya "
"Ku rasa juga begitu, aku akan menjaga Kiara disini. Kapan kau datang??!"
"Nanti aku akan kabari, ku rasa secepatnya "
"Baiklah ku tunggu, kau berhati hati lah"
"Ya, terimakasih "
Panggilan terputus. Keano akan secepatnya mengantar Kiara ke Indonesia, karena disana ada keluarga Fuji yg akan melindungi. Tak mungkin ia membawa Akiara ke Paris, tempat paman nya Hiroki dan Alice tinggal. Karena di sana jauh lebih berbahaya.
Saat ini Keano tidak lagi mempercayai orang orang yg ada d sekitar nya, karena yg d anggap saudara bisa menjadi musuh.
Keano melangkah menuju kamar sang adik.
Pemandangan yg pertama ia lihat adalah sang adik memeluk erat foto kebersamaan dengan orang tua nya.
"Kiara" panggil nya pelan.
"Ya kak"
"Kita akan ke Indonesia, kau ikut kakak kan??"
Akiara mengangguk.
"Kapan kita berangkat kak??"
"Secepatnya.. Kakak akan mempersiapkan semua nya secepat mungkin"
"Baiklah kak".
Semenjak Orang tua mereka meninggal, Akiara terlihat tak bersemangat. Ia menjadi sangat pendiam, keceriaan nya sirna.
Padahal sifat asli nya sangat bawel seperti sang mommy, ia juga sering menjahili sang kakak. Sama persis dengan aunty nya Haruka, adik kandung Nomura yg juga mama dari sepupu nya Fuji.
Hah.
Keano merindukan tingkah jahil sang adik yg membuat nya harus berurusan dengan sang daddy dan mommy. Semua ini karena ulah keegoisan Keano sendiri.
Maafkan aku Daddy...
.
__ADS_1
.