Pinang Aku Dengan Keimanan Mu

Pinang Aku Dengan Keimanan Mu
Pinang aku dengan keimanan mu


__ADS_3

Acara pembukaan toko kue Syanum telah usai,, saat ini dia dan para karyawan tengah beberes untuk menutup toko itu..


Semua undangan satu persatu telah pergi,, tinggal Keano sendiri yg memilih menunggu di kursi teras..


Ia tak ingin para karyawan terganggu akan kehadiran nya..


Hari mulai beranjak malam,, Syanum memutar kunci dan berpisah dengan para karyawan di depan toko untuk pulang kerumah masing masing..


"Syanum" panggil Keano.


Syanum menoleh,,


"Anda???"


Keano tersenyum, "Aku ingin bicara sebentar, kamu ada waktu???"


Syanum mengangguk dan duduk d kursi yg di duduki Keano..


Mereka duduk berjarak 1 meter..


"Kamu masih mengingat ku ???" tanya Keano..


"Apa benar kamu adalah mas Keano???"


Keano mengangguk..

__ADS_1


"Mungkin wajah ku berubah,, banyak hal yg sudah aku alami selama d Jepang.."


"Lalu bagaimana mas bisa kembali??? Maksud ku... Kabar tentang meninggal dunia itu??"


"Ya, kabar itu kabar bohong yg sudah di rencana kan ,, aku belum meninggal.. "


Syanum mengangguk


"Aku operasi plastik karena sebagian wajah ku hancur.. Selama 3 tahun aku menjalani pengobatan yg sangat menyiksa ku, bahkan aku pernah koma selama berbulan bulan lama nya. Rasanya waktu itu aku ingin menyerah... Tapi aku mengingat janji ku kepada seseorang bahwa aku akan kembali dan aku menepati janji ku itu"


"Kamu semakin dewasa mas" Syanum tergelak, ia sangat ingat awal pertemuan nya dengan Keano,, bahkan ia tak melupakan tamparan yg ia sematkan d pipi mulus Keano waktu itu..


"Waktu yg mengubah ku .. Dan Kau tau Syanum??? Jika saja aku boleh memilih, maka aku ingin terlahir dari keluarga sederhana saja.. Tidak ada masa lalu kelam yg mengintai ku" ucap Keano lirih..


Syanum menoleh ke arah Keano,,tatapan nya sendu menyiratkan beban batin yg ia tanggung seperti nya sangat berat..


Keano tersenyum.. Membuat jantung Syanum seakan keluar tapi posisi nya ..


"Benar,, tapi aku takut setelah ini akan banyak lagi cobaan yang akan ku terima.."


"Mass,, percayakan sama Allah.."


"Aku percaya,, bahkan sangat percaya.. Kau tau??? Waktu aku koma,, aku sering mendengar suara orang membaca Al-Qur'an.. Rasa nya hati ku sangat tenang dan damai.. Dan itu juga lah yg membuat aku bisa terjaga dari tidur panjang ku waktu itu"


Keano melirik Syanum yg menunduk kan pandangan..

__ADS_1


"Mau kah kau jadi makmum ku Syanum???"


Syanum menoleh,, beberapa detik pandangan mereka bertemu..


"Pinang aku dengan keimanan mu mas" Syanum menghela nafas berat "jika perbedaan sifat mungkin kita bisa sama sama belajar.. Tapi jika tentang agama, maaf aku lebih memilih RABB ku"


Keano tersenyum,,


"Aku tau, aku sudah banyak belajar mengenai Islam .. Mau kah kau berjuang untuk ku???"


"Aku tidak bisa menjanjikan apa pun saat ini,, karena jodoh di tangan Allah.. Aku tak ingin mendahului nya"


"Bisakah kau merayu Rabb mu agar kau menjadi istri ku???"


Syanum tersenyum walau tidak tampak, hanya mata nya yg menyipit menandakan bahwa ia sedang tersenyum..


"Kau tau mas, bahkan hampir setiap malam aku bersujud dan menyebut nama mu.. Bukan untuk ku miliki tapi aku menginginkan kau kembali dan tetap hidup"


"Terimakasih karena telah mendoakan ku.. Jadi seperti nya doa mu d kabulkan bukan??? doakan juga tentang masa depan kita"


Syanum diam..


"Banyak rintangan yang akan kita hadapi mas,,,"


"Aku tau .. Itu sebab nya aku ingin mengajak mu berjuang bersama ku.. Dan aku akan berusaha melewati rintangan itu"

__ADS_1


.


.


__ADS_2