
Hal yg terberat bagi mahasiswa adalah ketika menyusun skripsi.. Bahkan ada dari mereka yg mengalami stres mengerjakan tugas akhir ini..
Tapi tidak Dengan Syanum.. Dalam 3 tahun ia bisa menyelesaikan kuliah karena otak nya yg pintar,, ditambah dengan doa tulus yg selalu d panjatkan oleh kedua orang tua.
Setelah wisuda, perusahaan Rafael ingin merekrut Syanum menjadi bagian dari mereka.
Tapi Syanum menolak secara halus. Ia merasa tidak enak jika selalu merepotkan keluarga Bimantara.
Itu hanya salah satu alasan Syanum menolak, alasan utama nya adalah karena Dion..
Setelah kepergian Keano, Dion menjadi terlalu perhatian kepada nya. Sikap Dion seperti itu membuat nya Risih.. Bukan karena dirinya terlalu percaya diri, tapi Dion menyatakan cinta nya pada Syanum.
Syanum yg dari awal menganggap Dion sebagai kakak, tentu saja menolak. Lagi pula tidak ada getaran seperti getaran kepada Keano..
Keano... Bahkan untuk melupakan nama nya saja Syanum tak sanggup..
Benar kata Keano waktu itu, cinta pada pandangan pertama itu nyata..
Syanum berencana membuka sebuah toko kue d pusat kota..
Toko yg sudah dari dulu menjadi impian terbesar nya..
Uang jajan yg diberikan Rafael selama 3 tahun ia tabung bahkan tak terpakai sedikit pun.
__ADS_1
Kebutuhan nya sudah d sediakan Rafael, ia juga tidak suka belanja. Sekali belanja malah dibelikan oleh Zefa..
Rumah sudah memiliki wifi, dan mesin fotocopy.. Jika ada yg ingin di print mesin printer pun juga sudah stand by..
Sungguh beruntung bukan???
(pengalaman teman teman yg jadi mahasiswa,, uang kiriman habis karena harus prin dan fotocopy ini itu)
Bukan ia tak mau memberi sedikit rezeki kepada orang tua nya.
Tapi rupanya bapak dan ibunya juga rutin dikirimkan uang oleh Rafael hingga hidup mereka sudah sangat berkecukupan.
Bapak nya sudah tidak lagi bekerja di sawah yg panas. Beliau membuka toko pupuk yg hanya satu satu nya di kampung mereka.
Sang ibu juga membuka toko kelontong di samping toko pupuk..
Harga yg mereka tawarkan pun lebih murah dari kota. Mereka hanya mengambil sedikit keuntungan saja agar tidak memberatkan para warga.
.
.
Hari ini adalah hari peresmian toko kue yg di dirikan Syanum, setelah memotong pita,, Syanum membagikan secara gratis kue kue yg sudah ia buat.
__ADS_1
Rafael mengundang para kolega bisnis nya untuk datang mencicipi..
Sekalian promosi, agar mereka bisa memakai jasa Syanum untuk kantor dan acara mereka.
Hanya itu yg bisa Rafael bantu, karena Syanum menolak investasi yg di berikan Rafael.
Lagi lagi karena alasan tidak enak.
Perusahaan Dimas juga mendapat kan undangan,, keluarga besar nya pun turut hadir dalam acara itu..
Syanum menyambut mereka dengan suka cita hingga satu orang pemuda datang, ia tak mengenal pemuda itu. Tapi jantung nya berdebar kencang melihat tatapan nya kepada Syanum..
Syanum langsung menundukkan pandangan nya..
Takut terjadi zina mata,, pemuda itu mendekati Syanum dan memberikan bucket bunga mawar merah nan indah..
Seraya berbisik..
"Aku kembali Syanum"
Syanum mendongak dan menatap dalam mata pemuda yg ada di depan nya..
Seketika nampan yg ia bawa jatuh ke lantai menimbulkan suara keras, membuat semua orang yang berada di san menoleh.
__ADS_1