Pindah Lapak Ke Oren

Pindah Lapak Ke Oren
Side job


__ADS_3

"Pengalaman menarik yah? ada banyak pengalaman 'menarik' yang saya dapatkan di dalam game DMO, tapi yang paling berkesan bagi saya adalah saat berpartisipasi dengan pemain lain untuk membantu salahsatu kerajaan di timur benua Nogard melawan invasi beast monster yang di pimpin oleh Raja iblis, peristiwa itu memicu mainstory sehingga batas level pemain di naikan menjadi seratus lima puluh."


"Ah betul sekali, peristiwa itu memang sulit di lupakan, saya sendiri merasa tegang saat meliput langsung di lokasi kejadian." Tunda berkomentar, demi kepentingan penyiaran tentu saja sebagai host acara yang mengkhususkan membahas game Dream miracle online, Tundra memainkannya juga.


"Untungnya kemunculan lima NPC misterius berlevel tinggi dapat membalikan keadaan di medan perang, sayangnya Raja iblis berhasil kabur meskipun terluka parah, kemudian setelah itu Asosiasi petualang milik kerajaan mengeluarkan Quest dadakan untuk memburu raja iblis dengan reward item kelas legendary!" Wolfgang memberi komentar balasan dengan binar mata antusias.


Item legendary masih merupakan puncak dari kelas item yang ada di dream miracle online menurut kebanyakan pemain, akan tetapi ada sebuah rumor yang beredar mengatakan masih ada tingkat kelas yang lebih tinggi dari itu, tapi hingga saat ini rumor itu belum terbukti kebenarannya.


Tentu saja pemain yang memiliki item legendary dapat membuat character avatarnya akan menjadi oper power, sehingga keberadaan pemain ini akan menjadi incaran semua guild elit di seluruh benua Nogard dan saat inipun yang di ketahui hanya ada tiga pemain yang memiliki item tersebut, mereka merupakan pemain yang berada di puncak tangga leaderboard, dalam artian pemilik level tertinggi di dalam game Dream Miracle Online.


"Pastinya ada alasan khusus kerajaan itu mau melepaskan salah satu harta berharga mereka, mungkin Raja iblis berpotensi menjadi ancaman serius di masa depan untuk mereka!" Tundra berpendapat yang di balas anggukan setuju oleh Wolfgang.


"Oke pemirsa di rumah, mungkin kalian masih penasaran dengan kisah Wolfgang di dalam game Dream miracle online, tenang saja masih ada beberapa pertanyaan yang belum saya utarakan, tapi sebelum itu kita akan kembali setelah menyaksikan jeda pariwara berikut." Pungkas Tundra diakhiri dengan senyuman, kemudian layar televisi berganti menampilkan iklan sebuah kemasan rokok.


"Ku beri satu permintaan, monggo?"


"Beneran?"


"Iyaps!"


"Kalau begitu... Aku mau Shiva kalah!"


"..."


'Thud', Andri mematikan televisinya kemudian beranjak menuju pintu depan, disana karyawan yang sebelumnya dia perintahkan untuk mengantarkan makanan telah sampai.


Senyum sopan dari Tomi  menyambutnya ketika membuka pintu, Andri membalas senyuman itu sambil meraih kantong plastik yang di sodorkan oleh Tomi, setelah mengucapkan terimakasih lalu memberikan uang tips untuk karyawannya itu, Andri menutup kembali pintu.


Setelahnya Andri membawa bungkusan itu menuju meja makan kemudian mengeluarkan isi di dalamnya, kini dihadapan Andri terhidang satu porsi nasi goreng spesial yang tampak masih mengepulkan uap panas, melihat tampilannya yang menggugah selera tanpa sungkan Andri memakannya dengan lahap.


Selesai menikmati sarapannya Andri kembali masuk kedalam kamar, kemudian merebahkan tubuhnya diatas kasur.


Menghabiskan waktu seharian di dalam game membuat perasaannya sedikit lelah, bukan artian dalam hal fisik namun lebih ke dalam pikiran menurutnya.


Tanpa sadar Andri tertidur dan saat terbangun kembali hari sudah menjelang siang, mengingat janjinya pada Kalatera, dengan gerakan cepat Andri meraih helm Vr kemudian mengenakannya.


...[ Anda terhubung kedalam game Dream Miracle ]...


Zee kembali berada di tempat trakhir dirinya log-out yaitu didalam sebuah gua, hanya ada dia seorang tidak tampak adanya Chopin ataupun Kalatera disana.


Zee membuka sebuah pesan yang sebelumnya dikirimkan oleh Chopin, dalam pesan itu Chopin memberitahukan tengah bersama Kalatera di suatu tempat, mereka  akan kembali dalam sepuluh menit.

__ADS_1


"Open Status!"


...[ Nama : Zee ]...


...[ Ras : Human ]...


...[ Level : 15 ]...


...[ EXP : [ 450/1% ] [ 4500 EXP Nxt. LV ]...


...[ Job. : Warzard/ Highmage ]...


...[ Side Job : - ]...


...[ Title : 4 ]...


...[ HP : 10,600/100% ]...


...[ MP : 10,600/100% ]...


...[ STATUS ]...


...Fame : 450...


...-...


...Credit : 60 Gold 10 copper...


...[ TITLE ]...


...1. Lucky player's...


...2. Fallen star...


...3. Devil killer ...


...4. Genius player...


...[ ITEM ]...


...1. (36×) Small Dagger (Common)...

__ADS_1


...2. Ulinos Sword  ( Unique)...


...3. Mysterious Egg (?)...


...4. (5×) Bubble dream...


...[ SKILL ]...


...1. Hard Absolute technique Series...


...2. Night vision...


Zee baru mengetahui adanya menu tambahan dalam panel statusnya, sepertinya level lima belas merupakan minimal syarat untuk bisa menggunakan side job.


Side Job atau job sampingan seperti namanya merupakan Job kedua yang bisa diambil oleh pemain, dimana job itu tidak berfokus pada pertarungan.


Contohnya seperti blacksmith, Whitesmith, Chef atau Koki, merchant, Alchemist, Spy dan Miner. Antloph adalah pemain pertama yang di ketahui Zee memiliki Side job.


"Maaf kami pergi tanpa menunggu mu terlebih dahulu." Kata Chopin saat baru masuk kedalam gua di ikuti Kalatera di belakangnya.


"Hm, apa yang tengah kalian lakukan sebelumnya?" Zee hanya bergumam sebelum mengajukan pertanyaan, melihat wajah mereka yang tampak kelelahan membuatnya sedikit penasaran.


"Kami pergi ketempat yang pernah aku bicarakan pada mu sebelumnya dan kebetulan lokasinya tidak jauh dari sini." Jawab Kalatera dengan nada datar, entah kenapa dirinya merasa jengkel ketika


melihat penyihir itu kembali.


Merasakan sikap Kalatera yang kurang bersahabat padanya, Zee hanya bisa tersenyum canggung, lalu dia kembali mengajukan pertanyaan pada mereka, Zee mengerti tempat yang dimaksud adalah sarang dari kawanan skywolf, "lalu apa yang kalian temukan?"


"Aku melihat jumlah mereka memang banyak, mungkin sekitar seratus ekor lebih tapi aku tidak melihat adanya sang Alpha disana." Chopin menerangkan, dia berpendapat dengan jumlah monster serigala sebanyak itu kemungkinan bisa menghancurkan sebuah desa.


"Apa yang akan kita lakukan, mustahil bisa mengalahkan mereka dengan hanya mengandalkan kekuatan kita bertiga bukan?" Ucapan Zee terdengar skeptis.


"Sebenarnya kami punya rencana tapi ini ide dari Kalatera, tapi apakah boss setuju?"


"Coba kau katakan?" Zee menaikan sebelah alisnya saat mendengar pertanyaan itu, dia kemudian melihat kearah Kalatera, sementara sang Acolyte yang di tatap hanya membuang muka dengan pipi yang terlihat sedikit memerah.


"Begini, seperti yang kalian tau, semua hewan monsters di dalam dream miracle online merupakan hewan yang pendendam, aku tidak tau atas dasar apa pihak Dreamtecno memprogram ciptaan mereka seperti itu, tapi hal itu bagus juga, kita bisa memanfaatkan kemarahan mallet monkey untuk menyerang mereka, sekawanan skywolf itu." Terang Kalatera.


"Jangan bilang kau ingin balas dendam pada mereka, jadi memanfaatkan kesempatan ini?" Tuduh Zee pada gadis demi-human itu, dia sudah menduganya, pasti Kalatera sangat marah mengenai peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh kawanan mallet monkey terhadapnya secara kurang ajar tempo lalu.


"Tentu saja, aku ingin melihat Kera-kera sialan itu menderita, sudah waktunya aku membalas perbuatan mereka!" Kalatera tersenyum licik.

__ADS_1


Melihat senyuman itu seolah dilayangkan padanya membuat Zee langsung dihinggapi perasaan tidak enak.


__ADS_2