Pindah Lapak Ke Oren

Pindah Lapak Ke Oren
Odinius


__ADS_3

"Aku membutuhkannya, hanya saja uang yang ku miliki tidak cukup." Zee mengaruk belakang kepala sambil menatap botol kaca di depannya.


Yoda tidak merasa marah mendengar pengakuan Zee yang tidak memiliki cukup uang, dia memakluminya.


"Jika kau menginginkannya, kau bisa menerima Quest dari ku, akhir-akhir ini pasokan red core yang di kirim dari ibu kota sering terlambat datang."


"Benarkah?" Tanya Zee terlampau cepat.


"Tentu saja, tapi aku tidak yakin kau bisa menyelesaikannya, Quest ini sedikit sulit untuk pemula seperti mu!"


...[ Quest ]...


...Keterangan : Penjaga toko Yoda membutuhkan bahan untuk membuat Red Potion, kumpulkan 20 Red Core dari monsters Rabbit blood fangs dan berikan pada penjaga toko Yoda....


...Tingkat kesulitan : D...


...Red core : 0/20...


...Hadiah : 5 Hight Red pottion...


...Penalti : Hubungan Anda dengan penjaga toko Yoda menjadi buruk....


"Tidak masalah, aku akan mencobanya meskipun bisa saja diriku gagal mendapatkanya." Zee berkata untuk meyakinkan penjaga toko Yoda.


...[ Quest Diterima ]...


"Aku hargai keberanian mu petualang, ambilah potion ini sebagai bekal awal perjalanan mu."


Penjaga toko Yoda memberikan small red potion yang tadi sempat dia keluarkan dan langsung Zee ambil tanpa rasa sungkan, mengingat dia membutuhkannya.


Zee mengucapkan selamat tinggal kepada penjaga toko Yoda sebelum melangkah keluar dari dalam toko, langkah cepatnya berjalan menuju gerbang kota sebelah selatan menuju arah titik pertama dirinya muncul.


Rencana Zee terlebih dahulu adalah kembali memburu beberap monster Lazy Goat untuk menaikan Level, mengingat monster Rabbit blood fangs memiliki rata-rata Level 5, mereka juga merupakan monster agresif dan hidup berkelompok, jadi akan sulit membunuh mereka dengan Level Zee saat ini.


Sesampainya di luar gerbang kota, Zee langsung meminum small red potion sebagai persiapan, lalu membuang botolnya ke sembarang arah, rasanya sedikit pahit dan bercampur dengan sensasi sejuk seperti daun mint.


Tubuh Zee terasa melayang beberapa centi dari permukaan tanah dengan kilauan cahaya hijau yang membalut tubuhnya, seketika Hpnya kembali pulih.


"Open Status!"


...[ Nama : Zee ]...


...[ Ras : Human ]...


...[ Level : 1 ]...

__ADS_1


...[ EXP : (45)/28% ]...


...[ Job. : Novice ]...


...[ Title : - ]...


...[ HP : 100/100% ]...


...[ MP : 100/100% ]...


...[ STATUS ]...


...STR(5) VIT(5) AGI(5) INT(5)...


...-...


...Credit : 10 copper...


...[ WEAPON ]...


...- Small Dagger...


Zee sudah sampai di pinggir danau tempat pertama kali dirinya memulai permainan, sudah hampir lima belas menit berdiam di sana, tapi tidak ada satu pun monsters Lazy Goat yang menghampirinya, apa mungkin saat itu hanya kebetulan pikirnya.


Merasa mulai bosan Zee melangkah masuk kedalam hutan yang berada di sisi barat danau, perjalanan kali ini akan terasa sangat panjang menurut pikirannya kembali.


"Argh! Sialan, ini lebih mengerikan daripada di kejar oleh puluhan gadis!"


Seorang pemuda berambut hitam bermata hijau yang memakai pakaian Novice terlihat berlari dengan sekuat tenaga.


Di belakang pemuda tersebut segerombolan monsters berbentuk kelinci bertaring merah yang memiliki ukuran dari rata-rata ukuran kelinci normal di dunia nyata tampak mengejar pemuda itu.


Zee terus berlari tanpa memikirkan arah yang dituju, langkah kakinya membawa dia masuk ke dalam hutan lebih jauh.


Kelinci itu tidak lain adalah Rabbit Blood Fangs, Zee cukup sial bertemu hewan itu ketika saat akan mencari monster berlevel rendah untuk menaikan levelnya.


Mendapatkan serangan langsung dari gerombolan Rabbit Blood Fangs, di pastikan Zee bisa langsung mati.


Tiba-tiba saja sebuah cahaya merah turun dari langit, bentuknya seperti meteor yang berekor, lalu cahaya itu tepat menghantam gerombolan Rabbit Blood Fangs yang tengah mengejar Zee, seketika Rabbit Blood Fangs musnah tak bersisa bahkan dengan Zee yang agak jauh sekali pun dari lokasi ledakan terkena efeknya.


'Booommmmm!!!'


...《 Anda terkena efek sebuah ledakan, menerima (80) kerusakan 》...


"Apa-apaan?" Zee berteriak, karena terkejut melihat bar HPnya berada di angka kritis.

__ADS_1


Zee menghentikan langkah dan langsung tertegun untuk beberapa saat sebelum melangkah menghampiri lokasi ledakan, saat sampai dirinya melihat seorang pria tua berjanggut panjang tergeletak di pusat kawah hasil ledakan, dan di tangan kirinya tergenggam sebuah tongkat pendek yang terdapat bola kristal di ujungnya.


Pandangan Zee beralih kesekitar tempat pria tua itu tergeletak, matanya seketika bersinar melihat banyak Red Core berserakan, tanpa memperdulikan pria itu yang tampak tengah sekarat, Zee sibuk memungut semua drop item yang di jatuhkan oleh Rabbit Blood Fangs.


...[ Rabbit Meat ]...


...[ Desc. daging yang berasal dari Rabbit Blood Fangs, bahan yang berguna untuk membuat masakan. ]...


...[ Red Core ]...


...[ Desc. Inti energi dari Rabbit Blood Fangs, bahan yang berguna untuk membuat potion. ]...


...[ Rabbit Skin ]...


...[ Desc. Kulit dari Rabbit Blood Fangs, kumpulkan Rabbit Skin dan berikan pada pemilik skill sewing untuk membuat seperangkat equip. ]...


Zee menyimpan semua drop item kedalam Inventori, beberapa yang tidak berguna tetap di kumpulkan untuk di jual nanti, terlalu fokus mengamati membuat Zee lupa dengan keberadaan orang lain di dekatnya.


"Oh, Tuan apa kau baik-baik saja?"


...[ Nama : Odinius (NPC) ]...


...[ Ras : Human ]...


...[ Level : ??? ]...


...[ Hp : 500/??? ]...


...[ Mp : 150/ ??? ]...


...[ Desc. : Seorang Grand Mage yang merupakan satu dari sepuluh Kesatria pelindung Star Kingdom. ]...


Cepat-cepat Zee membantu Odinius dengan menarik tubuhnya, lalu di sandarkan ke sebuah batang pohon tumbang yang ada di dekatnya.


Zee sangat terkejut dengan statistik status milik orang ini, angka level yang dia miliki tidak tampak selain itu tubuhnya memakai Armor kualitas tinggi, setidaknya armornya berada di tingkat Epic.


"Petualang muda cepat pergi selamatkan diri, jangan perdulikankan aku, iblis itu sebentar lagi akan datang kemari." Odinius terbatuk pelan sebelum berkata, dia membuka sebelah matanya, tampak bola matanya berwarna merah.


Zee menggaruk rambut kepalanya, kebiasaan ketika dirinya merasa bingung, karena tidak bisa membantu untuk menyembuhkan Odinius, mengingat dirinya hanya seorang pemula tanpa mempunyai skill apapun di tambah tidak ada potion yang tersisa.


Dan lagi iblis apa yang orang ini maksud, mengingat kota daun merah merupakan kota awal untuk setiap pemain dan pastinya tidak ada yang berlevel tinggi di sana, di pastikan jika mendapat serangan dari iblis itu kota daun merah dipastikan akan hancur.


"Tuan Odinius biarkan aku membantu mu, setidaknya membawa mu pergi ke kota Daun Merah untuk mendapatkan pengobatan!"


Zee merasa harus menolong Odinius, mengingat berkat dirinya yang tanpa sengaja membunuh kawanan Rabbit Blood Fangs sehingga Quest yang sedang dia jalankan bisa terselesaikan tanpa harus bersusah payah bertarung.

__ADS_1


"Tidak perlu, waktu yang kumiliki tidak banyak, petualang muda sebelum aku mati, maukah kau membatu ku?" Odinius bertanya, sepertinya dia mendapatkan sebuah pencerahan setelah melihat pemuda di depannya.


"Selama masih dalam batas kesanggupan ku, aku pasti membatu mu Tuan Odinius!" Zee mengangguk pasti, memenuhi keinginan orang yang akan mati, merasa itu merupakan kewajiban yang harus dia turuti.


__ADS_2