Pindah Lapak Ke Oren

Pindah Lapak Ke Oren
Narius


__ADS_3

"Aku datang untuk mengantarkan pesan dari Tuan Odinius!" Zee berucap halus, Zee mengeluarkan gulungan surat dari inventori kemudian dia berikan pada Narius.


Zee sedikit tercekat saat matanya bertemu pandang dengan Narius, Pria itu memiliki bola mata tanpa kornea, putih polos alias buta.


Meskipun begitu sosoknya tampak begitu agung dengan aura suci yang terasa kuat, memberikan sensasi kenyamanan saat berada di dekatnya.


Nyatanya keadaan itu tidak menghambat Narius dalam bergerak, Narius membuka gulungan surat yang diberikan Zee, kemudian meraba setiap tulisan yang ada disana.


Narius mendesah pelan saat selesai membaca isi surat tersebut, terdengar suaranya berbisik pelan, "Odinius aku harap keputusan mu tepat memilih Anak ini sebagai pewaris!"


Narius mengangkat kepala mengalihkan tatapannya pada Zee, Pria tua itu melangkah perlahan kemudian berhenti dua langkah didepan Zee.


"Pesan sudah aku sampaikan, kini aku permisi Tuan Narius!" Zee kembali berucap sambil membungkukkan tubuh, kemudian melangkah pergi dari ruangan itu.


Menurutnya tidak ada lagi yang perlu dilakukan di tempat ini, tujuan selanjutnya adalah mengunjungi Asosiasi petualang untuk melaporkan keberhasilan misi di Desa Tomore.


"Tunggu petualang, bukannya kau mendapatkan misi khusus dari Odinius?" Tanya Narius mencoba menahan kepergian Zee.


Zee mengangguk. "Aku tebak pasti Tuan Odinius memberitahukan mu melalui surat itu, dan Anda benar aku sedang menjalankan misi yang diberikan olehnya!"


"Aku bisa membantu mu untuk menemukan mereka, asal kau mau menerima syarat dariku!" Narius berucap serius.


Odinius memang menuliskan tentang Zee dalam suratnya, selain itu Odinius juga menceritakan pertarungannya dengan sang General Demon Bradyblues, kemudian pergi ke suatu tempat untuk memulihkan diri.


...[ Hidden Quest ]...


...Keterangan : Narius sang Lord dari House of Librarian meminta mu untuk menjadi bagian dari keluarga House of Librarian....


...Tingkat kesulitan : E-...


...Hadiah : Informasi keberadaan general demon...


...Penalti. : -...


Tanpa banyak berpikir Zee menerima Quest tersebut, lagipula hal itu menguntungkannya mengingat dirinya membutuhkan informasi akurat mengenai keberadaan delapan general demon.


...[ Quest diterima ]...


"Aku ucapkan selamat datang petualang, kau merupakan bagian dari keluarga kami sekarang, aku harap dengan bertambahnya dirimu membawa angin perubahan besar pada House ini." Narius berucap dengan binar kebahagiaan.

__ADS_1


...[ Selamat Anda adalah pemain pertama yang menjadi anggota sebuah House ]...


...[ Mendapatkan title Knight of Librarian ]...


"Apa maksud dari perkataan mu Pak Tua?" Tanya Zee tidak mengerti.


"Kau punya kewajiban membawa kejayaan pada House ini kembali." Narius menerangkan, "untuk itulah aku akan menceritakan tentang kebenaran dunia ini."


Narius mengetukan tongkatnya pada lantai ruangan, formasi sihir di bawahnya mulai bersinar dengan cahaya putih terang dan terus merambat sampai ke kaki patung, saat tersentuh cahaya kedua belas patung membuka mata secara perlahan seolah mereka hidup, lalu sebuah suara yang berbeda menggema di dalam ruangan, terdengar saling menyahut.


"Penguasa langit adalah Dewa yang menciptakan dunia sepuluh ribu tahun yang lalu, sang Dewa menunjuk dua belas orang yang berasal dari ras yang berbeda untuk menjadi penguasa wilayah daratan Benua Nogard."


"Mereka dikenal sebagai dua belas pilar dunia, lima ribu tahun pertama semua mahluk hidup damai dalam satu naungan yang sama, mereka saling berbagi dan berjalan beriringan tanpa memandang perbedaan diantara mereka"


"Sang Dewa  mewariskan satu Mystical item pada setiap Pillar Dunia dengan harapan tidak akan adanya peperangan yang dibutakan oleh keserakahan diantara mereka."


"Kedamain telah berubah menjadi kekacauan. Semua berawal saat terciptanya ras baru, mereka di kenal sebagai ras Demon."


"Ras mereka tercipta dari esensi hukum kegelapan, dimana setiap dari mereka haus akan adanya peperangan dan kekacauan."


"Hadirnya Ras Demon memicu ketidak seimbangan dunia dan menjadi mimpi buruk untuk semua orang, ras Demon mulai menyebarkan kebencian dan menciptakan permusuhan."


"Perang terjadi selama bertahun-tahun dan masa itu di kenal dengan era kekacauan, pada akhirnya dengan bantuan Mystical item, dua belas pillar dunia berhasil mengalahkan ras Demon."


"Dan kini sisa dari pengikut ras Demon mulai bergerak kembali, bersatulah dengan orang-orang pilihan pillar dunia untuk menghilangkan ancaman dari kehancuran dunia!"


...[ Anda mendengarkan kisah sejarah awal dunia ]...


...[ Hidden Quest Terpicu ]...


.........


...[ Hidden Quest ]...


...Keterangan : kumpulkan dua belas Mystical item tersembunyi untuk menyatukan kembali pillar dunia, agar terciptanya sebuah kedamaian di benua Nogard....


...Tingkat kesulitan : SS+...


...Hadiah :...

__ADS_1


...- Mendapatkan hak khusus atas mystical item....


...- Mendapatkan Title The severeign world...


...- Hubungan mu dengan anggota pillar dunia +10000...


...Batas waktu : 10 tahun...


...Penalti. :...


...- Membuka Secret event - World closer...


...- Fame (-10000)...


...- Menjadi musuh dari semua Ras yang ada di Benua Nogard...


...[ Quest tidak bisa di tolak! ]...


Rahang Zee terasa membentur lantai saat membaca notifikasi Quest tersebut, apalagi penalti yang di dapatkan ketika misi tersebut gagal, membayangkannya saja membuat Zee sakit perut.


World Closer adalah akhir dari sebuah dunia, 'takdir dunia, ada di tangan ku?' Zee bukan hanya merasa sakit perut tapi kini dirinya ingin sekali muntah, Zee tidak percaya hal luar biasa seperti itu di percayakan padanya, yang benar saja!


Seharusnya bukan dirinya, masih banyak pemain lain yang lebih layak, contohnya adalah Wolfgang atau pemain peringkat dunia lainnya.


Cahaya yang membungkus lantai mulai meredup bersama dengan berhentinya ucapan dari suara yang bergema tersebut.


"Aku menagih janji mu Pak Tua, jadi dimana mereka?" Zee berkata dengan nada sedikit tinggi pada Narius, dalam hatinya Zee terus merutuki banyak hal, dia merasa tertipu.


Sepuluh tahun memang bukan waktu yang singkat untuk mencari semua benda tersebut, tapi tetap saja jika tidak mengetahui lokasi pasti dari tempat benda itu tersimpan akan terasa sulit.


Narius tampak menyeringai, "Petualang muda sesuai janji ku, pergilah ke lembah hutan berkabut dan temui kepala suku Qaigob, ambil benda berharga milik mereka dan bawa kemari."


"Lagi-lagi misi." Zee berdecak, kemudian langsung membuka situs internet mencari informasi letak keberadaan Lembah hutan berkabut, menunggu beberapa saat dan apa yang dicarinya muncul, ternyata banyak pemain yang memberi ulasan mengenai tempat itu.


Lembah hutan berkabut berada di ujung barat Star Kingdom, wilayah tersebut merupakan perbatasan antara dua kerjaan, monster disana rata-rata berlevel tiga puluh lima keatas dan itu artinya Zee harus kembali grinding untuk menaikan level terlebih dahulu sebelum pergi kesana, mengetahui semua hal itu Zee hanya bisa membuang napas kasar.


"Baiklah Tuan Narius sesuai keinginan mu, aku pergi sekarang!" ucap Zee pelan, lalu berbalik tubuh, sepertinya emosi Zee kini sedikit mereda dengan tidak memanggil Narius Pak Tua lagi.


"Tunggu!"

__ADS_1


"Apa lagi?" Zee kembali tersulut emosi, dia membatalkan langkahnya yang akan segera keluar pintu, lalu memandang Narius dengan tatapan kesal.


__ADS_2