Pindah Lapak Ke Oren

Pindah Lapak Ke Oren
Ulinos sword


__ADS_3

Kalatera menggeleng pelan hal yang sama dilakukan oleh Chopin dan Zee hanya bisa mendengus kasar sebagai respon atas ketidak setujuan mereka, lalu kembali bertanya dengan nada rendah.


"Chopin. Tidak bisakah kau buat mereka menerima hujan panah seperti waktu itu, agar masalah ini cepat selesai?"


"Maaf boss semua spesial skill ku masih dalam masa cooldown, saat ini aku hanya bisa mengeluarkan Skill dasar dari job sebelumnya!" Chopin menjawab dengan wajah menyesal.


Zee mengangguk. "Aku akan kebawah, Chopin kau lindungi aku sementara kau Kalatera gunakan skill buff mu untuk Chopin agar mananya tetap utuh."


Chopin dan Kalatera saling berpandangan sebelum mengangguk setuju, keduanya kemudian mengeluarkan kembali senjata masing-masing, lalu Zee mulai turun secara perlahan menggunakan akar pohon yang sebelumnya dia gunakan, setelah beberapa saat Zee akhirnya menapak tanah.


Tidak ada dari Skywolf atau pun Mallet Monket yang menyambut, karena sebelumnya Chopin telah membuka jalan terlebih dahulu dengan menembakan lima anak panah sekaligus, sehingga tempat yang menjadi pendaratan Zee terbebas dari kumpulan monster.


Zee mengeluarkan Ulinos Sword kemudian menerjang kedepan mengincar setiap monster yang menurutnya tampak sekarat, kedatangan Zee sempat membuat kawanan Mallet Monkey berhenti  sejenak sebelum kembali bergerak dengan lebih beringas.


...《 Anda memberikan serangan Critical hit》...


...《 Anda memberikan (100) kerusakan》...


...《 Anda memberikan (300) kerusakan》...


...《 Anda memberikan serangan Critical hit》...


...《 Anda memberikan (150) kerusakan》...


...《 Anda memberikan (200) kerusakan》...


..........


Dalam beberapa tebasan Zee berhasil membuat luka yang cukup serius pada setiap monster dan sisanya diakhiri oleh panah Chopin.


Kerjasama mereka berdua terlihat begitu kompak seolah telah melakukannya selama bertahun-tahun, dimana Zee mengayunkan pedangnya kesegala arah dan sesekali melakukan gerakan  memutar sementara Chopin melindunginya dari arah titik buta.


...[ Skywolf terbunuh ]...


...[ Skywolf terbunuh ]...


...[ Mallet monkey terbunuh ]...


...[ Skywolf terbunuh ]...


...[ Mallet monkey terbunuh ]...


.........


...EXP di dapatkan : (31350)...


...[ Anda menerima (10450) EXP ]...


...LEVEL UP!...


...LEVEL UP!...

__ADS_1


...[ Selamat Anda naik level (2) ]...


Lima belas Skywolf dan sepuluh Mallet Monkey menjadi korban pertama dari keganasan mereka berdua, namun bukannya ketakutan monster skywolf dan mallet monkey semakin banyak yang menghampiri Zee.


Zee menghirup napas dalam, mempersiapkan diri untuk menghadapi situasi ini, kini Zee mencoba untuk lebih seius.


Ada banyak sekali drop item berserakan di dekat kakinya tapi menurutnya bukan waktu yang tepat untuk mengambilnya sekarang, fokusnya kini adalah untuk bisa mengalahkan semua monster yang mendekat terutama mallet monkey.


...《 Anda terkena serangan (400) kerusakan》...


...《 Anda memberikan (300) kerusakan》...


...《 Anda terkena serangan (400) kerusakan》...


...《 Anda terkena serangan (400) kerusakan》...


...《 Anda memberikan (300) kerusakan》...


...《 Anda memberikan serangan Critical》...


.........


...[ Anda menerima efek skill Healing Orb dari Kalatera, menambahkan 15HP/detik selama 120 detik ]...


Bola cahaya seukuran kepalan tangan bayi yang berwarna putih tampak melayang-layang di atas kepala Zee mengikuti kemanapun dirinya bergerak, Zee memandang Kalatera dan gadis itu hanya merespon dengan sebuah anggukkan ringan.


Zee kembali mengayunkan pedangnya kesegala arah, memberikan serangan penghabisan pada setiap skywolf yang sekarat, disisi lain Chopin terus menembakan anak panahnya tanpa henti, bahkan sekarang setiap kali anak panah itu mengenai target menyebabkan efek sebuah ledakan, sehingga mampu membunuh empat sampai lima monster sekaligus.


Berbeda dengan Chopin yang memiliki banyak variasi skill, Zee hanya memiliki satu skill active dan itupun hanya cocok digunakan oleh seorang Asassin, ketika menghadapi banyak sekali serangan, skill itu tidak berguna samasekali, namun Zee masih bisa menutupi kekurangannya dengan keahlian berpedang yang nyaris seperti ahli.


Bersamaan dengan sistem yang memberitahukan kenaikan level kembali, sesuatu terjadi pada pedang di tangannya.


...[ Syarat level terpenuhi, Magic of Ulinos Sword kini bisa digunakan ]...


...[ Syarat level terpenuhi, skill Hard Absolute Technique seri ke tiga di dapatkan ]...


.........


...[ Skill Hard absolute of magic technique berhasil di pelajari ]...


........


...[ Wind release : Drizzle sand (active)]...


...[ Beginner : Lv. 1]...


...Menciptakan badai pasir dalam skala tertentu, Mengurangi status lawan sebesar 3%, efek slow didapatkan musuh selama berada dalam jangkauan serangan, durasi 150 detik....


...Skill Exp: 0...


...Untuk naik level : 100...

__ADS_1


...[ Mana : 500 point ]...


...[ Cooldown : 1 jam ]...


.........


...[ Sword of Ulinos ]...


...Item Tipe : Long sword...


...Item Tingkat : pertumbuhan ( Unique )...


...Desc. Pedang yang di tempa menggunakan logam material immortal stone, merupakan Peninggalan dewa Ulinos, pedang ini mewarisi kemampuan pengendalian petir sang dewa....


...ATK : +400...


...SPD : +700...


...Syarat pemakaian : Level 20, kumpulkan semua set armor untuk mendapatkan kekuatan sejati dewa Ulinos....


...STR : +30...


...AGI : +55...


...Dur. : 600...


...[ Effect skill : Electric shock (pasive) ]...


...Damage yang dihasilakn bertambah 5%, berpeluang memunculkan sebuah petir dari langit sebesar 40% ketika pengguna berhasil melakukan sepuluh tebasan, sengatan listrik yang dihasilkan memberikan efek stun pada target selama 5 detik....


Zee mengangkat pedangnya tinggi-tinggi, mengamatinya dengan perasaan takjub, secara keseluruhan Ulinos Sword memiliki bentuk yang cukup indah, dengan gagang yang terbuat dari gading bermotif sisik dan pembatas antara gagang dan bilah berbentuk seperti sayap yang mengembang, selain itu bilahnya yang berwarna putih diselimuti pendaran aura ungu gelap. Sesekali muncul kilatan listrik kecil menyelimuti bilah pedangnya.


Tapi kesenangannya harus tertunda karena dari arah lain atau lebih tepatnya dari balik pohon besar yang tumbuh di tengah lapangan hutan terdengar suara lolongan panjang nan memilukan, Zee menelan ludah kasar ketika merasakan akan adanya hal buruk yang sebentar lagi terjadi.


Dan benar saja, sesuatu bergerak cepat menimbulkan sedikit getaran pada permukaan tanah dan dalam beberapa saat kemudian satu sosok tinggi besar telah berdiri di belakang punggung Zee, sosok itu mengeluarkan hawa intimidasi kuat sehingga Zee kesulitan untuk bergerak.


Mallet Monkey yang tersisa ketika mendengar suara itu langsung kabur entah kemana, sementara Kalatera sedikit gemetar saat pandangannya tidak sengaja bertemu dengan mahluk itu, Chopin di sisi lain tertegun untuk beberapa saat sampai kemudian pandangannya berubah serius.


...[ Blue Fenrir ]...


...Tipe : Mini boss...


...Level : 47...


...ATK/SPD : 2500/1500...


...HP : 35.000...


Sosok itu berbentuk seekor serigala setinggi lima meter dengan ekor panjang yang menjuntai menyapu tanah, memiliki campuran tiga warna berbeda dan dominan berwarna biru.


Iris merah pekatnya menyorot tajam pada mereka bertiga dengan aura permusuhan yang kental, Blue Fenrir membuka mulutnya lebar, memamerkan deretan gigi runcing yang penuh darah.

__ADS_1


Zee tanpa sadar menahan napas saat merasakan hembusan angin berbau amis meniup tengkuknya, seperti dalam sebuah adegan film horor Zee berteriak kencang.


Merasa panik, Zee mengayunkan Ulinos Sword sekuat tenaga sambil memutar tubuh kebelakang tapi yang Zee lakukan hanya menebas udara kosong.


__ADS_2