
Yang pertama mereka temukan adalah Fero.
Saat Geri mengantarkan barang, Nina yang duduk di mobil tidak sengaja melihat ibu nya Fero.
Ketika Geri selesai mengantar barang dan menerima kwitansi, didapati di dalam kuitansi tertulis nama Fero.
Nina dengan perasaan campur aduknya segera mencari Edan untuk berdiskusi dan Edan menyuruhnya memanfaatkan Geri.
Nina yang tidak dapat mengendalikan keinginan balas dendamnya menggunakan trik tebar pesona kepada Geri.
Geri tidak dapat menolaknya dan menuruti perintah dari Nina.
Dengan dalih ingin menukar barang, Fero tertipu sampai diajak ke atas gunung bersamanya, dan di ikat di sebuah pohon.
Fero ditelanjangi dan disiksa, karena tidak tahan dengan siksaan akhirnya dia mengatakan bagaimana dia membunuh Mina.
Setelah mendengar cerita dari Fero, Nina merasa pusing dan merasa itu tidaklah nyata namun setelah melihat Fero yang penuh dengan tangisan membuat dirinya semakin ingin membalaskan dendamnya.
Pada akhirnya, Nina meminta Geri untuk mencekiknya sampai mati.
Setelah membunuh Fero, Nina dan Geri berhenti untuk sementara waktu dan ketika merasa polisi tidak ada pergerakan mereka mencari orang yang kedua.
Musuh kedua yang ditemukan Nina adalah Doni.
Saat itu, Nina yang sedang melacur di Desa Kora melihat Doni mendekatinya dan memintanya untuk memperkenalkan seorang gadis muda.
Setelah selesai, Doni yang keluar dengan keadaan linglung menjatuhkan KTPnya dan Nina membantu mengambil KTPnya.
Ketika Nina mengambil KTPnya dan melihatnya, badannya seketika langsung kaku.
Kata "Doni" di kartu identitas melukai mata Nina.
Setelah Doni keluar, Nina mengikutinya dan dia melihat Ibu Doni yang wajahnya selalu dia ingat setiap waktu.
Nina merasa senang sudah menemukan Doni tapi berbeda dengan Geri yang merasa sedih karena Nina tidak langsung menikahinya setelah dia membantu membunuh Fero dan sekarang ingin dia melanjutkan membunuh lagi.
__ADS_1
Edan mendatangi Geri dan mengatakan kalau dia akan melaporkan Geri ke polisi karena membunuh Fero jika dia tidak ingin membantu Nina lagi.
Geri bereaksi karena sudah dijebak tetapi dia tidak berdaya dan mau tidak mau harus membantu.
Mereka bertiga merancang pembunuhan Doni dengan metode kecelakaan.
Geri bertugas merencanakan rute kecelakaannya.
Ketika Geri yang sedang mengikuti Doni, dia baru tahu kalau Doni menggunakan narkoba sebelum pergi ke tempat pelacur untuk "menyebarkan narkoba".
Mereka bertiga memanfaatkan perilaku Doni yang selalu menggunakan narkoba untuk membuat sebuah alibi yang lebih mendetail.
Ketika Doni ke tempat pelacuran lagi, Nina langsung menawarinya obat narkoba danĀ tempat untuk pemakaiannya.
Doni senang mendengarnya.
Jadi setelah itu, Doni sering datang menemui Nina dan menjadi pengunjung tetapnya.
Saya menyela Nina dan bertanya kepadanya, dari mana obat-obatan itu berasal?
Geri membeli nark*ba dengan murah dan Nina menjualkannya ke Doni dengan harga murah bahkan memberikan dia pelayanan erotis.
Doni pun menganggapnya sebagai rumah keduanya.
Pada tanggal 18 Februari 2015, sebagian besar penyewa telah kembali ke kampung halaman mereka, dan desa kora tampak kosong, Nina merasa bahwa itu adalah waktu yang tepat.
Demi menghindari tangkapan kamera pengawas polisi lalu lintas, Geri sudah menyembunyikan mobilnya di dalam desa duluan.
Pada malam 18 Februari, Geri menabrak Doni yang pergi ke desa Kora untuk membeli narkoba.
Geri segera meninggalkan desa Kora dan pergi ke bengkel di luar kota untuk melakukan perbaikan dan pengecatan.
Tapi Doni beruntung dan tidak mati.
Nina yang takut dan juga benci terus berharap agar dia dapat membunuh Doni secepatnya.
__ADS_1
Namun Geri tidak ingin ikut lagi, karena ketika dia ingin mencelakai Doni, dia melihat Doni seperti dirinya.
Edan tidak punya pilihan lain selain pergi sendiri menyamar sebagai perawat mencoba membunuhnya di rumah sakit, tetapi karena ada terlalu banyak orang, jadi dia tidak bisa melakukannya.
Edan dan Nina lalu berdiskusi untuk menggunakan cara membakar Doni sampai mati.
Untuk melatihnya, Edan menggunakan rumah pemilik bangunan saat itu untuk melatih lemparannya.
Tapi tidak diduga ketika ingin membakar Doni dirumahnya, dia tiba-tiba mengubah kamarnya.
Aku tanya pada Nina, "Terus bagaimana Doni akhirnya mati?"
"Geri, dia yang membunuhnya," kata Nina.
Karena polisi lalu lintas terus menyelidiki kasus kecelakaan itu membuat Geri cemas sehingga Edan mengajaknya untuk berpikir kembali.
Edan menjelaskan soal pro dan kontranya, mengatakan bahwa kecelakaan mobil itu paling banyak disebabkan karena tabrak lari, tetapi jika Doni tiba-tiba mengangkat kembali kasus Mina maka kita tidak tahu apa yang akan terjadi lagi.
Geri bertanya, jadi aku harus bagaimana?
Edan bilang bunuh Doni sebelum dia bicara.
Geri tidak punya pilihan selain setuju.
Mereka bertiga menemukan cara lain dengan cara memanfaatkan overdosis obat-obatan pada Doni dan membuat dia terjatuh seakan-akan karena overdosisnya.
Nina memilih lokasi konstruksi yang terbengkalai, di mana ada baja ulir yang berantakan, orang pada umumnya jika masuk ke tempat itu juga pasti akan terluka, jadi tidak ada yang akan curiga jika Doni salah jalan dan tergelincir mati setelah dia menggunakan narkoba.
Jadi, pada malam 21 April, Nina menipu Doni untuk mendapatkan nark*ba lagi.
Malam itu hujan deras, Doni tidak dapat menemukan Nina di desa Kora jadi dia pergi ke Bar Lotus untuk mencarinya.
Geri saat itu bersembunyi di kamar Nina, dia langsung menahan Doni setelah dia memasuki kamar Nina.
Geri tinggi dan kuat menahan Doni yang pendek.
__ADS_1