
Sesuai mandi silvie mulai memakai bajunya lalu merias dirinya.
" Liat ni kerjaan pak suami, hancur semuanya skincare aku, make up aku..pokoknya gak mau tau harus dibelikan lagi." Gerutu nya
" Iya sayang nanti aku belikan kok sembari memeluk tubuh istrinya dari belakang seraya memberikan ciuman di leher silvia
" Sssh ..,pak suami..jangan gitu ah...lihat ini saja masih ada bekasnya.jangan di tambah lagi dong."gerutu Silvia
" Ya biarin...biar semua orang tau kalau kamu udah ada yang punya.jadinya kan gak ada yang bakal ngegoda kamu lagi" sahut wildan
" Udah ah sana mandi, bau tau belum mandi" ujar silvia lalu memberikan handuk kepada Wildan.
" tunggu aku mau bilang karena aku telat ngucapin selamat ulang tahun,,, spesial hari ini apapun aku turutin semua yang kamu inginkan." Ujar wildan
" What's..? yang bener"tanya silvia meragukan ucapan wildan
" Iya sayang ku"jawab Wildan meyakinkan istrinya itu sembari merangkul tubuh istrinya
" Kalau gitu kita jalan jalan kemana pun. Apa yang mau aku beli pak suami harus mau.oke"sahut silvi dengan semangat
" Iya iya....selain itu ada lagi gak?"tanya Wildan kembali.
" Emang nya kalau aku sebutin pak suami mau gak?"ujar silvie mengajukan pertanyaan kembali.
" Apapun yang kamu mau aku akan mewujudkan nya sayang"jelas Wildan sembari mengelus lembut rambut silvia
" Bener yaaa, janji?"gumam silvia
" Iya sayang,,, emangnya apa?"tanya Wildan kembali
"Aku pengen kita pergi honeymoon pak suami, kan selama kita menikah, kita belom pergi honeymoon" gerutuya
" Memangnya kalau mau honeymoon mau kemana?ke luar negeri atau ke Bali."tanya Wildan
" Aku gak mau keduanya."tolak silvia
"Terus mau kemana?"tanya Wildan
" Aku mau ke raja Ampat pak suami,, udah lama banget aku pengen kesana.tapi sampe sekarang belom kecapaian" rengek silvie yang mengadu pada Wildan"
" Yaudah kalo gitu kita honeymoon kesana" ujar Wildan
" Yeeee makasih pak suami,,, makin cinta deh sama pak suami"ucap Silvia memeluk Wildan
" Tapi kamu mau pergi kemana di raja Ampat sayang? Kan di sana banyak tempat wisata nya"tanya Wildan kembali
"Aku pengen ke pulau Misool tapi kalau pak suami mengizinkan kita bisa pergi semua tempat yang ada di sana hehehehe. "ujar silvia.
" Boleh,,, sekalian kita bikin anak ya sayang.buat oleh-oleh kabar gembira untuk kedua orang tua kita" ujar Wildan menuruti semua keinginan silvie sembari menggodanya.
" Wah bagus juga ide pak suami" jawab silvie tak kalah menggoda suami nya itu
Wildan yang mendengar jawaban silvia tertawa kecil lalu mengacak rambut istrinya itu
" Dasar kang mesum" jawab pak suami
"Hehehehe jangan gitu, kang mesum gini tapi istri pak suami Lo, udah ah sana mandi udah dikasi, katanya mau nemenin aku jalan jalan. " jawab silvia mendorong paksa Suaminya
" maunya dimandiin kamu" godanya sembari merengek
" mandi aja sana sendiri gak liat apa udah cantik
Wildan yang mendengarnya pun tertawa kecil Lalu kemakamr mandi
****
Jam telah menunjukkan pukul 19:30 .Wildan benar menepati janjinya untuk menghabiskan waktunya bersama sang istri.seharian full ia menemani istrinya. dari pergi ke mall, restoran, salon, tempat permainan, dan yang sekarang mereka sedang berada di pasar malam.
" Ayo pak suami kita kesana" ajak silvia dengan semangat menarik tangan suaminya.
" Sayang kamu gak cape apa jalan- jalan terus dari tadi?" tanya Wildan.
" Ya gak lah...malah aku seneng banget bisa jalan jalan kek gini, apalagi sama pak suami" jawab silvia lalu melihat sekeliling.
__ADS_1
" Wah pak suami...ada bianglala, kita kesana yuk.. aku mau naik itu"ajak silvia menunjuk bianglala.
" Gak ah..aku capek sayang...kamu aja yang naik aku gak, nanti aku nungguin kamu di bawah" tolak Wildan
" Gak...pokoknya pak suami harus ikut aku gak mau tau." Sahut silvia
" Tapi sayang,, aku"
" Oooo gitu, yaudah aku pergi sendiri aja nanti siapa tau ada laki- laki yang mau aku ajak naik bianglala" ujar silvie memotong pembicaraan Wildan sembari meninggalkan suaminya nya di belakang
" Enak aja kamu naik sama yang lain.gak bisa."gerutu Wildan
" Yaudah kalo gitu makanya mau naik, biar aku gak naik sama laki-laki lain selain pak suami" ledek silvie
Wildan yang tak mau istrinya naik bianglala dengan yang lain pun langsung mengikuti apa mau istrinya itu.
Sesampainya mereka disana mereka Langsung naik bianglala.
Setelah naik bianglala, silvia melihat ada mamang-mamang penjual bendo kelinci.
" Pak suami kita kesana yuk aku mau beli bendo kelinci itu"menarik tangan Wildan menuju mamang tersebut.
" Ya ampun sayang kamu itu umur berapa sih, kayak anak kecil aja beli bendo begituan"sahut wildan saat di setelah sampai di tempat.
Silvia tidak memperdulikan gerutu suaminya itu.dia masih sibuk memilih bendo yang cocok untuk nya lalu mencoba nya di depan cermin.
" Wah lucu banget pak suami, coba deh pak suami pake pasti lucu" ujar silvia lalu memakai kan bendo ke kepala suaminya itu.
" Sayang...ngapain si makein aku bendo kek gini..."gerutu Wildan.
" Udah pake aja..inget pak suami udah janji mau ngikutin apa yang aku mau Lo tadi.jadi harus di pake".sahut silvie
" Yaudah mang saya beli dua yang ini ya" ujar silvie sembari tersenyum ke mamang kang jualan.
"Gak usah senyum gitu juga kali" ketus Wildan.
" Hem...dasar suami posesif."umpat silvie
Setelah membeli bendo couple, silvie melihat mamang yang menjual Corn dog
" Ini udah malem sayang kita pulang aja yah.." ujar Wildan
" Tapi pak suami aku suka banget sama corn dog disitu yah boleh yah..." Rengek silvia kepada Wildan.
Wildan yang tak tega melihat istrinya memohon pun menuruti keinginan istrinya itu.
Setelah sekian lama mengantri akhirnya mereka mendapatkan corn dog.
" Hemmm enak banget pak suami coba deh pak suami coba." Ujar silvia
Wildan yang awalnya tidak mau, Akhirnya mencoba Karena paksaan silvie.
" Bener ya kata kamu sayang...enak banget corndog nya, kejunya lumer lagi."
"Makanya di bilang enak gak percaya, malah ngeyel"ledeknya
Saat mereka sedang berbincang.ada suara yang memanggil silvia.
" Silvia, kamu gak nyangka kita ketemu di sini.." ujar Fikri menegur silvie seraya menatap sekilas wajah Wildan yang tampak tidak suka kepadanya.
Wildan yang menyadari bahwa Fikri yang memanggil istrinya itu langsung merangkul erat pinggang istrinya.
" Hehehe iya Fik" jawab silvia canggung
" Gak nyangka ya sekarang kamu udah nikah, pergi ke pasar malam bareng suami kamu, kalo dulu kan sama aku" usil Fikri yang memancing cemburu Wildan.
Silvia yang melihat Fikri yang memberinya kode mengerjai Wildan pun mengerti.
" Ah Fikri kamu bisa aja, ya iya dong bareng suami kan udah nikah Fik, kalo dulu kan masih sama kamu jadinya sama kamu dong" lanjut silvia mengerjai suaminya.
Wildan yang mendengar jawaban silvia pun memberikan tatapan tajam kepada istrinya.
" Hahahaha biasa aja kak, kita cuma bercanda kok.lagian aku gak akan ngambil silvia dari kak Wildan.aku kan udah ada yang sendiri" ujar Fikri
__ADS_1
" Ciee udah ada calon ni yeee...siapa Fik,"
" Itulooo naila Vie"jelas Fikri
"Oooo iya Naila...semoga langgeng ya.. jangan lupakan undang kalo udah mau nikah" goda silvia
" Pasti dong diundang " jawab Fikri
" Ekhem...sayang ayo kita pulang udah malem ni" ujar Wildan dengan suara dingin
" Fik aku pulang dulu ya, bye..." Pamit silvia kepada Fikri.
Mereka pun meninggalkan Fikri.
" Bye...." Umpat Wildan
" Seneng yaa habis ngobrol sama mantan sampe lupa ada suami di sampingnya" sambung Wildan kembali
" Hahahhaha pak suami cemburu ya...."ledek Silvia
" Ya iyalah..gimana kalo dia masih suka sama kamu...gimana kalo dia mau ngerebut kamu dari aku? " Tanya Wildan
" Yaampun punya suami posesif amat si,, aku sama Fikri emang pernah pacaran tapi kami putus dengan baik baik dan memilih bersahabatan.lagian pak suami denger sendiri kalo dia udah punya ayang,, udah ah ayo kita pulang, tadi katanya mau pulang ."jelas silvia pada suaminya itu lalu mengajak Wildan pulang .
****
Sesampainya mereka di kamar, silvia melihat jam sudah menunjukan pukul 22 : 30 wib.
" Wah ternyata udah malam ya " ujar silvia lalu menyimpan barang belanjaannya di meja rias nya.
"Baru sadar ya udah malem" tanya Wildan
" Hehehehe iya nih pak suami saking senengnya gak inget waktu "jawab silvia
" Gerah deh..pengen mandi.."ujar silvia
" Yaudah kalo gitu kita mandi sama sama gimana" ajak Wildan yang memeluk tubuh istrinya dari belakang sembari menyenderkan kepalanya di leher silvie
" Gak ah nanti yang ada bukan mandi lagi"
" Ayolah sayang, aku mau kita mencoba suasana bercinta di kamar mandi sayang" bisik Wildan
" Emph....aku capek pak Suami.. aku mau tidur." jawab silvia
" Ayolah sayang, aku rindu dengan tubuhmu... apakah kamu tidak penasaran dengan gaya baru bercinta kita hah?"bisik Wildan Kembali menggoda silvia.
"Emph.. Penasaran sih .aku capek..."jawab silvia
" Ayolah sayang..." Ujarnya kembali sembari mencium leher silvia.
Silvia yang awalnya menolaknya akhirnya menerima penawaran Akhirnya Wildan dan silvia melakukan semua gaya baru yang di maksud oleh Wildan.suara penyatuan dan ******* mereka terdengar jelas.semua tempat di jelajahi oleh mereka.hingga kini mereka berada di kilmaks.
" Sayang bersama sama"ujar Wildan lalu mempercepat gerakan nya.
" Akh....." Desah mereka bersama.
" Makasih sayang kamu membuatku begitu candu dengan tubuh mu" ujar wildan mengelus lalu mencium kening istrinya.
" Hah...makasih juga pak suami Sudah memberikan yang tebaik untuk ku apalagi selalu membuatku puas saat bercinta denganmu.walaupun akhirnya aku harus jalan seperti bebek" ujar silvia
" Yaudah kamu aku mandikan ya sayang janji gak ngapa ngapain, hanya mandiin aja..karena aku tau kamu lelah melayani aku ini" ujar Wildan lalu mengambil sabun dan menyabuni istrinya.
Setelah selesai mandi, Wildan mengangkat tubuh silvie dan memakaikannya dengan kimono.
" Pak suami Gendong yaa aku.dibawah sakit banget gak mampu kalo jalan" rengek silvie
" Uuuu kesian nya Istri nakal aku ini, nanti kita kasi salep ya apem kamu" ujar Wildan lalu menggendong Istri nya ke ranjang lalu merebahkan tubuh silvie keranjang dengan perlahan
"Makasih pak suami" ujar silvia
" Tunggu disini aku kau mau ngambil hair dryer sama salepnya dulu."ujar Wildan.
Beberapa menit setelah mengeringkan rambut istrinya ia mengoleskan salep khusus di **** ********** silvia.dengan menahan diri agar tidak tergoda Wildan mengoles **** ********** silvia
__ADS_1
" Akhirnya selesai juga.sekarang kita tidur ya udah malem Banget ni" ujar wildan memeluk istrinya itu.
Meraka pun tertidur dengan lelap.