
Pagi pun tiba mereka berencana untuk pergi ke pulau Misool.
Silvia yang sangat bersemangat untuk pergi ke pulau pun sudah mandi dan berdandan
"Semangat banget hari ini" Goda Wildan kepada silvia
" Iya dong...kan kita mau ke pulau Misool pak suami...ayok... berangkat "
" Iya sayang ayo berangkat " sahut Wildan lalu meraih tangan Silvia.
Mereka pergi ke pulau Misool menggunakan kendaraan yang sudah di sediakan di sana.
Mereka begitu menikmati indahnya lautan raja Ampat.silvia pun mengabadikan foto.
" Ayo pak suami kita foto"ajak silvia
Wildan pun menuruti kemauan silvie.ia senang bisa mewujudkan kemauan istrinya untuk pergi honeymoon di raja Ampat.
Sesampainya di pulau Misool, silvia langsung menatap indah pulau tersebut
" Wah sayang...indah banget...gak sia-sia kita kesini.." ujar silvia kagum.
" Iya sayang gak sia-sia kita honyemoon disini sayang " sahut Wildan tak kalah kagum melihat keindahan pulau tersebut.
Mereka pun turun dari kendaraan yang mereka gunakan tadi.
" Wah pak suami...liat deh..dibawah sana ada pulau yang berbentuk hati..ayo kita foto pak suami "ajak silvia
Silvia pun mengajak Wildan untuk berfoto kembali.
" Pak suami tolong fotokan aku dong, yang bagus ya yang aestaetik" pinta silvia
" Hem ..dasar perempuan foto aja kerjaan nya"ujar wildan
" Heheheh nanti gantian kok..aku fotoin pak suami juga"sahut Silvia .Wildan pun memotokan istrinya itu.
"Habis ini kita berenang yaa aku udah gak sabar pengen berenang pak suami" sambung silvia kembali
" Baik tuan putri laksanakan." Jawab Wildan
Wildan dan silvie menghabiskan waktunya di air.canda tawa terhias diwajah mereka.
Tak terasa waktu sudah mau malam.mereka pun pergi dari kepulau Misool lalu ketempat penginapan.
" Sayang,aku lapar ni..nanti kita ke restoran disini ya"
" Oke siap pak suami" jawab silvie sembari mengeringkan rambut.
Setelah itu mereka pun pergi ke restoran untuk mengisi perut mereka.
Sesampainya mereka di restoran mereka langsung menyantap makanan mereka dengan lahap.
****
Satu bulan mereka menghabiskan waktu honyemoon di raja Ampat.hari ini mereka akan kembali ke Jakarta kembali.jarak tempuh dari raja Ampat ke Jakarta memakan waktu dari 5 jam Sampai 7 jam man.saking lama nya waktu tersebut membuat silvie dan Wildan menjadi tidur di pesawat.
Beberapa saat kemudian, pesawat telah mendarat di bandara Soekarno-Hatta.
Silvia dan Wildan pun beranjak keluar pesawat.setelah keluar pesawat dan mengambil barang mereka, mereka memutuskan untuk pulang kerumah.
__ADS_1
" Welcome to Jakarta" ujar Silvia dengan senyuman.
" Ayo sayang pak deden sudah menjemput kita"ajak Wildan merangkul pinggang silvie
Silvie pun mengangguk.
Sesampainya diluar bandara, mereka melihat pak Deden sedang melambaikan tangannya.mereka pun tersenyum lalu pergi menghampiri pak Deden.
" Apa kabar mang?" Tanya Wildan lalu memeluk pak Deden
" Alhamdulillah den baik...ayo den non masuk kedalam " jawab pak Deden lalu membukakan pintu mobil.
" Tapi barang-barang kami belum di masukkan mang" sahut Silvia
"Udah barang nya bisa saya kok yang simpan Non sama den tinggal masuk aja kedalam mobil "ujar pak Deden
Setelah mereka masuk.pak Deden memasukkan barang mereka kedalam bagasi.
Setelah itu, pak Deden pun masuk ke dalam mobil dan menghidupkan mesin mobil.
" Sepertinya den Wildan dan non silvia menikmati honyemoon disana yah..?" ujar pak Deden memulai pembicaraan di dalam mobil
" Hehehe iya mang..silvie betah banget disana, jadi pengen diam disana deh"ujar silvia
" Jangan dong non..terlalu jauh kalo sampe kesana" jawab pak deden
"Hahahah becanda kok mang" jawab silvia sembari Tertawa.
Wildan pun ikut tertawa .
" Kamu ni ada-ada aja deh" ujar Wildan
Saat Wildan dan silvia mau masuk, mereka di kejutkan dengan kehadiran kedua orang tua mereka dan opa, Oma Wildan.
"Suprice" kejut mereka
" Oma, opa, ma, pa, mi,Pi, kalian semua ada di sini?" Tanya silvia
" Iya dong kita kan mau buat kejutan lagian kita semua udah kangen banget sama kalian" jawab mama Wildan
" Ayo masuk mami sama mama udah masak buat kalian.kalian pasti capek kan udah perjalanan jauh." Ajak mami Silvi menuju ruang makan.
Silvia dan Wildan pun terkejut melihat banyak sekali menu makanan yang ada di atas meja.
" Ya ampun mi, banyak banget menu nya" ujar wildan
" Iya ini semua special untuk kalian sayang" jawab mami Silvia
" Aaaa makasih mami, tau aja kalo kita lagi lapar." Peluk silvia pada mami nya.
Mereka pun duduk di meja makan lalu menyantap makanan yang ada di meja makan.
" Gimana kalian udah buat cicit belum untuk Oma" tanya Oma
" Uhuk..uhuk" silvie pun tersedak mendengar perkataan oma
" Sayang kamu gak papa ...ini mimum dulu"ujar Wildan lalu mengelus pelan pundak silvia.
" Gimana? Udah buat cicit belum untuk Oma belum?"tanya oma kembali
__ADS_1
" Hehehehe belum Oma lagi proses ini " jawab Wildan tersipu malu dan tertawa kikuk
" kalo bisa cepat kasi cicit ya..soalnya Oma udah gak sabar pengen gendong cicit" goda Silvia
" Iya ...mama juga udah gak sabar mau punya cucu.. " sambung mama Wildan
" Gak mungkin Kalian pas honeymoon kemaren emang gak ada bikin kan" tanya papi
" Uhuk.. uhuk.." gantian Wildan yang tersedak tiba tiba saja wajah keduanya menjadi merah.
" Pa... Ya gak mungkin lah mereka gak buat liat tu ada tanda merah di leher silvia." Goda mami
" Mi...Pi..jangan gitu dong..silvia jadi malu kan" rengek silvie
" Hahahhahaah sudah sudah kita lanjutkan makan saja dulu..aku rasa mereka sedang berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan kita semua cucu" ujar papa Wildan
" Hahahaha benar katamu dim..sebaiknya kita tunggu saja kabar baik dari mereka." Sambung opa.
Tawa mereka di ruang makan
Setelah mereka menyantap makan malam mereka, silvie dan Wildan membagikan oleh-oleh dari raja ampat.
"OOO iya ini ada oleh-oleh Kita,ini untuk mami, ini mama, ini papi, ini papa, ini Oma, ini opa dan yang ini tolong kasi ke untuk semua art yang ada di rumah mama dan mami nanti "ujar silvia
" Makasih sayang" ujar mama Wildan
" Iya sama-sama ma"sahut Silvia dengan senyuman
" Yaudah kita ke atas dulu ya soalnya mau mandi sama istirahat dulu " pamit Wildan
" Ooo oke makasih ya wil...jangan lupa ya bikin cucu.. hahahaha " ujar Dimas
Mereka pun tertawa mendengar perkataan Dimas.
****
Sesampainya di kamar, wildan dan silvia pun membersihkan tubuhnya.
Setelah membersihkan badan.mereka pun membaringkan tubuhnya di ranjang
" Makasih ya pak suami atas semuanya..aku seneng banget.." ujar silvia yang memeluk tubuh suaminya.
" Iya sayang sama sama" jawab Wildan lalu mengecup kening istrinya
"Pak suami,"panggil Silvia
" Iya sayang apa?"tanya Wildan
" Pak suami juga pengen ya kita cepet dapat momongan?"tanya Silvia
" Ya pengen sayang..cuman kan belum dikasih aja sama yang maha kuasa" jawabnya mengelus rambut silvia
" Yaudah kita buat yuk..biar keinginan mereka bisa cepat terwujud untuk punya cucu" jawab silvia
" Emang kamu gak capek apa?" Tanya Wildan
" Demi kamu Oma,opa, dan kedua orang tua kita aku gak akan capek untuk buat anak" jawab silvia
Wildan yang mendengar nya pun tertawa.
__ADS_1
" Yaudah kalo gitu kita buat sekarang juga" ujar Wildan lalu menutup tubuh mereka dengan selimut