
Tepat hari ini adalah hari satu bulan Pernikahan Wildan dan silvia.tapi Wildan belum bisa menuruti kemauan istri tercintanya untuk pergi honeymoon. Ada terjadi Malasah di kantor cabang perusahaan Wildan.jadi, mau tak mau Wildan harus pergi keluar kota dan meninggalkan istrinya sendiri di rumah.silvia sempat merasa kecewa kepada Wildan yang tak menepati janji nya untuk pergi honeymoon.tapi ia buang jauh-jauh rasa kecewa nya dan lebih baik memahami kondisi suaminya saat ini.
" Sayang kamu apa kabar?aku kangen sama kamu" terdengar suara Wildan dari telepon silvia.
" Baik kok pak suami, aku juga kangen sama pak suami, pak suami kapan pulang?"jawab silvia
"Kemungkinan besok sayang, maaf ya sayang aku belum bisa memenuhi keinginan kamu untuk pergi ke raja Ampat"ujar wildan
" Oo besok, Hem...yaudah nunggu masalah kantor selesai aja baru kita pergi honeymoon"jawab silvia
" Kamu gak marah kan?" Tanya wildan memastikan
" Hem....kalau marah si enggak, cuman sedikit kecewa aja pak suami gak nepatin janjinya.tapi mau gimana lagi kan masalah kantor lebih penting" sahut silvie.
" Aku janji sayang, setelah masalah kantor selesai kita akan pergi honeymoon."janji wildan
" Jangan janji, nanti gak di tepati lagi gimana? Kan kesian aku nya pak suami yang berharap" gerutu silvia
" Kali ini bener sayang..aku akan nepatin janji" ujar Wildan meyakinkan silvia
" Beneran ya, awas aja bohong, yaudah pak suami aku tutup telepon nya..aku mau main ketemu anisa"pamit Silvia.
" Iya sayang...jaga kesehatan ya disana..dan satu lagi.. jangan berani jalan sama cowok lain selain aku"
" Iya pak suami..ya elah posesif amat..iya iya...pak suami juga..awas aja gak bisa jaga hati disana."gurutu silvia
"Iya sayang,,, udah dulu yaa, bye..i love you my wife"pamit wildan
My wife"
" Iya...i love you to my husband " jawab Silvi lalu menutup telponnya.
****
Silvie bertemu dengan Anisa di tempat biasa mereka nongkrong.
" Silvie apa kabar,, gue kangen banget sama elo..."ujar Anisa lalu memeluk silvie
"Baik dan sedikit tidak baik nis"
" Maksudnya gimana Vie baik dan tidak baik...ada ada aja lo"
" Gue gak jadi honeymoon ke raja Ampat Nis."ujar silvie sembari meminum minuman nya.
" Loh...Kok bisa?"tanya anisa
"Kantor cabang Wildan yang di Bandung lagi ada masalah.jadi harus di tunda."jawab Dengan wajah dengan senyum masam
"Hem...yaudah jangan di tekuk gitu dong mukanya."
" Tadi gue habis telponan, dan yang gue keselnya dia gak ingat kalo sekarang itu satu bulan Pernikahan gue sama dia."curhat silvie
" Emm...ya mungkin dia lagi sibuk Vie...jadi gak inget kalo ini adalah satu bulan nya pernikahan kalian" ujar Anisa meyakinkan silvie
" HM.. mungkin"jawabnya kesal
__ADS_1
" Ah udah jangan di pikirin lagi, mendingan kita shopping aja yuk terus kita pergi ke pantai" ajak Anisa menghibur sahabatnya.
" Ide bagus juga tu...yaudah yuk " ujar silvie.
Mereka pun meninggalkan kafe lalu menuju ke mall lalu memilih pakaian yang ingin di belinya.
" Nis ...liat deh .bagus gak?" Tanya silvie
" Bagus kok.."jawab Anisa
" Oke" ujarnya lalu memasukkan ke keranjang belanja.
Setelah mereka memilih pakaian, mereka pergi ke restoran lalu pergi ke pantai.
Saat di Pantai, mereka tidak sengaja bertemu dengan Fikri dan pacarnya.
" Silvie, Anisa " panggil Naila
" Naila" ujar silvie dan Anisa bersama
" Ya ampun udah lama banget kita gak pernah ketemu dan baru ketemu sekarang " ujar naila lalu memeluk silvie dan Anisa
" Yeee kalo cewek ketemu sama temennya pasti pelukan" ledek Fikri
" Ya iya dong, kan karena udah lama gak ketemu" sahut Naila melepas pelukan
"Cieee yang lagi ngedate"goda Anisa dan silvie kepada dua sejoli tersebut.
" Iya dong, kan kita perlu healing juga kan sayang" jawab fikri
" Hehehehe iya dong, OOO iya Vie gue denger elo udah nikah ya" tanya Naila
" Terus mana suami Lo?" Tanya Fikri
" Dia lagi keluar kota ngurus kantor cabang nya lagi ada masalah" jawab silvie
" Oooh...yaudah kita kesana yuk..." Ajak Naila kepada Anisa dan silvie.
Silvia menghabiskan waktunya bersama sahabatnya di pantai dengan canda tawa ria.
Tak terasa waktu telah malam.
" Yaudah kita pulang yuk..udah malem nih"ajak silvie.
Mereka pun akhirnya pulang.
****
Sesampainya di rumah, silvia dibuat kaget karena Wildan telah ada di rumah.
" Pak suami...pak suami kapan nyampe rumah kok gak bilang?"tanya silvia kepada Wildan
" Dari mana baru pulang jam segini, gak inget pulang ha!?" Bentak Wildan kepada silvia
"Pak suami kok bentak aku si!? aku kan udah bilang kalo aku mau ketemu Anisa"bentak Silvia
__ADS_1
" Ketemu kemana,kenapa baru pulang jam segini...ini udah malam Vie..udah jam 10!"
" Aku cuma ke mall kok sama ke pantai..udah itu aja" jawab Silvia.
" Kepantai....OOO iya bagus...terus sama siapa?"
"Ya sama temen-temen aku lah..kenapa si " jawab Yang geram kepada Wildan yang baru datang lalu marah kepada nya.
" Temen!Siapa!? Atau jangan jangan si Fikri sialan itu ya!?" Tanya wildan dengan penekanan
" Iya emang nya kenapa? Mau marah!?" Sahut silvia lalu masuk kedalam kamar
" Udah aku bilang berapa kali Vie jangan dekat sama si Fikri itu.."
" Emang kenapa si...aku sama dia itu cuma temenan dan gak lebih!" Bentak silvie
" OOO udah berani kamu ngelawan aku ha!"
" Ya jelas...aku kesal.tiba-tiba kamu datang langsung bentak aku...ya aku kaget."
" Asal kamu tau!! Aku pulang tadi untuk ngasi suprice ke kamu...aku nyipain makanan untuk kamu..aku udah nunggu kamu ber jam-jam..kamu di telpon gak aktif..aku kesal Vie!?
" Oh..jadi kamu gak ikhlas?asal kamu tau Wil..aku yang sering nunggu kamu setiap malam di meja makan sampai jam 12 aja gak pernah aku marah sama kamu,, apalagi ngebentak kayak gini!" Jawab silvie lalu meneteskan air matanya lalu pergi pergi ke mengambil handuk lalu ke kamar mandi
Emosi wildan buyar ketika melihat silvie menangis.
" Vie..maaf aku gak sengaja bentak kamu,, aku kebawa emosi vie..aku capek..aku khilaf maaf Vie maaf" jawab Wildan meminta maaf seraya memegang tangan silvia
" Lepas!aku mau mandi!" Jawab silvie lalu melepaskan genggaman tangan Wildan lalu pergi ke kamar mandi.
" Akh .....Vie..maaf aku gak sengaja bentak kamu sayang ...Vie" ujar Wildan sembari menggedor pintu kamar mandi.
Silvia yang sudah di dalam kamar mandi menangis karena Wildan yang membentak nya.
Seusai mandi silvie lalu pergi keluar kamar.ia berniat untuk tidur di kamar tamu.
" Vie kamu mau kemana?" Tanya Wildan
" Aku mau tidur di kamar tamu" jawab silvia dingin
" Vie maaf,,, aku gak sengaja bentak kamu Vie, maaf..tolong jangan seperti ini..." Ujar Wildan memeluk silvia dari belakang
" Lepas,,, aku mau ke kamar tamu"jawab silvia berusaha melepaskan pelukan Wildan
" Sayang....aku mohon...maafkan aku.."ujar wildan memohon
Silvia yang melihat Wildan memohon pun langsung menghadap ke wildan
" Besok-besok, jangan langsung main bentak bentak...aku gak suka." Jawab silvia lalu memeluk tubuh Wildan
" Iya sayang...hiks..aku janji gak akan bentak kamu lagi hiks" membalas pelukan silvia sembari menangis.
" Udah jangan nangis.." jawab silvia lalu mengusap air mata Wildan
" Kamu jangan tidur di kamar tamu ya...aku kangen sama kamu..aku gak bisa tidur kalo gak ada kamu" rengek Wildan.
__ADS_1
" Iya iya...aku gak jadi tidur di kamar tamu kok" jawab silvia yang gemas melihat Wildan merengek.
" Yaudah kita tidur ya"ajak Wildan.