Posesifnya Suami Tampanku

Posesifnya Suami Tampanku
HARI PERNIKAHAN


__ADS_3

Setelah penantian selama seminggu, ini adalah hari yang paling di nantikan kedua mempelai.Acara pernikahan Silvia dan Wildan diadakan di gedung .pernikahan diadakan dengan mewah.banyak tamu yang menghadiri pernikahan mereka.wildan sangat lancar mengucapkan ijab kabul.ikrar janji  suci pernikahan telah di ucapkan oleh wildan.kedua orang tua mereka sangat haru melihat anak-anaknya menikah.senyum merekah di wajah Silvie tidak di pungkiri.begitu juga dengan wildan.hanya saja, ia masih enggan untuk mengakui perasaannya bahwa ia sudah mulai mencintai Silvia


Silvie menggunakan gaun berwarna putih dengan gaya rambut di sanggul kebelakang.ia tampak menggunakan mahkota yang membuatnya terlihat sangat cantik dan elegan.sedangkan wildan menggunakan setelan jas berwarna putih membuat nya semakin tampan. Penampilan mereka pun di puji oleh semua para undangan sehingga memberi sebutan couple goals.


Selang beberapa waktu Para tamu menikmati hidangan yang telah di sediakan.ada juga yang memberikan selamat dan pesan kepada sepasang mempelai khususnya para kerabat dan sahabatnya.


"Selamat ya sayang, akhirnya kamu menikah mama.semoga kalian selalu bersama dalam hal apapun.mau itu susah atau sedih.jangan pernah tinggalkan pasangan kamu dalam keadaan apapun.bicarakan baik-baik.karena pernikahan itu bakal bahagia terus, pasti  akan ada masalah.jadi kalo bisa rawatlah pernikahan kalian ya" pesan maminya Silvie memeluk anaknya.


"Wildan mami titip anak mami ya, kalau dia nakal marahin aja, kecuali nakal diranjang jangan kamu marahi"sambung maminya sambil menggoda Wildan 


"Iya mi, Wildan akan jaga anak mami sebaik mungkin"sahut wildan 


"Akhirnya kamu jadi menantu papi Wil, papi gak minta banyak dari kalian.yang pasti tolong bahagian anak papi ini.jangan sekali saja kamu nyakitin anak papi.kalo kamu sempat buat dia nangis dan terluka kamu akan berhadapan langsung dengan papi."pesan papi Silvie kepada Wildan 


"Iya pi.wildan janji bakal bahagiain Silvie "sahutnya lalu memeluk ayah mertua nya itu.


"Ya ampun mantu mama cantik.mama gak banyak pesan karena yang di oleh mami dan papi mu itu sependapat sama mama dan kamu Wildan, jangan sekali kali kamu nyakitin hati mantu mama.kalo sempet dia meneteskan air mata nya setetes saja mama akan beri pelajaran kepada  kamu.walaupun kamu anak mami."


"Bener kata mama kamu, papa setuju.awas saja kamu nyakitin menantu papa yang cantik ini"sambung papa Wildan


"Iya ma, pa.wildan gak akan kok nyakitin Silvie, kalian tenang aja" jawabnya kepada papa dan mamanya seraya berpelukan.


"Selamat ya Vie atas pernikahan nya, gue gak nyangka elo duluan yang nikah.semoga kalian bahagia ya dan langgeng."ujar Anisa memberikan selamat kepada pernikahannya sembari berpelukan.


"Makasih ya nis doanya, elo emang sahabat gue yang Ter the best deh pokoknya."balas sahabat nya


"Wil, gue titip sahabat gue ya...awas aja elo nyakitin dia, bakal gue hajar elo habis habisan."ancam Anisa dengan tatapan tajam kepada Wildan


"Hemm"jawabnya dengan nada dingin dan cuek.


" Akhirnya manusia kutub ini menikah,selamat ya wil, Vie.. gue Turut bahagia atas pernikahan kalian.semoga kalian langgeng ya dan cepet dapat momongan"goda Leo 


"Ingat Vie, kasi tau ke kasi tau ke gue kalo wildan nyakitin elo. Bakal gue hajar habis-habisan dia.kalo perlu elo sama gue aja kalo dia tega nyakitin elo"ujar Leo meledek Wildan.


Wildan yang mendengar nya pun langsung memberikan tatapan tajam kepada Leo.


" Tenang aja Leo, sebelum itu semua terjadi gue akan buat dia tergila-gila sama gue" canda Silvie sambil menggoda Wildan.


"Hahahahah bisa aja elo vie.yaudah gue ke sana dulu ya" sahut Leo lalu berpamitan kepada.


Banyak sekali para sahabat Silvie dan Wildan datang ke acara pernikahan mereka.tidak sedikit yang meminta berfoto dengan kedua mempelai tersebut.


"Selamat ya Vie atas pernikahan nya"ucapan selamat seorang pria tampan tersebut 


"Fikri?"batinnya

__ADS_1


"Iya Fik , btw Makasih ya fik elo udah datang ke sini."ujarnya dengan senyuman canggung.


Wildan yang melihat interaksi mereka merasa bahwa hatinya panas.iya pun mendengus dengan kesal.


"Selamat ya" ujarnya kembali sambil menjabat tangan lalu pergi meninggalkan mereka.


mereka pun kembali duduk setelah menyalami beberapa tamu


"Siapa dia?"tanya Wildan kepada Silvie 


" Mantan gue waktu SMA" jawab nya Santai.


"Cih...mantan datang aja bangga" umpatnya


"Kenapa cemburu Lo?


"Siapa juga yang cemburu."elaknya dengan salah tingkah.


"Heleh ngaku aja apa si susahnya."Sahut  Silvie sambil menggoda Wildan.


Yaps Wildan memang cemburu.hanya saja dia terlalu gengsi untuk mengakui nya.


Tak lama kemudian setelah mereka mengobrol.keluarga Wildan dan Silvie melakukan sesi foto.


Akhirnya pernikahan mereka diadakan dengan lancar.


***


"Ngapain lo megang-megang"


"Tenang aku tidak akan bermacam-macam sama kamu.aku hanya membantu mu menurunkan rek sleting"ujarnya setelah membantu Silvi 


"Oke makasih."ucap Silvie 


"Oke sama-sama."


"Elo bisa gak si GK bicara formal sama gue.kita kan udah suami istri.ngapain coba sok pakai bahasa baku kek gitu"gerutu Silvie 


"Aku setuju asal kamu gak pakai bahasa gue elo ke aku."


"Tapi kan Gue udah kebiasa kalo pakai aku kamu."


"Bisa gak bisa harus bisa."sahut wildan


Kini 

__ADS_1


Silvie yang sudah mengganti pakaiannya nya.


Ia kini memakai baju tidur.begitu juga dengan Wildan.


"Kita tidur jangan seranjang"ucap  Wildan


"Kenapa harus begitu, lagian kan kita udah nikah.kenapa juga harus pisah?"gerutunya


"Oh gue tau,, jangan-jangan elo takut tergoda sama kecantikan gue saat tidur kan "


"Gak..."


"Kamu,, tidur di sofa dan aku di kasur"


"Enak aja, tidur di sofa, gue tuhm cewek dan elo cowok.jadi elo yang harusnya tidur di sofa. Gak inget Lo pesen mama sama mami gue tadi. Elo itu disuruh  jaga gue. Dan elo udah janji.gue laporin elo ya ke mama lalu hendak menelpon mama mertuanya ya"ancam Silvi sembari mengambil hp untuk menelpon mama mertuanya.


"Oke.. aku yang akan tidur di sofa dan kamu jangan telpon mama  " ucapnya  mencegah Silvie untuk mengadu.


Silvie  yang mendengarnya pun langsung meletakkan kembi hp nya di meja .


Wildan segera mengambil bantal lalu membaringkan dirinya ke  sofa


"****....gak enak lagi tidur sofa" batinnya


Silvie yang melihat Wildan yang tidak enak tidur di sofa menawarkan nya kembali untuk tidur di kasur sama sama.


" Yakin Lo mau tidur di sofa gak di sini" tanyanya lagi 


"Hemmm" jawabnya sambil memejamkan matanya 


"Yaudah kalo gitu,heeeem enaknya tidur di sini kasurnya empuk lagi."ujarnya


Lima belas menit kemudian, Silvie sudah tertidur dengan pulas.sedangkan Wildan masih belum bisa di memejamkan matanya.


"Ah sial, gue gak bisa tidur lagi, apa iya gue tidur di kasur bareng Silvie, tapi kan gue udah nolak tadi, aghk....." Batin nya seraya menggaruk kepalanya padahal tidak gatal.


"Gak papa kali ya, kan gak ngapa ngapain juga.lagian gue kan suami nya.gak papa dong tidur seranjang."sambungnya lagi dalam hati.


Ia pun mengambil bantalnya di sofa lalu beranjak menuju kasur.


"Huuuft akhirnya tidur di kasur juga, kan gak sakit sakit jadinya badan gue.." ujarnya dalam hati


Kini Wildan tidur menghadap punggung Silvie 


" Sebenernya gue mau tidur se ranjang sama elo Vie,cuma gue rasa belum siap kita seranjang. Gue takut gak bisa nahan diri kalo tidur seranjang sama elo.gue mau yakinin hati gue  sepenuhnya untuk Lo Vie, gue gak mau nyakitin elo .karena keadaan hati gue saat ini masih ragu ." Batinyya lalu tak lama memejamkan matanya dan tertidur.

__ADS_1


***


__ADS_2